Raja Charles Kutip Hadis Nabi Muhammad saat Sambut Sultan Oman, Ini Maknanya
Kamis, 22 Okt 2026, 20:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Raja Charles III mengutip hadis Nabi Muhammad SAW saat menjamu Sultan Oman, Haitham bin Tarik, dalam jamuan makan kenegaraan di Kastil Windsor, Inggris.
Momen tersebut menjadi sorotan setelah Raja Charles membacakan hadis dalam bahasa Arab di hadapan sekitar 160 tamu undangan.
Mengutip laporan Roya News pada Rabu (21/10/2026), hadis yang disampaikan Raja Charles berkaitan dengan keramahan dan akhlak masyarakat Oman.
Kutipan tersebut juga menjadi bagian dari pidatonya yang menyoroti tradisi toleransi serta peran diplomatik Oman dalam menjaga perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Raja Charles Kutip Hadis tentang Masyarakat Oman
Dalam pidatonya, Raja Charles mengutip perkataan yang dinisbatkan kepada Nabi Muhammad SAW mengenai karakter masyarakat Oman.
"Jika engkau datang kepada penduduk Oman, mereka tidak akan mencaci maki engkau dan tidak pula memukuli engkau."
Raja Charles menilai pesan tersebut mencerminkan karakter luhur dan semangat toleransi yang telah lama melekat pada masyarakat Oman.
Ia juga mengapresiasi upaya negara tersebut dalam membangun hubungan baik dengan berbagai pihak serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.Â
Kunjungan Bersejarah Sultan Oman ke Inggris
Kunjungan kenegaraan Sultan Haitham bin Tarik ke Inggris berlangsung selama tiga hari dan menjadi kunjungan pertama seorang sultan Oman ke negara tersebut dalam lebih dari empat dekade.
Dalam jamuan kenegaraan itu, Raja Charles turut menyoroti hubungan historis, diplomatik, dan militer antara Inggris dan Oman. Kedua negara diketahui memiliki hubungan panjang yang terus dikembangkan melalui kerja sama di berbagai bidang.
Raja Charles juga memberikan perhatian khusus terhadap kebijakan constructive neutrality atau netralitas konstruktif Oman. Kebijakan tersebut dinilai mendukung posisi Oman sebagai pihak yang dipercaya untuk menjadi penengah dalam berbagai konflik regional.Â
Oman Dipuji atas Peran Diplomasi di Timur Tengah
Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, Raja Charles mengapresiasi komitmen Oman dalam membantu meredakan konflik. Ia secara khusus menyinggung upaya negara tersebut untuk menurunkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Selain itu, Oman memiliki posisi strategis dalam menjaga kelancaran pelayaran di Selat Hormuz, jalur penting bagi perdagangan dan distribusi energi dunia.
"Di saat konflik kembali melanda kawasan ini dengan begitu menyakitkan, saya ingin secara khusus mengakui komitmen teguh Oman sebagai pihak penengah yang dipercaya oleh semua pihak," ujar Raja Charles, sebagaimana dikutip dalam laporan media internasional.
Ia juga menegaskan bahwa peran Oman di kawasan Teluk memiliki arti yang jauh lebih luas daripada sekadar persoalan Selat Hormuz. Menurutnya, pendekatan diplomatik dan netralitas Oman layak mendapatkan penghormatan.Â
Sultan Haitham Dijadwalkan Bertemu Perdana Menteri Inggris
Selain menghadiri jamuan kenegaraan di Kastil Windsor, Sultan Haitham dijadwalkan melakukan pembicaraan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham.
Pertemuan tersebut direncanakan membahas sejumlah isu strategis, termasuk keamanan regional, perdagangan, serta peluang investasi antara Inggris dan Oman. Sejumlah pimpinan perusahaan senior dari kedua negara juga dijadwalkan terlibat dalam pembahasan untuk menjajaki potensi kerja sama ekonomi.
Kunjungan ini berlangsung ketika situasi keamanan di Timur Tengah masih menjadi perhatian internasional. Dalam kondisi tersebut, peran Oman sebagai mediator dinilai penting untuk mendukung upaya diplomasi dan menjaga stabilitas kawasan.Â
- Raja Charles Kutip Hadis Nabi Muhammad
- Sultan Oman
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.