Kanker Usus Besar pada Usia Muda Jadi Perhatian, Kenali Polip dan Faktor Risikonya
Kamis, 22 Okt 2026, 19:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kanker usus besar menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, termasuk pada kelompok usia di bawah 50 tahun.
Penyakit ini dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga sebagian orang baru menyadari kondisinya setelah muncul keluhan yang lebih serius.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah polip kolorektal, yaitu pertumbuhan jaringan pada lapisan dalam usus besar atau rektum.
Sebagian jenis polip dapat berkembang menjadi kanker dalam kurun waktu tertentu, meskipun tidak semua polip bersifat ganas. Pemeriksaan dan penanganan yang tepat dapat membantu mendeteksi serta mencegah perkembangan kondisi tersebut.
Polip Usus Dapat Berkembang Tanpa Gejala
Polip usus besar kerap tidak menimbulkan rasa sakit atau keluhan yang jelas. Karena itu, seseorang tetap dapat merasa sehat meskipun memiliki polip di saluran pencernaannya.
Ketika gejala muncul, tanda yang perlu diperhatikan antara lain darah pada tinja, perubahan kebiasaan buang air besar yang berlangsung terus-menerus, sakit perut, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta anemia akibat kekurangan zat besi.
Gejala tersebut tidak selalu menandakan kanker, tetapi pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya. Skrining juga berperan penting karena dapat menemukan polip sebelum berkembang menjadi kanker.
Mikrobioma Usus dan Hubungannya dengan Kanker
Mikrobioma usus merupakan kumpulan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan dan berperan dalam metabolisme, pencernaan, serta fungsi sistem kekebalan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa komposisi mikrobioma tertentu dapat berkaitan dengan perkembangan kanker kolorektal. Namun, hubungan tersebut masih terus diteliti dan tidak berarti ketidakseimbangan bakteri usus menjadi penyebab tunggal kanker.
Mengonsumsi suplemen probiotik juga belum terbukti dapat mencegah kanker usus besar secara umum. Oleh karena itu, penggunaannya tidak boleh menggantikan pemeriksaan skrining atau penanganan medis.
Pola Hidup Sehat dan Skrining Jadi Langkah Penting
Menjaga kesehatan usus dapat dimulai dengan mengonsumsi makanan kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh.
Membatasi daging olahan, menghindari rokok, membatasi alkohol, menjaga berat badan, serta rutin beraktivitas fisik juga dapat membantu menurunkan risiko kanker kolorektal.
Selain itu, skrining sesuai usia dan faktor risiko sangat penting. Orang dengan riwayat keluarga kanker kolorektal atau kondisi tertentu mungkin memerlukan pemeriksaan lebih awal.
Jika mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan tenaga medis. Deteksi dini dan penanganan yang tepat merupakan langkah penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.
- Kanker Usus Besar
- Kanker Usus Besar di Usia Muda
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.