Ket. Bekas jerawat tidak hanya berupa noda pada kulit, tetapi juga dapat muncul sebagai perubahan warna hingga tekstur setelah peradangan mereda.
Doc: Pexels
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bekas jerawat tidak hanya berupa noda pada kulit, tetapi juga dapat muncul sebagai perubahan warna hingga tekstur setelah peradangan mereda. Meski umumnya tidak meningkatkan risiko masalah kulit lainnya, bekas jerawat dapat mengganggu penampilan dan membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri.
Saat ini tersedia berbagai produk skincare yang ditujukan untuk membantu menyamarkan bekas jerawat dengan kandungan bahan aktif tertentu. Beberapa bahan yang banyak digunakan antara lain niacinamide, vitamin C, AHA/BHA, alpha arbutin, centella asiatica, tranexamic acid, azelaic acid, dan kojic acid.
Pemilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan jenis bekas jerawat yang dialami karena setiap kondisi membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda. Berikut sejumlah rekomendasi skincare untuk membantu merawat bekas jerawat berdasarkan kandungan bahan aktifnya.
1. Serum La Roche-Posay Mela B3

Sumber gambar: La Roche Posay
Serum La Roche-Posay Mela B3 diklaim telah melalui pengujian klinis untuk membantu menyamarkan noda hitam, bekas jerawat, dan flek pada kulit. Kandungan niacinamide dan Melasyl di dalamnya bekerja untuk membantu memudarkan hiperpigmentasi, mendukung regenerasi kulit, dan membuat warna kulit terlihat lebih merata.
Produk asal Prancis ini juga dapat digunakan oleh berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Kandungan yang dimilikinya membuat serum tersebut menjadi salah satu pilihan untuk perawatan kulit dengan masalah noda bekas jerawat.
2. Kiehl's untuk Mengatasi Noda Bekas Jerawat
Rekomendasi juga buat kamu:
Sumber gambar: Beauty Journal
Kiehl's menghadirkan produk berbentuk cair yang ditujukan untuk membantu mengatasi masalah jerawat sekaligus bekas jerawat. Formulanya mengandung 2 persen salicylic acid, 4 persen niacinamide, dan 0,2 persen ekstrak akar licorice yang bekerja untuk membantu mengurangi tampilan jerawat, menenangkan kemerahan, dan menyamarkan bekas jerawat.
Produk ini dapat diaplikasikan langsung pada area kulit yang mengalami masalah. Penggunaannya ditujukan untuk perawatan pada bagian kulit yang membutuhkan perhatian lebih.
3. Caudalie Vinoperfect Brightening Night Cream

Sumber gambar: Caudalie
Caudalie Vinoperfect Brightening Night Cream merupakan krim malam yang dirancang untuk membantu mengeksfoliasi kulit secara lembut sekaligus membuat warna kulit terlihat lebih merata. Produk ini mengandung asam glikolat atau AHA, enzim pepaya, dan viniferine yang diklaim memiliki efektivitas tinggi dalam membantu mengatasi noda.
Penggunaan pada malam hari ditujukan untuk membantu membuat kulit tampak lebih bercahaya. Krim ini juga dapat digunakan untuk membantu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat.
4. Votre Peau Vitamin C Serum
![]()
Sumber gambar: Votre Peau Skincare
Votre Peau Vitamin C Serum memiliki kandungan tranexamic acid yang ditujukan untuk membantu mengatasi hiperpigmentasi, termasuk noda yang muncul setelah jerawat. Produk ini juga mengandung salicylic acid yang membantu merawat tekstur kulit sekaligus mengurangi risiko munculnya komedo akibat pori-pori tersumbat.
Serum tersebut dapat digunakan pada pagi maupun malam hari. Penggunaannya juga dapat dipadukan dengan produk skincare lainnya sesuai kebutuhan perawatan kulit.
5. Avoskin Your Skin Bae Kojic Acid Serum

Sumber gambar: Avoskin
Produk lokal Avoskin Your Skin Bae Kojic Acid Serum mengandung 1 persen kojic acid, glikolat, soybean, dan licorice. Kandungan kojic acid di dalamnya dikenal digunakan untuk membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan Post Inflammatory Hyperpigmentation atau PIH yang ditandai dengan bekas jerawat berwarna lebih gelap.
Serum ini ditujukan untuk membantu membuat warna kulit tampak lebih merata. Produk tersebut juga disebut dapat digunakan untuk berbagai jenis kulit.
Mengenal Jenis Bekas Jerawat
Bekas jerawat dapat memiliki tampilan yang berbeda setelah peradangan pada kulit mereda. Mengenali jenisnya dapat membantu menentukan jenis kandungan skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
-
PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation): PIH ditandai dengan munculnya noda berwarna lebih gelap pada area bekas jerawat dan sering disebut sebagai hiperpigmentasi. Kondisi ini dapat muncul setelah jerawat yang parah atau kebiasaan memencet jerawat, sementara perawatannya dapat menggunakan kandungan seperti vitamin C, alpha arbutin, AHA, asam traneksamat, asam azelaic, dan asam kojic.
-
PIE (Post-Inflammatory Erythema): PIE merupakan bekas jerawat yang terlihat sebagai warna kemerahan hingga keunguan setelah kulit mengalami peradangan. Kondisi tersebut dapat dirawat menggunakan kandungan seperti niacinamide, azelaic acid, centella asiatica, retinoid, salicylic acid, dan tranexamic acid.
-
Bekas Jerawat Atrofi (Bopeng): Bopeng muncul ketika kerusakan akibat jerawat memengaruhi jaringan kolagen sehingga meninggalkan cekungan pada permukaan kulit. Jenis bekas jerawat atrofi antara lain ice pick scars, boxcar scars, dan rolling scars, yang penanganannya dapat membutuhkan perawatan klinis oleh tenaga profesional.
Dengan mengetahui perbedaan antara PIH, PIE, dan bopeng, perawatan kulit dapat disesuaikan dengan kondisi bekas jerawat yang dialami. Pemilihan produk dengan bahan aktif yang tepat juga penting agar perawatan lebih sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk 5 Skincare untuk Bekas Jerawat, Kenali Bahan Aktif dan Jenisnya .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!