Hong Min Gi Tempuh Jalur Hukum, Mantan Kekasih Dilaporkan atas Dugaan Pemerasan dan Stalking

Ket. Hong Min Gi

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Hong Min Gi mengambil langkah hukum terhadap mantan kekasihnya setelah hubungan keduanya menjadi sorotan akibat munculnya berbagai tuduhan.

Agensi sang aktor, Fable Company, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan mantan kekasih Hong Min Gi yang disebut sebagai A atas sejumlah dugaan pelanggaran hukum.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada 27 Agustus, Fable Company mengungkapkan bahwa laporan hukum tersebut telah diajukan pada 21 dan 24 Agustus.

A dilaporkan atas dugaan pemalsuan dokumen, percobaan pemerasan, pencemaran nama baik, serta stalking atau tindakan menguntit.

Kasus ini semakin mendapat perhatian setelah agensi Hong Min Gi turut menjelaskan insiden yang terjadi pada dini hari 23 Agustus.

Menurut Fable Company, A kembali mendatangi kediaman Hong Min Gi di kawasan Itaewon sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Saat berada di lokasi, A disebut membunyikan bel rumah sambil menangis dan berteriak.

Situasi tersebut kemudian membuat pihak kepolisian datang ke lokasi. Setelah melakukan penanganan, polisi meminta bantuan layanan darurat 119. A selanjutnya dibawa dari lokasi menggunakan ambulans.

Agensi juga menyebut pihak kepolisian telah memberikan tindakan perlindungan terhadap Hong Min Gi berdasarkan undang-undang terkait kejahatan stalking.

A disebut dilarang mendekati Hong Min Gi dalam radius 100 meter serta tidak diperbolehkan menghubunginya melalui sarana telekomunikasi.

Sebelumnya, A sempat melontarkan sejumlah tuduhan serius terhadap Hong Min Gi. Ia menuding sang aktor melakukan kekerasan dalam pacaran, kekerasan verbal, gaslighting, hingga memaksanya menjalani aborsi.

Menanggapi tuduhan tersebut, pihak Hong Min Gi mengakui bahwa sang aktor memang pernah menjalin hubungan dengan A. Namun, Fable Company dengan tegas membantah tuduhan mengenai kekerasan dalam pacaran.

Agensi juga menegaskan bahwa mereka akan mengambil langkah hukum untuk menghadapi berbagai klaim yang dianggap tidak sesuai dengan fakta.

Perselisihan antara kedua mantan pasangan ini kini memasuki tahap hukum. Kedua pihak sama-sama menyatakan akan mengikuti proses yang berlaku dan menyerahkan pengungkapan fakta kepada pihak berwenang.

Dengan adanya laporan dan tuduhan dari kedua sisi, publik kini menunggu hasil penyelidikan yang akan menentukan fakta sebenarnya.

Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa persoalan pribadi yang berkembang menjadi tuduhan serius perlu diselesaikan melalui proses hukum yang objektif dan berdasarkan bukti.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN