Keputihan Berkepanjangan? Kenali 5 Cara Alami untuk Menjaga Kesehatan Vagina

Selasa, 11 Agu 2026, 17:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Keputihan merupakan kondisi yang umum dialami oleh hampir semua perempuan. Pada dasarnya, keputihan juga menjadi cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan serta kelembapan organ intim. Cairan vagina yang bening atau putih dan tidak berbau menyengat umumnya masih tergolong normal.

Namun, jika keputihan terjadi terus-menerus dan disertai perubahan warna, bau tidak sedap, rasa gatal, atau nyeri, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya infeksi atau gangguan kesehatan yang memerlukan perhatian lebih.

Ket. Foto: Keputihan Berkepanjangan? Kenali 5 Cara Alami untuk Menjaga Kesehatan Vagina — Sumber: Freepik_ArtPhotoStudio

Beberapa langkah alami dipercaya dapat mendukung keseimbangan bakteri baik di area intim sehingga kesehatan vagina tetap terjaga. Lantas, apa saja cara alami mengatasi keputihan yang tak kunjung berhenti, Beauties?

1. Konsumsi Yogurt

Yogurt tanpa tambahan gula mengandung probiotik, terutama bakteri Lactobacillus, yang berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobiota tubuh.

The New York Times menunjukkan bahwa konsumsi probiotik dapat membantu menjaga populasi bakteri baik di vagina sehingga berpotensi mengurangi risiko infeksi jamur atau bakteri yang menyebabkan keputihan tidak normal.

Meski demikian, yogurt bukanlah pengobatan utama. Konsumsinya dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk mendukung kesehatan organ intim.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga menyebut konsumsi yogurt dengan kultur hidup sebagai salah satu langkah yang dapat membantu mendukung bakteri sehat dalam tubuh.

2. Rebusan Daun Sirih

Daun sirih telah lama digunakan sebagai bahan herbal tradisional karena mengandung senyawa antimikroba seperti fenol dan eugenol. Banyak orang memanfaatkannya dengan cara merebus daun sirih lalu menggunakan airnya untuk membilas area luar organ intim.

Namun, penggunaannya sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena dikhawatirkan dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami pada vagina yang justru berfungsi melindungi dari infeksi.

Perlu diperhatikan bahwa vagina memiliki mekanisme pembersihan alami. Penggunaan cairan atau bahan tertentu untuk membersihkan bagian dalam vagina, termasuk metode douching, tidak dianjurkan karena dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme dan meningkatkan risiko masalah kesehatan.

3. Mengoleskan Minyak Kelapa Murni

Minyak kelapa murni diketahui mengandung asam laurat yang memiliki sifat antimikroba dan antijamur.

Menurut Cleveland Clinic, bahan alami seperti minyak kelapa tidak sebaiknya dimasukkan ke dalam vagina untuk mengatasi infeksi karena belum terbukti sebagai pengobatan yang aman dan efektif untuk kondisi tersebut.

Jika digunakan, minyak kelapa sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam vagina dan tidak dapat menggantikan pengobatan medis apabila keputihan disebabkan oleh infeksi.

4. Jaga Kebersihan Area Kewanitaan

Menjaga kebersihan area intim merupakan langkah sederhana yang sangat penting untuk membantu mencegah keputihan tidak normal.

Biasakan mengganti celana dalam setiap hari atau ketika lembap, memilih bahan katun yang menyerap keringat, serta menghindari penggunaan celana yang terlalu ketat dalam waktu lama.

Selain itu, bersihkan organ intim dari arah depan ke belakang setelah buang air. Hindari penggunaan sabun berpewangi, douching, maupun produk kewanitaan yang mengandung parfum karena dapat mengganggu keseimbangan pH dan bakteri baik di vagina.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), vagina memiliki kemampuan membersihkan dirinya sendiri. Karena itu, penggunaan produk pembersih khusus atau douching tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan risiko iritasi dan infeksi.

5. Kurangi Konsumsi Gula

Menurut Cleveland Clinic, mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula secara berlebihan dapat berkaitan dengan pertumbuhan jamur Candida, salah satu penyebab umum keputihan akibat infeksi jamur.

Membatasi asupan gula tambahan, memperbanyak konsumsi sayur, buah, protein, dan air putih dapat membantu menjaga pola makan seimbang serta mendukung kesehatan tubuh.

Jika keputihan tidak kunjung hilang, disertai bau menyengat, warna kehijauan atau kekuningan, gatal hebat, nyeri, atau perdarahan, segera periksakan diri ke dokter.

Perubahan warna, bau, tekstur, maupun munculnya rasa gatal dan nyeri dapat menjadi tanda infeksi yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis.

  • Tips Hilangkan Keputihan
  • Jaga Kesehatan Vagina

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.