Lirik dan Makna Lagu 'august' Taylor Swift, Kisah Cinta Singkat yang Berakhir Jadi Kenangan
Ket. Lirik dan Makna Lagu 'august' Taylor Swift, Kisah Cinta Singkat yang Berakhir Jadi Kenangan
Doc: Istimewa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - “august” merupakan salah satu lagu andalan Taylor Swift yang dirilis pada 24 Juli 2020 sebagai bagian dari album studio kedelapannya, Folklore.
Dalam album Folklore, Taylor Swift membangun sebuah kisah cinta remaja dari tiga sudut pandang berbeda melalui lagu “cardigan”, “august”, dan “betty”.
Dalam film dokumenter folklore: the long pond studio sessions, Taylor Swift menjelaskan bahwa “august” diceritakan dari perspektif seorang gadis yang menjalani kisah cinta singkat dengan James selama musim panas.
Makna Lagu “august” - Taylor Swift
“august” menggambarkan sudut pandang seseorang yang menyadari bahwa hubungan yang dijalaninya hanya bersifat sementara, meski ia berharap kisah tersebut dapat bertahan lebih lama.
Salah satu inti lagu ini adalah gambaran tentang bulan Agustus sebagai simbol sebuah momen indah yang datang dan berlalu dengan cepat. Perasaan tersebut tercermin dalam bagian lagu yang menggambarkan Agustus sebagai sesuatu yang “terlepas” dan berubah menjadi sekadar kenangan.
Taylor Swift juga menggambarkan perasaan seseorang yang berharap hubungan tersebut akan menjadi lebih serius. Ia bahkan rela membatalkan rencana dan menunggu kemungkinan sang kekasih menghubunginya.
Meski terdengar seperti lagu patah hati, Taylor Swift menegaskan bahwa tokoh dalam “august” bukanlah sosok yang harus disalahkan. Ia hanyalah seorang remaja yang jatuh cinta dan berharap hubungan singkat itu bisa berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius.
Melalui sudut pandang tersebut, “august” menjadi refleksi tentang harapan, cinta yang tidak terbalas, kenangan masa muda, dan proses menerima kenyataan bahwa tidak semua kisah yang terasa begitu indah akan berakhir seperti yang diinginkan.
Lirik Lagu "august" - Taylor Swift
Rekomendasi juga buat kamu:
Salt air, and the rust on your door
I never needed anything more
Whispers of, "Are you sure?"
"Never have I ever before"
But I can see us lost in the memory
August slipped away into a moment in time
'Cause it was never mine
And I can see us twisted in bedsheets
August sipped away like a bottle of wine
'Cause you were never mine
Your back beneath the sun
Wishin' I could write my name on it
Will you call when you're back at school?
I remember thinkin' I had you
But I can see us lost in the memory
August slipped away into a moment in time
'Cause it was never mine
And I can see us twisted in bedsheets
August sipped away like a bottle of wine
'Cause you were never mine
Back when we were still changin' for the better
Wanting was enough
For me, it was enough
To live for the hope of it all
Cancel plans just in case you'd call
And say you meet me behind the mall
So much for summer love and saying, "Us"
'Cause you weren't mine to lose
You weren't mine to lose, no
But I can see us lost in the memory
August slipped away into a moment in time
'Cause it was never mine
And I can see us twisted in bedsheets
August sipped away like a bottle of wine
'Cause you were never mine
'Cause you were never mine, never mine
But do you remember?
Remember when I pulled up, and said, "Get in the car"
And then canceled my plans, just in case you'd call
Back when I was livin' for the hope of it all, for the hope of it all
"Meet me behind the mall"
(Remember when I pulled up and said, "Get in the car")
(And then canceled my plans, just in case you'd call?)
(Back when I was livin' for the hope of it all, for the hope of it all)
("Meet me behind the mall")
Remember when I pulled up, and said, "Get in the car"
And then canceled my plans, just in case you'd call
Back when I was livin' for the hope of it all (for the hope of it all)
For the hope of it all, for the hope of it all
(For the hope of it all, for the hope of it all)
Terjemahan Lirik Lagu "august" - Taylor Swift
Udara asin, dan karat di pintu rumahmu.
Aku tak pernah membutuhkan apa pun selain itu.
Bisikan lirih, "Apa kamu yakin?"
"Belum pernah seumur hidupku."
Namun aku masih bisa melihat kita,
tersesat dalam kenangan.
Agustus berlalu begitu saja,
menjadi sepotong momen dalam waktu.
Karena sejak awal,
kau tak pernah benar-benar menjadi milikku.
Dan aku masih bisa melihat kita,
terbelit di antara seprai.
Agustus mengalir habis
seperti sebotol anggur yang perlahan diteguk.
Karena kau tak pernah menjadi milikku.
Punggungmu bermandikan sinar matahari.
Andai aku bisa menuliskan namaku di sana.
Akankah kau menelepon saat kembali ke sekolah?
Aku masih ingat pernah merasa
bahwa aku memilikimu.
Namun aku masih bisa melihat kita,
tersesat dalam kenangan.
Agustus berlalu begitu saja,
menjadi sepotong momen dalam waktu.
Karena sejak awal,
kau tak pernah benar-benar menjadi milikku.
Dan aku masih bisa melihat kita,
terbelit di antara seprai.
Agustus mengalir habis
seperti sebotol anggur yang perlahan diteguk.
Karena kau tak pernah menjadi milikku.
Saat itu kita masih sama-sama
berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Sekadar menginginkanmu saja
sudah terasa cukup.
Bagiku, itu sudah cukup.
Aku hidup hanya untuk harapan itu.
Membatalkan semua rencanaku,
kalau-kalau kau menelepon.
Lalu berkata,
"Temui aku di belakang pusat perbelanjaan."
Begitulah kisah cinta musim panas
dan angan-angan tentang "kita".
Karena kau bukanlah seseorang
yang pernah kumiliki untuk kehilangan.
Kau memang tak pernah menjadi milikku
untuk kehilangan.
Namun aku masih bisa melihat kita,
tersesat dalam kenangan.
Agustus berlalu begitu saja,
menjadi sepotong momen dalam waktu.
Karena sejak awal,
kau tak pernah benar-benar menjadi milikku.
Dan aku masih bisa melihat kita,
terbelit di antara seprai.
Agustus mengalir habis
seperti sebotol anggur yang perlahan diteguk.
Karena kau tak pernah menjadi milikku.
Karena kau tak pernah menjadi milikku.
Tak pernah menjadi milikku.
Namun... apa kau masih ingat?
Ingat saat aku menghampirimu
dan berkata,
"Masuklah ke mobil."
Lalu aku membatalkan semua rencanaku,
kalau-kalau kau menelepon.
Saat aku hidup hanya demi harapan itu.
Demi harapan itu.
"Temui aku di belakang pusat perbelanjaan."
(Ingat saat aku datang dan berkata,
"Masuklah ke mobil.")
(Dan aku membatalkan semua rencanaku,
kalau-kalau kau menelepon.)
(Saat aku hidup hanya demi harapan itu.
Demi harapan itu.)
("Temui aku di belakang pusat perbelanjaan.")
Ingat saat aku menghampirimu
dan berkata,
"Masuklah ke mobil."
Lalu aku membatalkan semua rencanaku,
kalau-kalau kau menelepon.
Saat aku hidup hanya demi harapan itu.
Demi harapan itu.
Demi harapan itu.
(Demi harapan itu.
Demi harapan itu.)
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Lirik dan Makna Lagu 'august' Taylor Swift, Kisah Cinta Singkat yang Berakhir Jadi Kenangan .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!