Mikha Tambayong Berhenti Makan Nasi Sejak 2012, Apa Manfaatnya bagi Kesehatan?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris dan penyanyi Mikha Tambayong mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak mengonsumsi nasi sejak sekitar tahun 2012 atau 2013.
Pengakuan tersebut disampaikan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube TS Media yang tayang pada 2024 lalu. Menariknya, keputusan itu bukan dilakukan demi menurunkan berat badan, melainkan berawal dari kebutuhannya untuk menunjang aktivitas olahraga.
Dalam perbincangan tersebut, Mikha menjelaskan bahwa saat rutin berlatih Muay Thai atau Thai Boxing, ia merasa tubuhnya kurang ringan ketika bergerak.
Dari situ, ia mulai mengevaluasi pola makannya. Awalnya, Mikha sempat berpikir untuk mengurangi makanan manis, tetapi kemudian memutuskan mengurangi konsumsi nasi sebagai percobaan.
Perubahan sederhana itu ternyata berlanjut menjadi kebiasaan hingga bertahun-tahun. Mikha mengaku tidak merasa kesulitan menjalani pola makan tanpa nasi.
Bahkan, ia menyebut langkah tersebut memberikan manfaat bagi kondisi kesehatannya. Belakangan, ia mengetahui bahwa tubuhnya memang perlu membatasi asupan gula sehingga pola makan yang dijalaninya terasa lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Lantas, benarkah berhenti makan nasi dapat memberikan manfaat bagi kesehatan?
Pada dasarnya, nasi merupakan sumber karbohidrat yang berfungsi sebagai pemasok energi utama bagi tubuh. Menghilangkan nasi dari menu harian bukan berarti otomatis menjadi lebih sehat. Manfaatnya akan bergantung pada makanan pengganti serta kebutuhan masing-masing individu.
Bagi sebagian orang, mengurangi nasi dapat membantu mengontrol asupan kalori apabila porsinya digantikan dengan sayuran, protein tanpa lemak, kacang-kacangan, atau sumber karbohidrat kompleks seperti ubi, kentang, dan oatmeal.
Pola makan seperti ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan rasa kenyang lebih lama karena kandungan seratnya lebih tinggi.
Rekomendasi juga buat kamu:
Selain itu, beberapa orang yang memiliki risiko diabetes atau mengalami gangguan metabolisme mungkin memperoleh manfaat dari pembatasan karbohidrat sederhana, termasuk nasi putih, selama dilakukan secara seimbang.
Namun, hal ini sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan atau ahli gizi.
Harus Diisi dengan Sumber Energi Lain
Di sisi lain, berhenti makan nasi juga memiliki potensi kekurangan apabila tidak diimbangi dengan sumber energi lain.
Tubuh tetap membutuhkan karbohidrat untuk mendukung fungsi otak, aktivitas fisik, serta proses metabolisme.
Jika asupan karbohidrat terlalu rendah tanpa pengganti yang memadai, seseorang bisa merasa mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga mengalami penurunan performa saat berolahraga.
Karena itu, keputusan Mikha Tambayong untuk tidak makan nasi tidak bisa dijadikan patokan bahwa semua orang harus melakukan hal yang sama.
Kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda, dipengaruhi oleh usia, tingkat aktivitas, kondisi kesehatan, dan tujuan pola makan.
Yang terpenting bukan sekadar berhenti makan nasi, melainkan memastikan pola makan tetap seimbang, kaya nutrisi, dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Dengan begitu, manfaat kesehatan yang diharapkan dapat diperoleh tanpa mengorbankan kecukupan gizi harian.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Mikha Tambayong Berhenti Makan Nasi Sejak 2012, Apa Manfaatnya bagi Kesehatan? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!