Kenapa Skincare High-End Bisa Lebih Mahal dari Drugstore? Ini Alasan di Balik Harganya
Ket. Kenapa Skincare High-End Bisa Lebih Mahal dari Drugstore? Ini Alasan di Balik Harganya
Doc: Istimewa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Perbedaan utama yang paling kentara antara skincare high-end dengan produk yang tersedia di drugstore tentu terletak pada harganya.
Sebagian pengguna skincare memilih produk dengan harga lebih mahal karena berbagai alasan, termasuk faktor keamanan dan keampuhan yang dinilai lebih efektif.
Sementara itu, sebagian pengguna lainnya memilih skincare yang tersedia di drugstore karena dianggap memiliki manfaat yang sama efektif, tetapi ditawarkan dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Jika kedua golongan skincare tersebut sama-sama efektif, lalu apa saja yang membuat harga keduanya bisa berbeda jauh?
Menurut Dr. Charlotte Birnbaum dari Spring Street Dermatology di New York kepada Byrdie, ada beberapa faktor yang membuat dua produk skincare sejenis memiliki harga yang sangat berbeda.
Faktor tersebut antara lain strategi pemasaran, kemasan, hingga kemungkinan penggunaan bahan-bahan yang langka.
Faktor yang Membuat Harga Skincare High-End Lebih Mahal
1. Biaya produksi tinggi
Sebuah moisturizer dari merek high-end bisa memiliki harga lebih mahal dibandingkan skincare drugstore karena biaya produksinya yang besar.
Salah satu penyebabnya adalah penggunaan bahan aktif yang langka pada skincare keluaran merek high-end. Untuk mendapatkan bahan tersebut, diperlukan proses ekstraksi yang membutuhkan riset, upaya khusus, serta tenaga ahli di bidangnya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Selain itu, terdapat pula proses panjang dalam pengujian produk, mulai dari bahan baku hingga produk akhir sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen.
2. Marketing dan pengemasan
Strategi pemasaran serta pengemasan produk yang dirancang secara khusus juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Tujuannya antara lain agar pengguna skincare tertarik untuk memakai produk tersebut, sehingga permintaan terhadap produk meningkat. Tingginya permintaan memungkinkan perusahaan skincare menaikkan harga agar keuntungan yang diperoleh juga semakin besar.
3. Loyalitas konsumen
Kecenderungan konsumen yang setia menggunakan produk dari brand tertentu juga menjadi salah satu faktor yang membuat harga skincare menjadi lebih mahal.
Sama seperti dalam dunia fashion, membeli skincare high-end dari merek ternama dapat diibaratkan seperti membeli tas eksklusif hasil rancangan desainer tertentu.
Selain menawarkan bahan baku yang dianggap terjamin aman, skincare high-end juga dapat memiliki harga lebih tinggi karena faktor eksklusivitas. Produk tersebut juga sering dikaitkan dengan simbol kemapanan serta kemampuan daya beli seseorang.
4. Konsentrasi bahan aktif
Faktor lain yang membuat harga produk skincare high-end lebih mahal adalah konsentrasi bahan aktif yang digunakan. Karen Fernandez, pakar kecantikan dari SkinSpirit di New York, mengilustrasikan hal tersebut dengan analogi teh celup.
Pada seduhan pertama, teh yang dihasilkan memiliki aroma lebih harum dan rasa yang lebih pekat. Sementara pada seduhan kedua dan seterusnya, hasilnya tidak sepekat seduhan pertama.
Menurutnya, sebuah skincare dapat memiliki harga lebih mahal apabila konsisten menggunakan bahan aktif dari kualitas “seduhan” pertama tersebut.
5. Kadar bahan aktif
Selain konsentrasi bahan aktif, perbedaan harga skincare juga dipengaruhi oleh seberapa banyak kadar bahan aktif yang terdapat dalam formulanya.
Dr. Debra Jaliman, dermatolog yang juga berbasis di New York, mengingatkan bahwa meskipun skincare dengan harga lebih murah dapat memiliki efektivitas yang sama dengan produk high-end, tetap terdapat perbedaan pada kadar bahan aktif yang dikandung.
Meski demikian, apabila anggaran menjadi pertimbangan utama, pengguna skincare disarankan memastikan bahwa kandungan bahan aktif yang diinginkan benar-benar tercantum sebagai salah satu komposisi utama dalam produk tersebut.
Pada akhirnya, terdapat berbagai faktor yang membuat harga skincare high-end bisa jauh berbeda dibandingkan produk yang tersedia di drugstore. Perbedaan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengguna skincare, baik dari sisi anggaran maupun manfaat yang ingin diperoleh.
Bagaimanapun, produk skincare merupakan komoditas yang dipasarkan, sehingga akan selalu tersedia dalam berbagai variasi harga sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan konsumen.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Kenapa Skincare High-End Bisa Lebih Mahal dari Drugstore? Ini Alasan di Balik Harganya .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!