Alasan Met Gala 2027 Angkat John Galliano Jadi Tema Utama, Kisah Kelam hingga Kebangkitan Sang Legenda Fashion Dibongkar

Ket. Sosok John Galliano.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Met Gala 2027 dipastikan akan menghadirkan salah satu tema paling bersejarah dalam dunia mode. The Metropolitan Museum of Art (The Met) mengumumkan ajang mode paling bergengsi di dunia itu akan mengusung tema "John Galliano: Horizons", sebuah penghormatan istimewa kepada desainer legendaris yang dikenal lewat karya-karya teatrikal sekaligus perjalanan kariernya yang penuh lika-liku.

Keputusan tersebut langsung menjadi perbincangan di kalangan pecinta fashion. Pasalnya, penghormatan semacam ini sangat jarang diberikan, terlebih kepada seorang desainer yang masih hidup. Melalui tema tersebut, publik akan diajak menelusuri evolusi kreativitas John Galliano, mulai dari masa kejayaannya hingga periode paling kontroversial dalam hidupnya.

Jadi Desainer Ketiga yang Mendapat Kehormatan Saat Masih Hidup

Mengutip Vogue, John Galliano menjadi desainer ketiga yang masih hidup yang memperoleh penghormatan melalui pameran utama Costume Institute di The Met. Sebelumnya, kehormatan serupa hanya pernah diberikan kepada Yves Saint Laurent pada 1983 dan Rei Kawakubo dari Comme des Garcons pada 2017.

Pameran bertajuk John Galliano: Horizons akan dikuratori Andrew Bolton, Kurator Utama Costume Institute. Pameran tersebut akan menampilkan berbagai koleksi ikonik milik museum, termasuk busana-busana yang pernah mengukuhkan nama Galliano sebagai salah satu perancang paling berpengaruh dalam sejarah mode.

Menelusuri Perjalanan Karier Sang Jenius Fashion

Tidak hanya memamerkan gaun couture, Horizons juga akan menghadirkan berbagai arsip penting yang menggambarkan proses kreatif Galliano. Pengunjung dapat melihat sketsa desain, pola busana, buku riset, aksesori, hingga berbagai dokumen yang merekam perjalanan panjang sang desainer.

Pameran ini akan membawa pengunjung mengikuti kisah Galliano sejak menjadi mahasiswa berbakat di London yang mampu mengubah potongan kain sederhana menjadi karya luar biasa, hingga masa keemasannya saat dipercaya memimpin rumah mode Givenchy.

Selanjutnya, perjalanan berlanjut ke era kejayaan Galliano di Christian Dior, tempat ia melahirkan sederet koleksi spektakuler yang masih dikenang hingga kini. Tak berhenti di sana, pameran juga akan mengulas kebangkitannya di Maison Margiela, yang menjadi titik balik kariernya setelah melewati masa-masa sulit.

Andrew Bolton menjelaskan bahwa setiap koleksi John Galliano selalu lahir dari eksplorasi lintas ruang, waktu, dan budaya.

"Setiap koleksi Galliano selalu berawal dari penjelajahan di antara hal-hal yang terpisah oleh waktu, tempat, maupun media: perpaduan antara potret dan gestur, siluet dan cerita, hingga kenangan dan material," ujar Andrew Bolton.

Anna Wintour: Tidak Ada Sosok yang Lebih Layak

Anna Wintour, Chief Content Officer Condé Nast sekaligus Global Editorial Director Vogue, menilai John Galliano merupakan salah satu desainer paling berpengaruh dalam dunia fashion modern.

Menurutnya, karya-karya Galliano di Dior, Givenchy, Maison Margiela, hingga label pribadinya menunjukkan perpaduan luar biasa antara kreativitas, sejarah, dan teknik couture.

"Portofolio karyanya, baik saat di Dior, Givenchy, Margiela, maupun label pribadinya, memadukan wawasan mendalam dan kreativitas tinggi. Sentuhan warna gelap dan terang, masa lalu, masa kini, hingga masa depan berpadu dengan begitu memukau," kata Anna Wintour.

Ia juga menegaskan bahwa pameran tersebut tidak akan mengabaikan sisi kontroversial dalam kehidupan Galliano.

"Pameran ini tidak akan menutupi masa-masa kelam dalam perjalanan hidup John, karena hal itulah yang membentuk dirinya saat ini. Pameran tersebut bakal merangkum seluruh rekam jejak kariernya secara utuh dan lugas," tambahnya.

Kontroversi yang Mengubah Hidup John Galliano

Karier John Galliano sempat runtuh pada 2011 setelah ia ditangkap di Paris akibat melontarkan komentar anti-Semit di sebuah bar. Insiden tersebut membuatnya dipecat dari posisinya sebagai Creative Director Christian Dior dan menjadi salah satu skandal terbesar dalam industri mode.

Setelah menjalani rehabilitasi dan menjauh dari sorotan publik, Galliano perlahan membangun kembali reputasinya ketika bergabung dengan Maison Margiela. Di rumah mode tersebut, ia kembali membuktikan kemampuannya sebagai desainer visioner melalui berbagai koleksi yang menuai pujian dari kritikus maupun pencinta fashion.

Met Gala 2027 Siap Jadi Sorotan Dunia

Meski daftar co chair atau pemandu acara Met Gala 2027 masih dirahasiakan, antusiasme publik sudah mulai terasa sejak pengumuman tema dilakukan. Banyak yang memprediksi para tamu akan tampil dengan interpretasi busana teatrikal khas John Galliano yang dikenal dramatis, penuh cerita, dan kaya akan detail artistik.

Met Gala 2027 dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2027, sementara pameran John Galliano: Horizons akan dibuka untuk umum mulai 9 Mei 2027 di Costume Institute, The Metropolitan Museum of Art, New York.

Dengan mengangkat sosok John Galliano sebagai inspirasi utama, Met Gala 2027 diprediksi menjadi salah satu edisi paling emosional sekaligus spektakuler. Tak hanya merayakan karya seorang maestro mode, acara ini juga akan mengajak publik melihat bagaimana kreativitas, kontroversi, dan penebusan dapat menjadi bagian dari perjalanan seorang legenda fashion dunia.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN