6 Brand Batik Lokal dengan Motif Modern, Bikin Batik Nggak Lagi Terlihat Kuno

Ket. Rekomendasi brand batik lokal.

Doc: Brand

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Batik identik dengan pakaian formal dan acara-acara tertentu? Anggapan itu sepertinya sudah tidak berlaku lagi, Beauties! Seiring perkembangan dunia fashion, batik kini hadir dengan desain yang jauh lebih modern, mulai dari permainan motif, warna, hingga potongan busana yang lebih kekinian.

Bahkan, Cantiks tidak harus menunggu kondangan atau acara resmi untuk mengenakan batik. Kemeja batik, outer, rok, celana, hingga kebaya dengan sentuhan batik bisa menjadi bagian dari outfit sehari-hari. Dipadukan dengan sneakers, loafers, denim, atau aksesori minimalis, batik pun bisa terlihat effortless dan stylish.

Menariknya, sejumlah brand lokal turut membawa kain tradisional ini ke level yang lebih modern tanpa menghilangkan identitas budaya Indonesia. Motif alam, permainan warna yang lebih berani, hingga siluet kekinian membuat batik semakin mudah dikenakan oleh generasi muda.

Kalau Cantiks sedang mencari batik yang tidak terkesan terlalu formal atau kuno, enam brand lokal berikut bisa masuk ke dalam daftar incaran.

1. Bateeq

20261001150145_mentari-pants-celana-panjang-dari-seri-langit-rawates-nya-bateeq-ini-menawarkan-keseimbangan-sempurna-antara-kenyamanan-keangg-1790415346177.jpeg

Dok. Brand

Punya tagline “Reimagining Batik for the Modern Generation”, Bateeq menjadi salah satu brand lokal yang berusaha membawa batik lebih dekat dengan gaya hidup masa kini.

Sejak diluncurkan pada 2013, Bateeq menghadirkan koleksi untuk perempuan, laki-laki, hingga anak-anak. Tidak hanya pakaian, brand ini juga menawarkan produk dekorasi rumah.

Daya tarik Bateeq terletak pada eksplorasi material, warna, motif, serta desain yang lebih kontemporer. Mereka juga pernah berkolaborasi dengan sejumlah desainer lokal dan internasional untuk menghasilkan koleksi yang lebih eksperimental.

Jadi, buat Cantiks yang ingin memakai batik tanpa terlihat terlalu formal, koleksi Bateeq bisa menjadi salah satu pilihan.

2. Dama Kara

20261001150244_dama-kara-arunika-kimono-sashiko-memadukan-kekayaan-batik-klasik-indonesia-dengan-teknik-sashiko-motif-bunganya-bukan-sekadar--1790415346331.jpeg

Dok. Brand

Kalau Cantiks menyukai batik dengan tampilan unik dan memiliki cerita di balik motifnya, Dama Kara patut dilirik.

Koleksi Dama Kara dibuat melalui proses tradisional oleh para pengrajin. Karena dikerjakan dengan tangan, setiap kain memungkinkan memiliki karakter warna dan motif yang berbeda sehingga terasa lebih personal.

Motifnya cenderung sederhana tetapi tetap memiliki makna. Warna-warna khas batik juga membuat koleksinya tetap terasa Indonesia meski dikemas dengan pendekatan modern.

Tidak hanya soal fashion, Dama Kara juga membawa misi sosial. Dalam proses produksi yang membutuhkan keterampilan tangan, mereka melibatkan para ibu di kampung agar tetap produktif. Mereka juga mendukung terapi menggambar bagi penyandang autisme dan mengapresiasi karya tersebut melalui koleksi Dama Kara.

3. Oemah Etnik

20261001150429_oemah-etnik-blue-mudan-batik-top-salah-satu-batik-motif-modern-dari-brand-lokal-foto-oemahetnikcom-1790415346023_169.jpeg

Dok. Brand

Oemah Etnik atau OE punya cara tersendiri dalam mengolah warisan budaya Nusantara menjadi busana modern.

Brand ini tidak hanya mengeksplorasi batik, tetapi juga berbagai kain tradisional Indonesia. Untuk koleksi batiknya, Oemah Etnik kerap mengambil inspirasi dari alam, seperti sinar matahari, buah salak, hingga batang bambu.

Hasilnya adalah busana dengan tampilan elegan yang tetap membawa karakter kain tradisional.

Yang menarik, Oemah Etnik juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Potongan kain yang tersisa dari proses produksi dapat diolah kembali menjadi karya yang bisa dikenakan. Bahkan, mereka menggunakan kemasan berupa tas jaring rajut yang dapat digunakan kembali.

4. Nona Rara

20261001150415_nona-rara-olga-rose-garut-kopi-adalah-outer-batik-cap-garut-yang-menggunakan-motif-modern-biji-kopi-membentuk-mahkota-bunga-fo-1790415346645.jpeg

Dok. Brand

Batik buat ke kantor tapi takut terlihat terlalu tua? Nona Rara bisa menjadi salah satu brand yang menarik untuk dilirik.

Didirikan pada 2011, Nona Rara membawa misi untuk membuat batik dan wastra tradisional lebih mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Desainnya modern dan praktis dengan motif yang banyak terinspirasi dari alam. Bunga hingga biji kopi menjadi beberapa elemen yang diolah menjadi motif khas dalam koleksi mereka.

Nona Rara juga ingin membuat batik tidak hanya identik dengan acara formal. Koleksinya dirancang agar dapat digunakan dengan percaya diri dalam aktivitas sehari-hari, termasuk untuk perempuan yang bekerja.

5. Assojar

20261001150406_assojar-sukma-kebaya-adalah-kebaya-batik-modern-dengan-model-kebaya-kartini-yang-menggunakan-teknik-batik-cap-foto-assojarcom-1790415346800.jpeg

Dok. Brand

Buat Cantiks yang ingin tampil feminin dengan sentuhan tradisional, Assojar bisa masuk daftar wishlist.

Brand ini lahir dari kecintaan terhadap kain tradisional Indonesia dan mengemasnya kembali menjadi busana yang relevan dengan gaya masa kini.

Salah satu koleksinya adalah kebaya batik dengan model Kartini yang menggunakan teknik batik cap. Selain kebaya, Assojar juga menghadirkan rok lilit dan berbagai busana lain dengan desain elegan.

Motif yang digunakan pun merupakan desain eksklusif Assojar dan tetap mempertahankan nilai filosofis yang menjadi bagian penting dari kain tradisional Indonesia.

6. Sejauh Mata Memandang

20261001150347_sejauh-mata-memandang-bambu-kebaya-puan-kebaya-melayu-yang-menggunakan-produk-batik-cap-tangan-motifnya-modern-dengan-tema-bam-1790415346960.jpeg

Dok. Brand

Nama Sejauh Mata Memandang tentu sudah tidak asing bagi pencinta fashion lokal yang mengutamakan aspek keberlanjutan.

Brand ini menghadirkan pakaian untuk perempuan, laki-laki, anak-anak, hingga aksesori dengan pendekatan yang memperhatikan prinsip-prinsip berkelanjutan.

Batik menjadi salah satu material yang digunakan dalam koleksinya. Motif yang diangkat juga banyak terinspirasi dari kehidupan sehari-hari dan alam, seperti ayam, bambu, hingga biji timun.

Motif-motif tersebut kemudian diolah menjadi visual yang ikonis sekaligus memiliki pesan untuk lebih dekat dan bersahabat dengan alam.

Batik Modern Bikin Gaya Makin Fleksibel

Perkembangan batik membuktikan bahwa kain tradisional Indonesia tidak harus selalu hadir dalam bentuk pakaian formal. Dengan inovasi motif, warna, bahan, dan siluet, batik kini bisa dipakai untuk berbagai kesempatan.

Mulai dari outfit kantor, hangout bersama teman, menghadiri acara keluarga, hingga tampil feminin dengan kebaya, pilihan batik modern semakin beragam.

Enam brand lokal di atas juga menunjukkan mempertahankan budaya tidak berarti harus mengorbankan gaya. Justru dengan sentuhan desain yang lebih modern, batik bisa semakin dekat dengan generasi muda dan tetap relevan mengikuti perkembangan fashion.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN