John Galliano Hadirkan Koleksi Terbaru Bersama Zara, Harga Mulai Rp400 Ribuan

Ket. John Galliano Hadirkan Koleksi Terbaru Bersama Zara, Harga Mulai Rp400 Ribuan

Doc: Photograph by Steven Meisel

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tahun ini menjadi perjalanan yang penuh perubahan bagi John Galliano. Pada Maret lalu, sang desainer, yang dianggap sebagai salah satu desainer paling berbakat yang masih berkarya, mengumumkan kerja sama kreatif dengan fashion retailer global Zara.

Pada musim panas, Met secara resmi menunjuknya sebagai tokoh yang akan dihormati dalam pameran tahunan Costume Institute dan gala.

Namun, pengumuman tersebut kemudian dibatalkan satu bulan setelahnya di tengah meningkatnya penolakan terhadap sejumlah tindakan antisemit dan anti-Asia yang pernah dilakukannya dan telah terdokumentasi sebelumnya.

Kini, kolaborasinya dengan fashion retailer global tersebut akhirnya terwujud melalui koleksi bertajuk Re{form}.

20261002133338_reform-1.jpg

Sumber: BAZAAR US

Nama tersebut merujuk pada pendekatan yang digunakan John Galliano dalam koleksi ini. Ia menggali arsip Zara dan menafsirkan kembali “archetypes” mereka, yang mungkin dianggap sebagai pakaian dasar seperti gaun slip atau kemeja berkancing, menjadi bentuk-bentuk yang lebih fantastis.

John membawa keahliannya dalam couture untuk mengolah kembali berbagai siluet tersebut menggunakan material baru. Sebuah rok khaki dikerutkan dan diikat menjadi detail asimetris yang hampir menyerupai bentuk bunga.

Bagian atas mantel wol dipotong secara tidak beraturan pada bagian dada, lalu menjuntai menjadi lapisan tulle yang dilengkapi pita bulu imitasi pada bagian tulang kering.

Dari depan, rok lainnya tampak seperti siluet pensil berbahan wol kotak-kotak tradisional. Namun ketika dilihat dari belakang, seperempat bagian gaun slip dengan tepian renda terlihat.

20261002133435_JG-2.jpg

Sumber: Bazaar US

Terinspirasi Koleksi Saint Martins hingga Era Margiela

Bagian pertama koleksi ini bersifat tanpa gender dan mengeksplorasi salah satu motif favorit John, yaitu “Les Incroyables and Les Merveilleuses”, yang dalam siaran pers disebut sebagai “para pesolek dan diva pemberontak di Prancis pascarevolusi”.

Tema tersebut menjadi penghormatan terhadap koleksi kelulusan John dari Saint Martins pada 1984 dengan nama yang sama.

Karyanya di Christian Dior menjadi referensi yang paling jelas. Tema-tema tersebut kerap muncul dalam koleksinya dari 1996 hingga 2011. Ia juga memberikan penghormatan terhadap era Margiela yang menyusul setelahnya, khususnya koleksi Artisanal 2024 yang terkenal.

Hal tersebut terlihat melalui gaun transparan berbahan jaring yang dihiasi pita dan mawar tulle, kemudian dikenakan di atas gaun slip warna merah muda lembut dengan potongan bias-cut.

Karakter Dekonstruksionis John Galliano

Secara keseluruhan, koleksi Re{form} membawa karakter jenaka dekonstruksionis John. Hal tersebut terlihat mulai dari busana sederhana seperti celana hitam dari arsip yang diolah kembali menjadi celana berpinggang tinggi bergaya Napoleon.

Karakter tersebut juga tampak pada busana yang jauh lebih rumit, seperti gaun slip dari arsip yang diubah menjadi gaun dengan garis empire berbahan renda katun rose-gold dengan cetakan foil. Busana tersebut dilengkapi lengan mengembang dengan potongan vinyl berbentuk bintang.

Koleksi ini bahkan mencakup sepatu. Salah satu yang menarik perhatian adalah sepatu boots “winklepickers” dengan ujung yang memanjang.

Tak hanya pakaian dan sepatu, koleksi ini juga menghadirkan tas. Desain tas tangan yang diberi nama “Trichic” hampir menyerupai kantong sampah, berupa kantong dari kulit paten hitam atau kulit metalik yang dilengkapi tali rantai.

20261002133516_TALI-RANTAI.jpg

Sumber: Bazaar US

Koleksi John Galliano di Tengah Tingginya Harga Busana Vintage

Bahkan jika situasi politik saat ini tidak begitu penuh gejolak, perilisan koleksi ini tetap menjadi momen yang dramatis karena kondisi pasar kolektor.

Busana vintage karya John belakangan ini memiliki harga yang sangat tinggi. Ketika pengusaha sekaligus sosialita Mona Ayoub melelang koleksi pribadi Dior miliknya awal tahun ini, satu-satunya barang yang terjual dengan harga di atas 100.000 euro, dan jumlahnya mencapai 18, berasal dari era John.

Beberapa di antaranya bahkan terjual dengan harga lebih dari 600.000 euro.

Sebagai perbandingan, koleksi Zara ini dibanderol mulai dari $29,90 hingga $999. Dengan harga tersebut, kemungkinan besar tidak satu pun dari busana tersebut akan bertahan lama di pasaran.

Koleksi Re{form} akan diperkenalkan melalui sebuah instalasi yang dapat dikunjungi berdasarkan janji temu melalui zara.com di Hôtel Particulier selama Paris Fashion Week.

Koleksi ini kemudian akan tersedia untuk dibeli secara global mulai 1 Oktober.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN