Masa Lalu Kelam John Galliano, Dari Skandal I Love Hitler hingga Jadi Tema MET Gala 2027
Ket. John Galliano bersama sejumlah supermodel di peragaan Christian Dior Haute Couture Fall Winter 2007/2008.
Doc: Istimewa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - John Galliano kembali menjadi sorotan setelah diumumkan sebagai tokoh utama pameran MET Gala 2027 melalui eksibisi bertajuk John Galliano: Horizons di Metropolitan Museum of Art (The Met), New York. Penghormatan ini memicu perdebatan karena Galliano dikenal sebagai desainer jenius sekaligus sosok yang pernah terjerat skandal besar akibat ujaran antisemitisme.
Berikut sederet fakta perjalanan hidup dan karier John Galliano yang penuh kontroversi.
1. Memulai Karier dari Koleksi Kelulusan yang Fenomenal
John Galliano mulai dikenal setelah lulus dari Central Saint Martins pada 1984. Koleksi kelulusannya bertajuk Les Incroyables, yang terinspirasi Revolusi Prancis, mendapat pujian luas dan menjadi awal kesuksesannya di industri mode internasional.
2. Menjadi Desainer Inggris Pertama yang Memimpin Rumah Mode Prancis
Namanya semakin melambung ketika ditunjuk sebagai kepala desainer Givenchy pada 1995. Ia menjadi desainer asal Inggris pertama yang dipercaya memimpin rumah mode mewah asal Prancis sebelum akhirnya pindah ke Christian Dior.
3. Mengubah Dior Lewat Koleksi Haute Couture yang Ikonis
Selama 15 tahun memimpin Dior, Galliano dikenal lewat pertunjukan mode yang teatrikal, dramatis, dan penuh cerita. Banyak koleksinya hingga kini masih dianggap sebagai karya terbaik dalam sejarah haute couture.
4. Bergulat dengan Alkohol dan Narkoba di Puncak Karier
Di balik kesuksesannya, Galliano menghadapi masalah kecanduan alkohol dan narkoba. Beberapa rekan di industri fashion mengungkapkan bahwa kondisinya mulai memengaruhi kehidupan pribadi maupun profesionalnya.
5. Video "I Love Hitler" Menghancurkan Reputasinya
Pada 2011, Galliano menjadi pusat perhatian dunia setelah video dirinya yang sedang mabuk di sebuah bar di Paris viral. Dalam rekaman tersebut ia mengucapkan kalimat yang memuji Adolf Hitler dan melontarkan komentar antisemit kepada pengunjung lain.
Insiden tersebut memicu kecaman internasional dan menjadi titik balik paling kelam dalam hidupnya.
6. Dipecat Dior Setelah 15 Tahun Berkarya
Tak lama setelah video itu viral, grup LVMH memutuskan memecat Galliano dari jabatan Direktur Kreatif Christian Dior. Keputusan tersebut mengakhiri salah satu era paling berpengaruh dalam sejarah rumah mode tersebut.
7. Jalani Proses Hukum dan Rehabilitasi
Galliano dinyatakan bersalah oleh pengadilan di Prancis dan dijatuhi hukuman denda. Selain itu, ia menjalani rehabilitasi akibat kecanduan alkohol serta mengikuti pembelajaran mengenai Yudaisme, antisemitisme, dan Holocaust bersama sejumlah rabi.
8. Bangkit Bersama Maison Margiela
Setelah sempat menghilang dari industri fashion, Galliano kembali dipercaya memimpin Maison Margiela. Dalam hampir satu dekade, ia berhasil menghidupkan kembali citra rumah mode tersebut dan kembali memperoleh pujian dari kritikus fashion.
9. Kisah Hidupnya Diangkat ke Film Dokumenter
Perjalanan hidup Galliano diangkat dalam film dokumenter High & Low: John Galliano yang dirilis pada 2024. Dalam film tersebut, Galliano mengaku sangat menyesali perbuatannya dan menyebut insiden pada 2011 sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya. Ia juga mengatakan tidak berharap semua orang memaafkannya, tetapi ingin bertanggung jawab atas masa lalunya.
10. Jadi Tema Utama MET Gala 2027
Rekomendasi juga buat kamu:
Meski kontroversinya masih menjadi perdebatan, Costume Institute memilih Galliano sebagai tokoh utama pameran "John Galliano: Horizons" yang akan dibuka melalui MET Gala 2027.
Pameran ini akan mengulas perjalanan kreatif Galliano sekaligus membahas bagaimana kontroversi besar tersebut memengaruhi kehidupan dan kariernya. Dengan penghormatan itu, Galliano menjadi desainer ketiga dalam sejarah yang memperoleh pameran tunggal di The Met saat masih hidup, setelah Yves Saint Laurent dan Rei Kawakubo.
Keputusan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan publik maupun komunitas mode. Sebagian menilai Galliano layak diapresiasi atas kontribusinya terhadap dunia fashion, sementara yang lain mengingatkan bahwa kontroversi masa lalunya tidak boleh diabaikan.
Terlepas dari perdebatan tersebut, kisah John Galliano menjadi salah satu perjalanan paling dramatis dalam sejarah industri mode, dari puncak kejayaan, terpuruk akibat skandal, hingga kembali mendapat tempat di panggung fashion dunia.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Masa Lalu Kelam John Galliano, Dari Skandal I Love Hitler hingga Jadi Tema MET Gala 2027 .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!