Profil dan Rekam Jejak Syerly, Lurah Paya Pasir yang Viral Gegara Sebut Warga 'Ciye Curhat'
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Syerly, Lurah Paya Pasir di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara, mendadak jadi sorotan hangat netizen.
Hal ini dipicu oleh beredarnya video saat dirinya melontarkan celetukan bernada meremehkan di kala seorang warga sedang mengadukan masalah keamanan lingkungan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Sikap tersebut dinilai tak mencerminkan sosok pelayan publik yang responsif dan berempati. Menariknya, sorotan ini juga membuka kembali lembaran krisis kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya di wilayah Kelurahan Paya Pasir.
Berikut ulasan lengkap kronologi insiden, rekam jejak konflik dengan warga, serta klarifikasi resmi dari sang lurah:
1. Riwayat Unjuk Rasa Warga Soal Penanganan Banjir
Jauh sebelum klip video tersebut viral di pertengahan 2026, Syerly sebenarnya sudah pernah diprotes keras oleh warganya sendiri pada Desember 2025. Saat itu, puluhan ibu rumah tangga menggeruduk Kantor Camat Medan Marelan untuk menuntut pencopotan sang lurah.
Massa menilai Syerly acuh tak acuh saat pemukiman mereka dilanda banjir besar. Selain dituding tak pernah turun ke lapangan dan jarang berada di kantor kelurahan, Syerly juga dikeluhkan warga karena diduga sempat mengancam akan memotong bantuan bagi lingkungan yang melayangkan protes.
2. Duduk Perkara Celetukan "Ciye Curhat" Saat Kunjungan Kerja
Gelombang kritik terbaru meletus ketika Wali Kota Medan meninjau proyek infrastruktur di Jalan Tapaneka pada 22 Juli 2026. Seorang warga bernama Ulfa memanfaatkan kesempatan itu untuk melaporkan maraknya aksi kejahatan akibat minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), di mana ia bahkan merogoh kocek pribadi untuk memasang penerangan swadaya.
Di saat warga tersebut menyampaikan keresahannya dengan serius, Syerly yang berdiri mendampingi rombongan justru menyela dengan kalimat santai:
Rekomendasi juga buat kamu:
"Ciyee curhat dia bahh," ungkapnya yang terekam kamera hingga viral dan memicu amarah warganet.
3. Pembelaan Lurah Syerly: Refleks dan Punya Hubungan Dekat
Merespons kegaduhan yang terjadi, Syerly memberikan pernyataan resmi pada Rabu (29/7/2026). Ia menampik tuduhan telah melecehkan atau menyindir warganya. Syerly mengklaim bahwa celetukan itu murni refleks karena ia sudah mengenal dekat Ulfa dan masih memiliki ikatan kekeluargaan.
Syerly juga menjelaskan bahwa pihak kelurahan sudah mengusulkan pengadaan LPJU ke Dinas Perhubungan sejak setahun lalu. Ia turut mengklarifikasi bahwa dirinya hanya mengucapkan "Cie, curhat nih ye" tanpa menyematkan kata "bah", seraya menyebut kualitas rekaman video yang mungkin terdistorsi angin.
Integritas dan tata bahasa seorang aparatur sipil negara (ASN) saat mendampingi pimpinan daerah menjadi sorotan utama publik dalam menilai kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Polemik yang menyeret nama Lurah Paya Pasir ini menjadi pelajaran penting bagi para pejabat publik dalam menjaga komunikasi serta etika di hadapan masyarakat. Transparansi, empati, dan sikap profesional tetap menjadi hal utama yang diharapkan warga dari para pemimpin di tingkat lokal.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Profil dan Rekam Jejak Syerly, Lurah Paya Pasir yang Viral Gegara Sebut Warga 'Ciye Curhat' .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!