Pendeta Bunuh Istri Demi Selingkuhan dan Uang Asuransi Rp10 Miliar, Rahasia Kelam 20 Tahun Terbongkar
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kepercayaan dalam sebuah pernikahan seharusnya menjadi fondasi yang menjaga hubungan tetap kokoh. Namun, kisah tragis yang menimpa Bernadette Vander Meer justru memperlihatkan bagaimana rasa percaya diduga dimanfaatkan hingga berujung pada kematian.
Bertahun-tahun setelah peristiwa tersebut terjadi, kasus yang sempat dianggap sebagai kecelakaan akhirnya menyimpan dugaan pembunuhan dengan motif yang mengerikan, yakni perselingkuhan dan uang asuransi bernilai miliaran rupiah.
Dilansir dari People, Bernadette dikenal sebagai perempuan pekerja keras yang berjuang membangun kehidupan bersama suaminya, David Vander Meer. Sebelum menikah, ia pernah berkarier sebagai aktris di MGM Grand, Las Vegas. Setelah itu, ia bekerja sebagai pramusaji koktail di Hotel & Casino New York-New York.
Kerja kerasnya membuahkan hasil ketika ia berhasil mendapatkan jadwal kerja siang yang menawarkan pendapatan lebih tinggi sekaligus jam kerja yang lebih nyaman. Namun, peningkatan penghasilan tersebut ternyata tidak membuat kondisi keuangannya membaik.
Menurut pengakuan ibunya, Laura Gudenkauf, hampir seluruh gaji dan uang tip yang diperoleh Bernadette diserahkan kepada David. Sang suami mengendalikan seluruh keuangan keluarga, sementara Bernadette bahkan harus meminta izin jika ingin membeli kebutuhan sederhana, mulai dari secangkir kopi hingga pakaian kerja baru.
Belakangan, penyelidikan mengungkap uang hasil kerja Bernadette diduga tidak digunakan untuk kepentingan rumah tangga. David disebut menghabiskannya untuk membiayai hubungan gelap dengan seorang remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas.
Selama menjalin hubungan tersebut, David diduga menyewa kamar hotel sebagai tempat pertemuan, membelikan ponsel khusus agar perselingkuhan mereka tidak diketahui, hingga membayar biaya sewa apartemen ketika perempuan itu meninggalkan rumah orang tuanya.
Di sisi lain, David tetap menikmati gaya hidup mewah meski penghasilannya sebagai pendeta muda hanya sekitar US$38 ribu per tahun. Ia disebut gemar membeli barang-barang mahal, termasuk gitar dengan harga tinggi.
Bahkan beberapa bulan sebelum kematian Bernadette, David membeli sebuah mobil SUV baru dengan cicilan yang tidak sedikit.
Ironisnya, saat sang suami leluasa menghamburkan uang, Bernadette justru berusaha menghemat pengeluaran. Rekan-rekan kerjanya mengaku melihat perubahan sikap tersebut. Ia berhenti melakukan perawatan kuku dan enggan membeli seragam kerja baru karena takut dimarahi suaminya apabila dianggap terlalu boros.
Rekomendasi juga buat kamu:
Fakta lain yang semakin memperkuat dugaan motif ekonomi muncul dari perubahan polis asuransi jiwa pasangan tersebut.
Pada November 2005, David meningkatkan nilai polis asuransi miliknya dan Bernadette menjadi masing-masing sebesar US$550 ribu atau sekitar Rp9,9 miliar.
Dengan nilai tersebut, jika salah satu meninggal dunia, pasangan yang ditinggalkan berhak menerima santunan dalam jumlah sangat besar.
Tak lama setelah perubahan polis dilakukan, tepatnya pada 22 Agustus 2006, Bernadette meninggal dunia setelah terjatuh dari Angels Landing di Zion National Park. Saat itu, kematiannya dinyatakan sebagai kecelakaan sehingga tidak memicu kecurigaan aparat penegak hukum.
Beberapa waktu kemudian, David mencairkan uang asuransi jiwa Bernadette senilai lebih dari US$567 ribu atau sekitar Rp10,2 miliar.
Berdasarkan hasil penyelidikan, dana tersebut diduga digunakan untuk membiayai kehidupan bersama perempuan yang selama ini menjadi selingkuhannya.
Mulai dari membeli mobil, mengajak liburan, memenuhi berbagai kebutuhan hidup, hingga membeli rumah untuk perempuan tersebut, semuanya disebut berasal dari uang hasil pencairan asuransi sang istri.
Hubungan terlarang tersebut kemudian berlanjut ke jenjang pernikahan pada 2008.
Namun, kehidupan David kembali diterpa masalah setelah ia diberhentikan dari posisinya sebagai pendeta karena dugaan perilaku tidak pantas terhadap anak di bawah umur.
Sebelum rumah tangga keduanya berakhir dengan perceraian, David bahkan disebut sempat melunasi utang kuliah istrinya menggunakan uang yang diduga berasal dari pencairan asuransi Bernadette.
Kasus kematian Bernadette akhirnya kembali dibuka setelah penyidik menemukan sejumlah kejanggalan dan memperoleh kesaksian baru. Salah satu keterangan paling penting datang dari mantan istri kedua David, yang membantu mengungkap rangkaian peristiwa yang selama bertahun-tahun tersembunyi.
Pada 22 Juni 2026, David ditangkap dan didakwa atas dugaan pembunuhan terhadap Bernadette. Namun, perkara tersebut tidak pernah memasuki tahap persidangan.
Tiga hari setelah ditahan, David ditemukan meninggal dunia di dalam sel dengan luka yang diduga dibuatnya sendiri.
Meski kematian David mengakhiri proses hukum, keluarga Bernadette merasa luka yang mereka alami tidak akan pernah benar-benar sembuh. Sang ibu percaya David memilih mengakhiri hidup karena tidak sanggup menghadapi persidangan serta konsekuensi dari dugaan kejahatan yang selama hampir dua dekade berhasil disembunyikannya.
Kasus ini pun menjadi pengingat di balik sebuah kematian yang tampak seperti kecelakaan, terkadang tersimpan fakta mengerikan yang baru terungkap setelah bertahun-tahun berlalu.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Pendeta Bunuh Istri Demi Selingkuhan dan Uang Asuransi Rp10 Miliar, Rahasia Kelam 20 Tahun Terbongkar .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!