Kerap Diabaikan, Ini Ciri-Ciri Perempuan yang Terkena Kanker Serviks dan Gejala Awalnya

Ket. Ilustrasi sakit.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penyakit kanker hingga kini masih menjadi salah satu momok menakutkan bagi banyak orang, khususnya bagi kaum perempuan.

Dari sekian banyak jenis kanker yang ada, beberapa di antaranya memang tercatat lebih sering menyerang tubuh wanita, salah satunya adalah kanker serviks.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker serviks masuk dalam jajaran satu dari empat jenis kanker yang paling sering ditemukan pada perempuan, dengan angka kasus tertinggi mendominasi wilayah negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sebagai gambaran global, pada tahun 2022 terdapat sekitar 660 ribu kasus baru yang terdeteksi di seluruh belahan dunia. Kendati terdengar sangat mengerikan, kanker serviks pada dasarnya merupakan jenis penyakit yang memiliki peluang kesembuhan tinggi, dengan catatan diagnosis dan penanganannya dilakukan sejak stadium dini.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi setiap perempuan untuk memahami bagaimana cara mendeteksi keberadaan kanker ini serta mengenali apa saja ciri-ciri awal yang muncul pada tubuh. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Penyebab Utama dan Faktor Risiko Kanker Serviks

1. Infeksi Virus HPV sebagai Pemicu Utama

Serviks sendiri merupakan sebuah saluran berbentuk silinder berongga yang bertugas menghubungkan area rahim bagian bawah dengan organ vagina. Kanker pada bagian ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak normal pada lapisan serviks.

Walaupun penyebab pastinya belum diketahui secara mutlak, berbagai riset medis membuktikan bahwa infeksi berkepanjangan dari virus Human papillomavirus (HPV) menjadi pemicu utama di hampir sebagian besar kasus.

  • Penyebaran Virus: Virus HPV menyebar secara mudah melalui kontak sentuhan, yang umumnya terjadi selama aktivitas hubungan seksual.

  • Paparan Umum: Infeksi virus ini sebenarnya sangat umum terjadi, bahkan diperkirakan telah menjangkiti lebih dari 85 persen populasi manusia.

  • Jenis yang Berbahaya: Kabar baiknya, tidak semua jenis virus HPV akan berujung pada kanker serviks. Dari total seratus lebih varian HPV yang ditemukan, tercatat hanya ada 13 jenis saja yang diketahui memiliki kemampuan memicu mutasi sel menjadi kanker.

2. Kelompok yang Memiliki Risiko Lebih Tinggi

Meskipun setiap orang yang terpapar virus HPV memiliki kerawanan paling tinggi, terdapat beberapa kelompok individu tertentu yang memiliki tingkat risiko jauh lebih besar untuk terkena kanker serviks:

  • Penderita HIV: Pasien HIV memiliki sistem imunitas tubuh yang sangat lemah, membuat kemampuan tubuh untuk melawan infeksi virus atau bakteri menjadi berkurang. Perempuan penderita HIV bahkan memiliki risiko hingga 6 kali lipat lebih besar mengidap kanker serviks dibandingkan orang biasa.

  • Kondisi Medis Tertentu: Orang-orang yang pernah menjalani prosedur transplantasi organ atau sedang rutin mengonsumsi obat-obatan penekan kekebalan tubuh (imunosupresif) juga berada dalam kelompok rawan.

  • Faktor Gaya Hidup: Perempuan yang aktif secara seksual sejak usia muda, sering berganti-ganti pasangan intim, menderita penyakit menular seksual (PMS), aktif merokok, serta memiliki riwayat konsumsi pil KB juga memiliki kerentanan yang tinggi.

Ciri-Ciri dan Gejala Awal Kanker Serviks pada Perempuan

Satu hal yang menjadi tantangan besar adalah fase perubahan pra-kanker pada sel serviks hampir tidak pernah menimbulkan gejala fisik yang jelas di awal perkembangannya.

Satu-satunya cara mendeteksi perubahan dini tersebut adalah dengan rutin melakukan tes skrining serviks. Biasanya, tanda-tanda atau ciri fisik baru akan mulai dirasakan oleh tubuh setelah sel kanker tumbuh dan berkembang lebih jauh.

Berikut adalah beberapa gejala umum yang patut diwaspadai:

  • Terjadinya pendarahan tidak wajar dari vagina di luar siklus menstruasi, setelah memasuki masa menopause, atau setelah melakukan hubungan intim.

  • Volume cairan keputihan meningkat secara drastis dan disertai dengan aroma bau yang tidak sedap.

  • Munculnya rasa nyeri secara terus-menerus di area panggul, bagian kaki, atau punggung.

  • Mengalami penurunan berat badan tanpa alasan jelas, tubuh mudah lelah, serta hilangnya nafsu makan.

  • Timbul rasa tidak nyaman pada organ vagina.

  • Terjadi pembengkakan pada area kaki.

Catatan penting: Berbagai gejala di atas merupakan indikasi umum yang bisa saja dipicu oleh gangguan kesehatan lain. Namun, jika kamu merasakan salah satu atau beberapa tanda tersebut, segera lakukan pemeriksaan medis dan tes skrining untuk memastikan penyebab pastinya.

Kanker serviks merupakan ancaman nyata bagi kesehatan reproduksi perempuan, namun bukan berarti penyakit ini tidak dapat ditaklukan. Kunci utama keselamatan terletak pada kesadaran untuk melakukan pencegahan dan deteksi sedini mungkin. 

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN