Profil MJ Shannon, Nenek Kim Kardashian yang Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kepergian Mary Jo "MJ" Shannon di usia 91 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Kardashian-Jenner. Sosok yang dikenal publik sebagai nenek Kim Kardashian itu bukan hanya figur penting dalam keluarga, tetapi juga perempuan tangguh yang menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Bagi para penggemar Keeping Up with the Kardashians, MJ merupakan wajah yang sudah tidak asing lagi. Dengan kepribadiannya yang hangat, selera humor yang khas, serta nasihat-nasihat bijak yang kerap disampaikannya, ia selalu mencuri perhatian setiap kali tampil dalam acara realitas keluarga Kardashian-Jenner.
Mary Jo Shannon lahir dengan nama Mary Jo Campbell pada 26 Juli 1934 di Arkansas, Amerika Serikat. Pada masa mudanya, ia berkarier sebagai seorang model sebelum kemudian menjalani berbagai perjalanan hidup yang penuh tantangan.
Kehidupan pribadinya tidak selalu berjalan mulus. MJ menikah sebanyak tiga kali dan membesarkan dua putrinya, Kris Jenner dan Karen Houghton, setelah bercerai dengan suami keduanya, Robert Houghton, ketika Kris masih berusia tujuh tahun.
Beberapa tahun kemudian, ia menikah dengan pengusaha Harry Shannon. Pernikahan mereka bertahan selama kurang lebih 40 tahun hingga Harry meninggal dunia akibat kecelakaan mobil pada 2003. Selama ini, Kris Jenner menganggap Harry sebagai sosok ayah yang membesarkannya.
Perjalanan Bisnis hingga Menjadi Sosok Penting di Keluarga Kardashian-Jenner
Di luar kehidupan keluarga, MJ dikenal sebagai perempuan pekerja keras. Pada 1980, ia mendirikan butik pakaian anak bernama Shannon & Company di La Jolla, California. Bisnis tersebut bertahan selama puluhan tahun dan menjadi tempat Kris Jenner belajar mengelola usaha sejak masih remaja.
Tak hanya Kris Jenner, Kim Kardashian juga pernah membantu di butik tersebut saat masih kecil. Dalam sebuah wawancara lama, MJ mengenang Kim yang gemar bermain sambil menghitung uang di toko. Kebiasaan itu bahkan disebut menjadi salah satu cikal bakal ketertarikan Kim terhadap dunia bisnis.
Semangat kewirausahaan yang dimiliki MJ kemudian diwariskan kepada Kris Jenner. Setelah Harry Shannon meninggal dunia, Kris sempat membantu menjalankan butik milik sang ibu sebelum akhirnya membangun kerajaan bisnisnya sendiri.
Banyak pihak menilai pengalaman tersebut menjadi fondasi yang membentuk kemampuan Kris sebagai manajer keluarga Kardashian-Jenner.
Selain dikenal sebagai pebisnis, MJ juga merupakan seorang penyintas kanker. Ia berhasil melawan kanker payudara dan kanker usus besar, serta tetap aktif mendampingi keluarga hingga usia senja. Ketangguhannya menghadapi berbagai cobaan membuatnya dihormati oleh anak, cucu, hingga cicitnya.
Popularitas MJ semakin meningkat setelah rutin tampil dalam reality show Keeping Up with the Kardashians yang tayang pada 2007 hingga 2021. Setelah itu, ia juga muncul dalam serial The Kardashians.
Meski bukan pemeran utama, kehadirannya selalu dinantikan karena sering memberikan komentar jenaka sekaligus nasihat kepada anggota keluarga. Berdasarkan data IMDb, MJ tampil dalam sedikitnya 12 episode Keeping Up with the Kardashians dan tiga episode The Kardashians.
Kedekatan MJ dengan cucu-cucunya juga menjadi sorotan publik. Ia hadir dalam berbagai momen penting keluarga, termasuk menjadi salah satu saksi pernikahan Kourtney Kardashian dan Travis Barker pada 2022.
Kris Jenner bahkan beberapa kali menyebut sang ibu sebagai "batu karang" sekaligus "jantung keluarga" yang selalu menyatukan seluruh anggota keluarga besar Kardashian-Jenner.
Pada 16 Juli 2026, Kris Jenner mengumumkan bahwa sang ibu meninggal dunia di usia 91 tahun.
Dalam unggahan emosionalnya, Kris menyebut MJ sebagai sosok yang mengajarkan arti cinta tanpa syarat, ketangguhan, serta pentingnya keluarga. Hingga kini, penyebab meninggalnya Mary Jo "MJ" Shannon belum diungkapkan kepada publik.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Profil MJ Shannon, Nenek Kim Kardashian yang Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!