Atalia Praratya Soroti Lagu Parodi Icha Chellow dan Mala Agatha, Geram karena Dinilai Merendahkan Perempuan

Ket. Atalia Praratya mengecam parogi lagu yang dinyanyikan Mala Agatha dan Icha Chellow

Doc: Kolase foto Instagram/@ataliapr

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Atalia Praratya meluapkan kegeramannya setelah melihat sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Icha Chellow dan Mala Agatha.

Lagu tersebut merupakan versi yang telah diubah dari lagu Gakpapa milik Annisa Bahar, dengan lirik yang dinilai mengandung kata-kata tidak senonoh dan dianggap merendahkan martabat perempuan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Atalia mengaku merasa jijik hingga enggan membagikan lagu tersebut kepada para pengikutnya.

Menurutnya, isi lirik yang telah diubah sama sekali tidak pantas didengar oleh masyarakat, terlebih oleh anak-anak dan remaja yang sangat mudah mengakses berbagai konten di media sosial.

20260710170405_Screenshot_30.jpg

(Atalia Praratya geram pada parodi lagu Icha Chellow dan Mala Agatha, dok: IG @ataliapr)

"Saya sampai tidak tega dan jijik mau posting lagunya. Sungguh lagu tersebut sangat tidak layak untuk diperdengarkan kepada siapa pun," tulis Atalia dalam unggahannya, dikutip Jumat (10/07).

Ia menyayangkan keputusan untuk mengambil lagu milik penyanyi lain, kemudian mengubah liriknya menjadi berisi kalimat-kalimat vulgar dan bahkan diproduksi lengkap dengan video klip.

Bagi Atalia, tindakan tersebut bukan sekadar kreativitas atau hiburan semata. Ia menilai ada dampak sosial yang lebih besar karena konten seperti itu dapat membentuk cara pandang masyarakat terhadap perempuan, sekaligus memengaruhi moral generasi muda yang menjadi penonton.

"Sungguh miris! Demi viral, perempuan mencomot lagu milik orang lain lalu dirubah liriknya dengan kata-kata tidak senonoh, dan bahkan dibuat video klipnya," lanjutnya.

Atalia juga menyoroti bahwa pelaku dalam kasus ini sama-sama perempuan. Menurutnya, ketika perempuan sendiri menciptakan konten yang merendahkan citra kaum perempuan, maka secara tidak langsung mereka sedang menjatuhkan martabat kelompoknya sendiri.

Ia mengaku tidak habis pikir melihat masih ada perempuan yang rela melakukan hal tersebut hanya demi mendapatkan perhatian publik dan meningkatkan popularitas di media sosial.

"Tidak habis pikir, ada perempuan-perempuan yang merendahkan diri mereka sendiri seperti ini. Mereka lupa bahwa secara tidak langsung mereka juga merendahkan kaumnya sendiri dan merusak moral generasi muda," tulis Atalia.

"Tidak ada maaf yang bisa diterima, apalagi ini dilakukan dengan sadar dan bukan yang pertama kali dilakukan," tegasnya.

Diketahui jika Annisa Bahar sebagai penyanyi aslinya juga sempat menuturkan keberatan karena lirik lagunya diubah dan menjurus pada hal vulgar.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN