Langsung Tidur Setelah Nonton Film Horor Tanda Psikopat? Penjelasan Psikologi Ini Bikin Kaget
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernahkah Cantiks bertemu seseorang yang baru saja selesai menonton film horor sendirian, tetapi beberapa menit kemudian sudah tertidur pulas tanpa rasa takut sedikit pun? Sementara sebagian orang masih dihantui bayangan adegan menyeramkan, enggan mematikan lampu, bahkan takut pergi ke kamar mandi sendirian, ada pula orang yang justru bersikap sangat santai seolah tidak terjadi apa-apa.
Fenomena ini sering memunculkan pertanyaan di media sosial. Tidak sedikit yang bercanda menyebut orang-orang seperti itu sebagai psikopat. Namun, benarkah kemampuan tidur nyenyak setelah menonton film horor merupakan tanda seseorang memiliki kepribadian psikopat?
Jawabannya belum tentu, bahkan sebagian besar tidak ada kaitannya sama sekali.
Dalam psikologi, setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap rasa takut. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari pengalaman hidup, kepribadian, tingkat kecemasan, hingga cara otak memproses ancaman.
Orang yang tetap tenang setelah menonton film horor umumnya mampu membedakan dengan jelas antara ancaman nyata dan fiksi. Mereka memahami monster, hantu, atau adegan mengerikan yang muncul di layar hanyalah bagian dari cerita yang telah disusun untuk menghibur penonton. Karena otak mereka tidak menganggapnya sebagai bahaya yang nyata, tubuh pun tidak mempertahankan respons takut dalam waktu lama.
Sebaliknya, sebagian orang lebih mudah terbawa suasana film. Mereka cenderung membayangkan berbagai kemungkinan setelah menonton sehingga rasa takut bertahan lebih lama. Reaksi seperti ini juga merupakan hal yang normal dan bukan pertanda adanya gangguan psikologis.
Menariknya, sejumlah penelitian menemukan pencinta film horor memang memiliki karakteristik psikologis yang sedikit berbeda dibanding penonton pada umumnya. Mereka cenderung menikmati sensasi tegang, kejutan, dan lonjakan adrenalin yang muncul saat menyaksikan adegan menyeramkan.
Alih-alih menghindari rasa takut, mereka justru menganggapnya sebagai bentuk hiburan. Sensasi jantung berdebar, tubuh menegang, hingga rasa penasaran terhadap alur cerita memberikan pengalaman yang menyenangkan. Setelah film selesai, mereka pun bisa kembali rileks dengan cepat karena menyadari bahwa ancaman tersebut tidak benar-benar ada.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology pada 2019 menunjukkan penggemar film horor umumnya lebih siap menghadapi situasi penuh tekanan karena sudah terbiasa menghadapi simulasi rasa takut melalui hiburan. Sementara itu, studi yang dimuat dalam Scientific Reports pada 2024 juga menemukan orang yang menikmati film horor memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mencari pengalaman baru dan sensasi yang memacu adrenalin.
Lalu, bagaimana dengan psikopat?
Dalam dunia psikologi klinis, psikopat merupakan istilah yang merujuk pada individu dengan ciri-ciri tertentu, seperti minim empati, manipulatif, kurang memiliki rasa bersalah, dan sering melanggar norma sosial. Diagnosis ini tidak dapat ditentukan hanya karena seseorang berani menonton film horor atau bisa langsung tidur setelahnya.
Artinya, kemampuan menikmati film horor atau tetap tenang setelah menontonnya sama sekali bukan indikator seseorang adalah psikopat.
Jadi, jika Cantiks memiliki teman yang bisa langsung memejamkan mata setelah maraton film horor semalaman, jangan buru-buru memberi cap negatif. Bisa jadi mereka hanya memiliki toleransi yang lebih tinggi terhadap rasa takut, lebih mampu memisahkan dunia fiksi dari kenyataan, atau memang menikmati sensasi adrenalin yang ditawarkan film horor.
Pada akhirnya, setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam merespons rasa takut. Ada yang memilih tidur dengan lampu menyala setelah menonton film horor, ada pula yang bisa langsung terlelap tanpa beban. Selama respons tersebut tidak mengganggu kehidupan sehari-hari, semuanya masih termasuk variasi perilaku yang normal menurut psikologi.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Langsung Tidur Setelah Nonton Film Horor Tanda Psikopat? Penjelasan Psikologi Ini Bikin Kaget .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!