Dobrak Batas Mode! Duran Lantink Pukau Paris Couture Week Lewat Debut Teatrikal Bersama Jean Paul Gaultier
Ket. Dobrak Batas Mode! Duran Lantink Pukau Paris Couture Week Lewat Debut Teatrikal Bersama Jean Paul Gaultier
Doc: Istimewa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Panggung bergengsi Paris Couture Week Autumn/Winter 2026 resmi ditutup dengan sebuah kejutan besar yang megah.
Desainer visioner asal Belanda, Duran Lantink, sukses melakoni debut koleksi couture pertamanya sebagai desainer tamu untuk rumah mode legendaris asal Prancis, Jean Paul Gaultier (JPG).
Kolaborasi ini langsung menjadi buah bibir di kalangan pengamat mode dunia.
Pasalnya, Lantink berhasil menyajikan sebuah pertunjukan yang tidak hanya mewah, tetapi juga penuh dengan elemen teatrikal dan surealisme tingkat tinggi yang menjadi ciri khasnya, sekaligus menghormati warisan estetika provokatif milik Jean Paul Gaultier.
Masterclass dalam Fesyen Surealis
Pertunjukan catwalk untuk koleksi AW26 ini digambarkan para kritikus sebagai sebuah "masterclass dalam fesyen surealis".
Duran Lantink, yang dikenal luas lewat pendekatan desainnya yang gemar mendekonstruksi pakaian dan ramah lingkungan, membawa visi baru yang sangat segar ke dalam ranah haute couture.
Dalam koleksi ini, Lantink bermain-main secara ekstrem dengan proporsi tubuh manusia melalui busana. Beberapa sorotan utama dari koleksi ini meliputi:
Rekomendasi juga buat kamu:
-
Erupsi Kain Tulle: Gaun-gaun megah yang menampilkan ledakan volume dari kain tulle, menciptakan ilusi visual yang dramatis dan mengambang di atas panggung.
-
Siluet yang Dilebih-lebihkan (Exaggerated Silhouettes): Potongan busana dengan struktur bahu yang sangat lebar, pinggul yang bervolume ekstrem, hingga permainan bentuk asimetris yang mendobrak pakem busana konvensional.
-
Sentuhan Teatrikal Gaultier: Lantink tetap menyisipkan DNA klasik JPG, seperti elemen korset dan eksplorasi bentuk tubuh, namun dikemas dalam narasi modern yang lebih berani dan abstrak.
Estetika Unik Duran Lantink
Sejak Jean Paul Gaultier memutuskan pensiun dari panggung catwalk pada tahun 2020, rumah mode ini secara rutin mengundang desainer muda berbakat dunia untuk menafsirkan ulang arsip mode mereka setiap musimnya.
Penunjukan Duran Lantink untuk musim AW26 dinilai sebagai langkah yang sangat tepat. Lantink berhasil membuktikan bahwa haute couture tidak selalu harus kaku dan glamor secara tradisional, melainkan bisa menjadi medium seni yang jenaka, teatrikal, sekaligus penuh distorsi yang indah.
Melalui koleksi penutup di Paris Couture Week ini, Duran Lantink tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai salah satu desainer kontemporer paling berpengaruh saat ini, tetapi juga memberikan akhir yang sempurna dan tak terlupakan bagi pekan mode paling bergengsi di dunia tersebut.
Bagaimana Pendapat Cantiks? Perpaduan antara drama tulle dan siluet surealis dari Duran Lantink x Jean Paul Gaultier ini disebut-sebut sebagai salah satu koleksi couture terbaik di tahun 2026. Apakah Anda menyukai arah baru yang penuh fantasi ini?
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dobrak Batas Mode! Duran Lantink Pukau Paris Couture Week Lewat Debut Teatrikal Bersama Jean Paul Gaultier .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!