Khawatir Sulit Hamil, Jennifer Coppen Sampai Konsultasi Dokter Soal Kesuburan

Ket. Jennifer Coppen khawatirkan soal kesuburan dan kehamilan

Doc: Instagram/@jenniferhubner

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Setelah sebelumnya menjalani kehamilan yang terjadi tanpa perencanaan, Jennifer Coppen kini mengaku berada di situasi yang sangat berbeda.

Aktris muda tersebut mengatakan dirinya justru mulai memikirkan bagaimana cara agar bisa kembali hamil ketika sudah benar-benar siap menambah momongan.

Dalam sebuah perbincangan santai, Jennifer mengungkapkan bahwa proses memiliki anak ternyata tidak sesederhana yang selama ini ia bayangkan.

Pengalaman hamil pertama membuatnya sempat berpikir bahwa kehamilan bisa datang dengan mudah. Namun, ketika mulai mempelajari program kehamilan, ia menyadari banyak faktor yang perlu dipahami.

Jennifer bahkan mengaku sempat berkonsultasi dengan dokter karena merasa khawatir akan mengalami kesulitan untuk hamil. Kekhawatiran itu muncul bukan tanpa alasan.

Menurutnya, sang ibu memiliki riwayat sulit mendapatkan kehamilan, sehingga ia takut kondisi serupa juga bisa dialaminya.

"Mamaku itu ada riwayat susah hamil," ungkap Jennifer saat menceritakan alasan dirinya memutuskan mencari informasi lebih lanjut kepada tenaga medis.

Meski belum dinyatakan mengalami gangguan kesuburan, Jennifer merasa lebih tenang setelah berkonsultasi langsung dengan dokter.

Ia juga mulai memahami bahwa setiap perempuan memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda, sehingga peluang untuk hamil pun tidak bisa disamakan.

Selain berkonsultasi, Jennifer mengaku kini rajin mempelajari siklus menstruasi dan masa subur. Ia memanfaatkan aplikasi di ponsel untuk membantu memantau jadwal ovulasi agar lebih memahami kondisi tubuhnya sendiri.

Menurutnya, teknologi cukup membantu memberikan gambaran mengenai waktu yang memiliki peluang lebih besar untuk terjadinya kehamilan.

Meski demikian, Jennifer tidak ingin terlalu membebani dirinya sendiri. Ia menyadari bahwa kehamilan tidak bisa dipaksakan dan ada banyak faktor yang berada di luar kendali manusia.

Karena itu, ia memilih menjalani semuanya dengan santai tanpa memberikan tekanan berlebihan pada diri sendiri maupun pasangannya.

Jennifer juga mengenang kehamilan pertamanya yang terjadi tanpa direncanakan dan menjadi salah satu momen yang mengubah hidupnya.

Saat itu, ia mengandung putrinya, Kamari, di luar pernikahan. Pengalaman tersebut sempat mengejutkan, tetapi pada akhirnya menjadi awal perjalanan baru yang membuatnya bertumbuh sebagai seorang ibu.

Kini, dengan pengalaman yang lebih matang, Jennifer memiliki pandangan berbeda mengenai kehadiran anak. Ia ingin mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik, mulai dari kondisi kesehatan hingga kesiapan mental dan keluarga.

Walaupun sudah mulai mempelajari berbagai cara untuk meningkatkan peluang kehamilan, Jennifer memilih menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

Baginya, usaha tetap penting dilakukan, tetapi waktu terbaik untuk memiliki anak kedua adalah saat Tuhan mengizinkannya.

"Aku sekarang belajar soal masa subur lewat aplikasi, tapi pada akhirnya aku pasrah saja. Kapan dikasih anak lagi sama Tuhan, ya aku terima," ungkap Jennifer.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN