Ingin Liburan ke Eropa? Waspada Gelombang Panas Ekstrem di 10 Negara, Suhu Tembus 43 Derajat Celsius
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Traveler yang berencana menghabiskan liburan musim panas di Eropa sebaiknya meningkatkan kewaspadaan. Gelombang panas ekstrem kini tengah menyapu sejumlah negara di Benua Biru dengan suhu yang memecahkan rekor sejarah. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan, gangguan kesehatan, hingga memakan korban jiwa.
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), suhu di beberapa wilayah Eropa bahkan mencapai 43 derajat Celsius, menjadikan gelombang panas kali ini sebagai salah satu yang paling parah dalam beberapa dekade terakhir.
Berikut KUCANTIK.COM rangkumkan daftar negara yang terdampak cuaca panas ekstrem.
Jerman Pecahkan Rekor Suhu Beruntun
Jerman menjadi salah satu negara yang mengalami lonjakan suhu paling signifikan. Dalam tiga hari berturut-turut, negara tersebut mencatat rekor temperatur baru.
Kota Coschen yang berada di dekat perbatasan Polandia mencatat suhu mencapai 41,7 derajat Celsius pada 28 Juni. Sebanyak 252 stasiun cuaca melaporkan rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah pengamatan, sementara 46 stasiun lainnya mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius.
Tak hanya siang hari yang terasa menyengat, suhu malam pun menjadi perhatian. Sebuah stasiun cuaca di Sachsen Timur mencatat suhu minimum malam hari mencapai 29,4 derajat Celsius. Dinas Meteorologi Jerman (DWD) bahkan menyebut fenomena ini sebagai peristiwa bersejarah.
Hungaria, Polandia, dan Republik Ceko Ikut Dilanda Panas
Gelombang panas juga meluas ke Eropa Tengah.
Hungaria mencatat suhu 40,7 derajat Celsius di kawasan dekat Budapest, sekaligus menjadi rekor tertinggi untuk bulan Juni. Prakiraan cuaca menunjukkan suhu panas diperkirakan masih akan berlanjut.
Polandia juga memecahkan rekor nasional dengan suhu mencapai 40,5 derajat Celsius. Kondisi serupa terjadi di Republik Ceko yang turut mengalami temperatur tertinggi sepanjang sejarah pengamatan.
Austria Sentuh 40 Derajat Celsius
Austria tak luput dari dampak cuaca ekstrem. Kota Wina mencatat suhu hingga 40 derajat Celsius, memecahkan rekor suhu bulan Juni.
Lembaga Geosphere Austria bahkan menetapkan Peringatan Merah (Red Alert) karena panas ekstrem diperkirakan masih berlangsung dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Inggris Alami Gelombang Panas Bersejarah
Inggris juga mengalami salah satu periode terpanas dalam sejarah modern.
Wilayah selatan negara itu mencatat suhu mencapai 37,3 derajat Celsius, sekaligus memecahkan rekor suhu bulan Juni selama tiga hari berturut-turut.
Badan Meteorologi Inggris (Met Office) mengeluarkan Red Warning untuk cuaca panas ekstrem selama tiga hari berturut-turut. Ini merupakan pertama kalinya sejak sistem peringatan cuaca diberlakukan.
Belanda, Denmark, dan Swiss Catat Rekor Baru
Belanda mengeluarkan peringatan merah di delapan provinsi setelah suhu melonjak hingga 39,4 derajat Celsius, menjadi rekor nasional untuk bulan Juni.
Sementara itu, Denmark mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah sebesar 37 derajat Celsius, mematahkan rekor yang bertahan sejak 1975.
Swiss juga mencatat rekor baru dengan suhu 39 derajat Celsius di Kota Basel.
Prancis Hadapi Panas, Kebakaran Hutan, hingga Korban Jiwa
Prancis menjadi salah satu negara yang paling terdampak.
Pada 24 Juni, negara tersebut mencatat hari terpanas dalam sejarah dengan rata-rata suhu nasional mencapai 30 derajat Celsius, melampaui rekor yang pernah terjadi pada 2003 dan 2019.
Wilayah Pulluau di bagian barat Prancis mencatat suhu hingga 43,8 derajat Celsius, sementara suhu malam hari juga mencetak rekor nasional.
Pemerintah Prancis menetapkan Peringatan Merah di 58 departemen akibat ancaman cuaca ekstrem dan meningkatnya risiko kebakaran hutan karena kekeringan.
Gelombang panas ini juga berdampak serius terhadap keselamatan masyarakat. Sedikitnya 40 orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tenggelam, yang diduga terjadi ketika mereka berusaha mencari tempat untuk mendinginkan diri dari suhu yang sangat tinggi.
Spanyol Tak Kalah Panas
Spanyol juga mengalami suhu ekstrem yang memecahkan berbagai rekor pada 23 dan 24 Juni.
Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) melaporkan banyak wilayah mencatat temperatur di atas 40 derajat Celsius. Kota Bilbao bahkan mencatat suhu mencapai 42,7 derajat Celsius, menjadi rekor tertinggi untuk bulan Juni.
Traveler Diminta Lebih Waspada
Dengan kondisi cuaca yang masih diperkirakan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, wisatawan yang hendak bepergian ke Eropa diimbau memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat.
Traveler juga disarankan membawa perlengkapan pelindung dari panas, memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas luar ruangan pada siang hari, serta mengikuti seluruh peringatan yang dikeluarkan otoritas setempat. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan di tengah salah satu gelombang panas paling ekstrem yang pernah melanda Eropa.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Ingin Liburan ke Eropa? Waspada Gelombang Panas Ekstrem di 10 Negara, Suhu Tembus 43 Derajat Celsius .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!