Terduga Pelaku Penyekapan YTR Masih Kabur, Ini Identitas dan Latar Belakang Taufik Hidayat

Selasa, 23 Jun 2026, 11:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR alias Yupi di Bandung terus menjadi perhatian publik.

Selain kondisi korban yang memprihatinkan setelah diduga mengalami penyiksaan selama bertahun-tahun, sosok Taufik Hidayat (TH), pria yang disebut sebagai terduga pelaku, juga menjadi sorotan masyarakat.

Ket. Foto: Terduga Pelaku Penyekapan YTR Masih Kabur, Ini Identitas dan Latar Belakang Taufik Hidayat — Sumber: Instagram

Nama Taufik Hidayat ramai diperbincangkan setelah polisi menetapkannya sebagai buronan dalam kasus yang dilaporkan ke Polda Jawa Barat.

Berbagai informasi mengenai identitas, pekerjaan hingga rekam jejak pria berusia 30 tahun tersebut mulai bermunculan di media sosial seiring viralnya kasus yang menimpa YTR.

Berikut sejumlah fakta mengenai sosok Taufik Hidayat yang kini menjadi perhatian publik, sebagaimana dirangkum pada Selasa, 23 Juni 2026.

1. Berasal dari Kabupaten Bandung

Berdasarkan informasi identitas yang beredar, Taufik Hidayat diketahui merupakan warga Kampung Tegalame, RT 05/RW 07, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pria tersebut lahir di Bandung pada 14 Juni 1996. Dalam data identitas yang beredar, Taufik tercatat berstatus menikah dan beragama Islam. Ia juga disebut bekerja sebagai buruh harian lepas.

Namanya mencuat setelah diduga menjadi pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR yang merupakan perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung.

2. Diduga Menjalin Hubungan dengan Korban

Menurut keterangan keluarga korban, YTR mengenal Taufik pada tahun 2023. Pertemuan keduanya disebut terjadi di sebuah konser musik. Adik korban, Syahrul Ulum, mengatakan setelah berkenalan keduanya menjalin hubungan. Bahkan, Taufik sempat datang dan berkunjung ke rumah keluarga korban.

Namun setelah itu, YTR tidak pernah kembali ke rumah dan sulit dihubungi oleh keluarganya selama bertahun-tahun. Keluarga baru mengetahui keberadaan korban pada Juni 2026 setelah YTR ditemukan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

3. Pernah Bekerja sebagai Debt Collector

Selain identitas pribadinya, latar belakang pekerjaan Taufik juga menjadi perbincangan publik. Berdasarkan informasi yang beredar, Taufik diketahui pernah bekerja sebagai debt collector eksternal pada sebuah perusahaan pembiayaan.

Fakta tersebut menjadi salah satu hal yang banyak dibahas setelah kasus ini viral di media sosial. Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai detail pekerjaan maupun riwayat karier Taufik secara lengkap.

4. Diduga Menyekap Korban Selama Tiga Tahun

Kasus ini menyita perhatian karena korban diduga mengalami penyekapan dan kekerasan fisik dalam waktu yang sangat lama.

YTR ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, infeksi berat pada kepala, kerusakan pada bagian wajah dan gangguan penglihatan permanen.

Informasi yang beredar menyebut korban diduga disekap secara berpindah-pindah di sejumlah rumah kos selama kurang lebih tiga tahun. Selama masa tersebut, korban diduga mengalami penganiayaan menggunakan benda tajam hingga menyebabkan luka berat.

5. Muncul Dugaan Korban Lain

Seiring berkembangnya kasus, muncul pengakuan dari seorang perempuan yang mengaku pernah mengalami pengalaman serupa saat berinteraksi dengan Taufik pada awal tahun 2024.

Melalui akun Instagram, perempuan tersebut mengaku sempat dibawa ke wilayah Solokan Jeruk dan berhasil selamat setelah meminta dipulangkan.

"Aku salah satu korbannya juga di tahun 2024 awal. Alhamdulillah aku selamat Kak, karena waktu itu aku langsung minta pulang," tulisnya.

Ia juga mengungkapkan pengalamannya saat berkomunikasi dengan Taufik.

"Kalo ketemu aku kaya yang ngobat, soalnya ngomongnya balelol," tulisnya.

Selain itu, tim advokat Hotman 911 juga menyebut adanya informasi mengenai dugaan korban lain yang mengalami perlakuan serupa.

"Berdasarkan informasi yang masuk ke tim Hotman 911, ada korban lain di kawasan Garut yang serupa mengalami penyiksaan oleh pelaku. Karena itu, kami berharap pihak kepolisian bergerak cepat agar pelaku bisa segera ditangkap," ujarnya.

Namun hingga kini, informasi mengenai dugaan korban lain tersebut masih dalam tahap pendalaman dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

6. Diduga Aktif di Media Sosial Saat Buron

Perhatian publik juga tertuju pada sebuah akun TikTok bernama @dudajelek351 yang disebut-sebut terkait dengan Taufik Hidayat. Akun tersebut memiliki puluhan ribu pengikut dan menjadi sasaran komentar netizen setelah identitas terduga pelaku viral.

Sejumlah warganet mengaku komentarnya dihapus, sehingga muncul dugaan bahwa pemilik akun masih aktif menggunakan media sosial.

“Dia lagi aktif woyy,” kata salah satu netizen.

“2x komenku dihapus,” ungkap seorang netizen.

“Komenku juga dihapus semua wkwk,” ujar netizen lain.

“Komen gue di hapus sama DPO ini,” tulis seorang netizen.

“Aktif woy tiktok nya, baru saja komen langsung disembunyikan,” komentar netizen lainnya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari kepolisian yang memastikan keterkaitan akun tersebut dengan Taufik Hidayat.

7. Masih Diburu Polisi

Polda Jawa Barat hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap Taufik Hidayat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan pelaku sempat hampir ditangkap setelah polisi memetakan pergerakannya. Namun, Taufik berhasil melarikan diri sebelum penggerebekan dilakukan.

“Dia suka berpindah-pindah dan hampir beberapa waktu lalu bisa kami gerebek tapi pelaku mampu kabur,” kata Hendra.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat dengan nomor LP/B/1145/VI/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT.

Polisi masih mendalami seluruh fakta yang terungkap sembari melanjutkan pencarian terhadap terduga pelaku. Perkembangan penyelidikan kasus ini terus menjadi perhatian publik, terutama terkait upaya penangkapan pelaku dan pengungkapan kemungkinan adanya korban lain.

  • Taufik Hidayat Bandung
  • Pelaku Penyekapan YTR

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.