Berharta Rp19,6 Triliun, Ini 6 Jaringan Bisnis Terbesar Milik Lionel Messi dari Hotel hingga Startup AI
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pesepak bola asal Argentina, Lionel Messi, kembali menorehkan prestasi gemilang, namun kali ini bukan dari atas lapangan hijau melainkan dari sektor finansial.
Berdasarkan laporan terbaru dari majalah finansial terkemuka Forbes per Juni 2026, kapten timnas Argentina tersebut secara resmi telah masuk ke dalam jajaran miliarder dunia.
Total kekayaan bersih pemain berjuluk La Pulga ini diperkirakan telah menyentuh angka 1,1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp19,6 triliun.
Angka fantastis tersebut tidak hanya bersumber dari gaji tinggi sebagai pesepak bola profesional dan kontrak kerja sama jangka panjang dengan berbagai sponsor global, melainkan juga berkat kejeliannya dalam mengelola aset.
Daftar Kerajaan Bisnis Global Milik Lionel Messi
Sebagai investor yang jeli, Messi melakukan diversifikasi aset yang sangat luas, mulai dari properti mewah hingga investasi teknologi mutakhir:
1. Perhotelan Mewah (MiM Hotels)
Sektor: Hospitality Premium
Sejak tahun 2017, Messi telah memiliki jaringan hotel butik premium bernama MiM Hotels. Saat ini, terdapat enam hotel butik yang berlokasi di destinasi wisata elite Eropa, mencakup Sitges, Ibiza, Mallorca, Baqueira Beret, Sotogrande (Spanyol), dan Andorra.
Uniknya, setiap hotel menyediakan fasilitas kamar super mewah bernama "Messi Suite" dan seluruh operasionalnya menerapkan konsep ramah lingkungan yang ketat.
Rekomendasi juga buat kamu:
2. Industri Minuman Hidrasi (FMCG)
Sektor: Fast-Moving Consumer Goods (FMCG)
Messi ikut merambah bisnis minuman fungsional dengan meluncurkan merek minuman elektrolit khusus untuk para atlet dan pencinta olahraga.
Meskipun tergolong baru, produk minuman milik peraih Ballon d'Or terbanyak ini diproyeksikan mampu bersaing ketat dengan jajaran merek minuman hidrasi raksasa yang sudah lebih dulu mendominasi pasar global.
3. Modal Ventura (Play Time Sport-Tech)
Sektor: Investasi & Teknologi
Pada tahun 2022, Messi resmi mendirikan perusahaan investasi modal ventura (venture capital) yang berbasis di Silicon Valley, tepatnya di San Francisco, California.
Perusahaan bernama Play Time Sport-Tech ini berfokus pada pendanaan tahap awal (stage-agnostic) untuk perusahaan-perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang kolaborasi antara olahraga, teknologi, dan media digital.
4. Rumah Produksi & Media (525 Rosario)
Sektor: Industri Kreatif & Hiburan
Mengabadikan nama kota kelahirannya, Messi mendirikan studio konten global bernama 525 Rosario. Perusahaan media ini fokus memproduksi tayangan hiburan ramah keluarga, film layar lebar premium, program televisi, hak siar langsung pertandingan olahraga, hingga pembuatan konten iklan komersial berskala besar untuk atlet-atlet dunia.
5. Lini Busana Mode (The Messi Store)
Sektor: Ritel & Fashion
Didirikan pada tahun 2019, The Messi Store menawarkan pilihan pakaian kasual dengan sentuhan sporty yang modis. Demi menjamin kualitas desainnya, Lionel Messi menggandeng Ginni Hilfiger, adik kandung dari desainer legendaris dunia, Tommy Hilfiger, untuk menjabat sebagai Direktur Kreatif di lini busananya tersebut.
6. Kuliner & Jaringan Waralaba (El Club de la Milanesa)
Sektor: Makanan dan Minuman (Food & Beverage)
Langkah diversifikasi aset Messi juga menyentuh industri kuliner dengan membeli sebagian besar saham kepemilikan di El Club de la Milanesa. Jaringan restoran waralaba ini merupakan salah satu kuliner paling populer di Argentina yang menyajikan makanan tradisional setempat dan kini telah memiliki puluhan cabang yang tersebar luas.
Keberhasilan Lionel Messi menembus jajaran miliarder dunia membuktikan bahwa dirinya tidak hanya piawai mengolah si kulit bundar, tetapi juga cerdas dalam mengeksekusi strategi bisnis jangka panjang.
Melalui diversifikasi portofolio yang matif di bidang perhotelan, modal ventura, teknologi, hingga industri kreatif, ia berhasil membangun fondasi finansial yang sangat kokoh bahkan ketika kelak memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola.
Pola investasi terukur yang ia terapkan bersama para ahli di bidangnya bisa menjadi inspirasi besar bagi para atlet muda lainnya dalam mengelola kekayaan di usia produktif.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Berharta Rp19,6 Triliun, Ini 6 Jaringan Bisnis Terbesar Milik Lionel Messi dari Hotel hingga Startup AI .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!