Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Kian Memanas, Momen Giorgio Antonio Dipanggil Daddy Disorot!

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi perhatian publik.

Kali ini, polemik muncul setelah beredarnya video yang memperlihatkan anak-anak mereka memanggil Giorgio Antonio, yang disebut sebagai kekasih Sarwendah, dengan sebutan “Daddy Gio”.

Video tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat dan akhirnya mendapat respons langsung dari Ruben.

Melalui unggahan di media sosial, Ruben menyampaikan keberatannya terhadap penggunaan panggilan tersebut.

Menurutnya, situasi itu berpotensi menimbulkan kebingungan bagi anak-anak mengenai sosok ayah dalam kehidupan mereka.

Ruben menegaskan bahwa dirinya masih hadir dan menjalankan peran sebagai ayah kandung bagi anak-anaknya.

Dalam pernyataannya, Ruben menekankan bahwa persoalan mengenai panggilan kepada figur orang tua tidak bisa dianggap sepele.

Ia menilai anak-anak perlu mendapatkan pemahaman yang tepat agar tidak muncul kesalahpahaman mengenai hubungan keluarga yang sebenarnya.

“Apabila nanti sudah menikah secara resmi dan memang diperlukan bantuan saya untuk menjelaskan kepada anak saya mengenai panggilan yang diinginkan, saya akan membantu dengan ikhlas untuk menjelaskan ke anak saya,” tulis Ruben.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ruben tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian dalam hubungan keluarga di masa mendatang.

Namun, ia menegaskan bahwa hal itu sebaiknya dilakukan pada waktu yang tepat dan dalam kondisi yang jelas, terutama jika Sarwendah dan Giorgio Antonio telah memiliki ikatan pernikahan resmi.

Ruben juga mengingatkan agar tidak dibangun pemahaman seolah-olah sosok ayah sudah tidak lagi hadir dalam kehidupan anak-anak.

Baginya, status perceraian tidak menghilangkan tanggung jawab maupun kedekatan emosional seorang ayah terhadap buah hati mereka.

Karena itu, ia berharap semua pihak dapat lebih berhati-hati dalam menyikapi persoalan yang berkaitan dengan identitas dan peran orang tua.

Di sisi lain, polemik ini kembali menyoroti tantangan yang sering muncul dalam keluarga yang mengalami perubahan struktur setelah perceraian.

Kehadiran pasangan baru dalam kehidupan salah satu orang tua memang kerap membutuhkan proses adaptasi, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Dalam situasi seperti itu, komunikasi yang baik dan kesepakatan antara kedua orang tua menjadi faktor penting untuk menjaga kenyamanan psikologis anak.

Hingga kini, perhatian publik masih tertuju pada dinamika hubungan Ruben, Sarwendah, dan Giorgio Antonio.

Meski perbedaan pandangan kembali mencuat ke ruang publik, Ruben menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada kepentingan dan kesejahteraan anak-anak.

Ia berharap setiap keputusan yang diambil terkait peran orang tua dapat dipertimbangkan secara matang, sehingga tidak menimbulkan kebingungan maupun dampak emosional bagi anak-anak di kemudian hari.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN