5 Tips Menaikkan Berat Badan Anak dengan Cepat dan Aman dalam Satu Minggu

Ket. Ibu dan Anak

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Banyak orang tua merasa khawatir ketika berat badan anak sulit naik. Pasalnya, anak yang terlalu kurus sering terlihat lebih lemas, mudah sakit, dan kurang aktif saat beraktivitas.

Kondisi tersebut sebenarnya berkaitan erat dengan kebutuhan dasar tubuh anak yang belum terpenuhi secara optimal. Sebagaimana diketahui, pertumbuhan yang baik membutuhkan asupan kalori dan nutrisi yang cukup setiap hari, terutama pada masa balita hingga usia sekolah.

Menurut panduan Kementerian Kesehatan RI, anak dengan berat badan kurang dapat dibantu dengan peningkatan asupan kalori harian secara bertahap, sekitar 500 kkal tambahan per hari, tanpa mengabaikan kualitas makanan yang dikonsumsi.

Perubahan dalam satu minggu memang belum terlihat signifikan, tetapi pola makan yang tepat dan dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak awal yang positif bagi pertumbuhan anak.

Berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan di rumah untuk membantu menaikkan berat badan anak secara sehat dan tetap aman. Namun, setiap anak memiliki kondisi yang berbeda, sehingga konsultasi dengan dokter anak tetap diperlukan agar tidak ada masalah kesehatan yang terlewat.

1. Tingkatkan frekuensi makan menjadi 3 kali utama plus 2–3 camilan bergizi

Anak yang kurus biasanya cepat kenyang atau nafsu makannya rendah. Karena itu, orang tua disarankan memberikan makan utama tiga kali sehari dan menyisipkan camilan tinggi kalori di sela-sela waktu makan, misalnya dua jam setelah sarapan atau sebelum tidur siang.

Contoh camilan bisa berupa pisang dengan selai kacang, yogurt full fat, atau roti tawar dengan olesan mentega dan keju.

Cara ini membantu total kalori harian meningkat tanpa harus memaksa porsi besar dalam satu kali makan. Menurut Kemenkes, pola ini efektif untuk anak usia 2–8 tahun yang membutuhkan tambahan energi.

2. Tambahkan lemak sehat ke setiap makanan

Lemak sehat merupakan cara paling mudah untuk meningkatkan asupan kalori anak.

Tambahkan minyak zaitun, minyak kelapa, atau mentega ke nasi, sayur, atau sup. Bisa juga menambahkan alpukat ke smoothie atau oatmeal dengan susu full cream, bukan air.

Satu sendok makan minyak zaitun saja dapat menambah sekitar 120 kkal. Lemak sehat ini juga membantu penyerapan vitamin serta menjaga kesehatan kulit anak.

3. Pilih makanan tinggi kalori dan protein seperti telur, daging, dan ikan

Berikan telur rebus atau goreng setiap pagi, tambahkan daging ayam atau sapi pada menu makan siang, serta ikan seperti salmon atau tuna dua kali dalam seminggu.

Protein tersebut tidak hanya membantu kenaikan berat badan, tetapi juga membangun massa otot dan jaringan tubuh.

Daging dan ikan juga mengandung zat besi yang sering kurang pada anak dengan berat badan rendah. Sajikan dalam porsi kecil namun lebih sering agar anak tidak mudah bosan.

4. Berikan minuman berkalori tinggi seperti susu, smoothie, atau yogurt

Sesekali, air putih dapat diganti dengan susu full cream, smoothie buah campur yogurt, atau jus alpukat dengan tambahan madu. Satu gelas susu segar diketahui dapat menambah sekitar 150–200 kkal sekaligus menyediakan protein dan kalsium.

Namun, hindari minuman manis berlebihan atau junk food karena kalorinya tidak berkualitas dan tidak mendukung pertumbuhan sehat.

5. Pastikan anak tidur cukup dan istirahat optimal

Tidur malam yang cukup sangat penting untuk mendukung kerja hormon pertumbuhan secara maksimal.

Anak balita membutuhkan sekitar 11–14 jam tidur setiap hari, termasuk tidur siang. Jika kurang tidur, nafsu makan dapat menurun sehingga berat badan semakin sulit naik.

Orang tua disarankan membuat rutinitas tidur malam yang tenang serta membatasi penggunaan gadget setidaknya satu jam sebelum tidur.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN