ISLAMABAD, KUCANTIK.COM – Hanya berlangsung satu hari, perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Kegagalan pembicaraan yang telah berlangsung hingga Minggu (12/4) itu mengancam gencatan senjata yang rapuh.
Masing-masing pihak menyalahkan pihak lain atas kegagalan negosiasi selama 21 jam untuk mengakhiri pertempuran yang telah menewaskan ribuan orang dan membuat harga minyak global melonjak sejak dimulai lebih dari enam minggu lalu.
“Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan, dan menurut saya itu adalah kabar buruk bagi Iran lebih dari sekadar kabar buruk bagi Amerika Serikat,” kata Wakil Presiden AS, JD. Vance yang menjadi pimpinan delegasi AS kepada wartawan sesaat sebelum dia meninggalkan Islamabad.
“Jadi kita kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan. Kami telah memperjelas garis merah kami,” jelasnya.
Delegasi AS dan Iran telah meninggalkan Islamabad untuk kembali ke negara masing-masing. Vance mengatakan Iran telah memilih untuk tidak menerima persyaratan Amerika, termasuk untuk tidak membuat senjata nuklir.
“Kita perlu melihat komitmen afirmatif bahwa mereka tidak akan mencari senjata nuklir, dan mereka tidak akan mencari alat yang memungkinkan mereka dengan cepat mencapai senjata nuklir. Itu adalah tujuan inti presiden Amerika Serikat, dan itulah yang telah kami coba capai melalui negosiasi ini,” kata Vance.
Pembicaraan di Islamabad adalah pertemuan langsung AS-Iran pertama dalam lebih dari satu dekade dan diskusi tingkat tertinggi sejak Revolusi Islam 1979.
Kantor berita semi-resmi Iran Tasnim mengatakan “tuntutan AS yang berlebihan telah menghambat tercapainya kesepakatan. Outlet media Iran lainnya mengatakan ada kesepakatan mengenai sejumlah masalah, tetapi bahwa Selat Hormuz dan program nuklir Iran adalah poin utama perbedaan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pada Minggu bahwa “wajar” jika tidak tercapai kesepakatan dengan AS hanya dalam satu hari perundingan di Islamabad.
Ketika berbicara kepada televisi pemerintah Iran, Baqaei mengatakan ada tingkat ketidakpercayaan yang mendalam setelah konflik baru-baru ini. Dia pun menggambarkan pembicaraan berlangsung dalam suasana yang tidak hanya dipenuhi ketidakpercayaan, tetapi juga kecurigaan setelah perang selama 40 hari.
Rekomendasi juga buat kamu:
“Pembicaraan ini diadakan dalam suasana yang didominasi bukan hanya oleh ketidakpercayaan, tetapi juga oleh keraguan dan kecurigaan, setelah perang 40 hari yang untuk kedua kalinya dalam sembilan bulan dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel,” katanya.
“Oleh karena itu, wajar jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dalam satu pertemuan. Bagaimanapun, tidak ada yang memiliki ekspektasi seperti itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Baqaei juga menyoroti kompleksitas agenda, dengan mencatat bahwa isu-isu terkait Selat Hormuz dan dinamika kawasan yang lebih luas membuat diskusi menjadi semakin sulit.
Meskipun beberapa kemajuan telah dicapai dalam sejumlah isu, perbedaan pendapat pada dua atau tiga poin kunci, menghalangi tercapainya kesepakatan dengan Washington, tambah pejabat tersebut.
Ia tidak mengklarifikasi apakah akan ada putaran perundingan lanjutan.
Secara terpisah, ia mengatakan di platform media sosial X milik AS: “Dalam 24 jam terakhir, diskusi telah dilakukan mengenai berbagai dimensi topik utama negosiasi, termasuk Selat Hormuz, isu nuklir, reparasi perang, pencabutan sanksi, serta penghentian total perang terhadap Iran dan di kawasan.”
“Keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, menahan diri dari tuntutan tidak mengajukan tuntutan berlebihan dan permintaan yang melanggar hukum, serta menerima hak dan kepentingan sah Iran,” tambahnya.
Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah pembicaraan bahwa para pihak harus terus menjunjung tinggi komitmen mereka terhadap gencatan senjata“.
Menteri Kabinet Keamanan Israel, Zeev Elkin mengatakan kepada Radio Angkatan Darat bahwa lebih banyak pembicaraan masih merupakan pilihan, namun memperingatkan: “Iran sedang bermain api.”Ant/ST/SB/E-9
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Berunding Hanya Sehari, Wajar AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!