Ayah Korban Penyekapan Ungkap Kondisi Pilu Putrinya, Temukan Belatung di Luka Kepala hingga Sedot Nanah demi Kurangi Rasa Sakit

Ket. Pengakuan mengejutkan ayah korban YTR

Doc: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah memilukan dialami YTR, korban dugaan penyekapan dan penganiayaan yang akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Sang ayah, Irin, mengungkap perjuangan berat yang dilaluinya saat merawat putrinya setelah berhasil diselamatkan.

Cerita tersebut disampaikan Irin saat bertemu dengan Dedi Mulyadi. Di hadapan gubernur, ia menceritakan bagaimana kondisi YTR saat pertama kali berada di rumah begitu memprihatinkan, terutama pada bagian kepala yang mengalami luka serius dan infeksi.

Menurut Irin, dirinya berusaha membersihkan luka di kepala putrinya secara perlahan agar dapat mengetahui letak luka yang sebenarnya.

Namun, saat membersihkan bagian tersebut, ia dikejutkan dengan temuan yang membuat hatinya hancur.

"Pertama saya bersihin kepala, saya bilang bersihin saja kepalanya biar ketemu di mana lukanya. Saya bersihin pelan-pelan semuanya. Keluar belatungnya," ungkap Irin.

Tidak hanya menemukan belatung di area luka, Irin juga mendapati bagian belakang kepala putrinya dipenuhi nanah akibat infeksi yang cukup parah.

Demi mengurangi rasa sakit yang dirasakan YTR, ia bahkan melakukan tindakan yang tidak pernah dibayangkannya sebelumnya.

Dengan penuh kasih sayang sebagai seorang ayah, Irin mengaku menyedot nanah dari luka kepala putrinya menggunakan mulut.

Cara tersebut dipilih karena ia ingin membersihkan luka secara perlahan tanpa menambah rasa sakit yang dialami YTR.

"Bahkan di sini, belakang kepala, nanah semua. Nanahnya saya sedot pakai mulut saya," tuturnya.

"Saya lakukan supaya dia nyaman, tidak terlalu sakit," sambungnya.

Pengakuan tersebut menggambarkan besarnya perjuangan seorang ayah dalam merawat anaknya di tengah kondisi yang sangat memprihatinkan.

Meski harus menghadapi luka yang penuh infeksi, Irin tetap berusaha memberikan perawatan semampunya sambil menunggu penanganan medis lebih lanjut.

Beruntung, setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, kondisi YTR kini mulai menunjukkan perkembangan positif.

Tim medis menyebut infeksi yang sebelumnya menjadi perhatian utama berangsur mereda sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal.

Seiring membaiknya kondisi kesehatan korban, dokter mulai menyusun rencana penanganan lanjutan.

Salah satu tindakan yang akan dilakukan adalah operasi rekonstruksi wajah yang dijadwalkan secara bertahap.

Langkah tersebut diperlukan untuk memperbaiki kerusakan pada bagian wajah akibat luka yang diderita korban.

Namun, tim medis menegaskan bahwa operasi baru dapat dilakukan setelah infeksi benar-benar terkendali agar risiko komplikasi dapat diminimalkan.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN