Sudah Pakai Deodoran Tapi Tetap Bau Badan? Ini 5 Penyebab yang Jarang Disadari!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pada dasarnya, keringat sebenarnya tidak berbau. Aroma tidak sedap muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri di permukaan kulit. Menurut ahli seperti Danielle Raynor, pendiri brand bodycare Lavanila, perubahan bakteri di kulit bisa memengaruhi aroma tubuh. Hal serupa juga disampaikan Dr. Zenovia, perubahan kondisi kulit dapat membuat deodoran yang dulu efektif menjadi kurang bekerja.
Nah, berikut ini 5 penyebab utama kenapa deodoran terasa tidak lagi ampuh!
1. Memakai Deodoran Saat Ketiak Masih Basah
Kebiasaan langsung memakai deodoran setelah mandi ternyata bisa jadi kesalahan besar. Ketiak yang masih basah akan membuat produk sulit menempel dengan sempurna di kulit. Air menciptakan lapisan yang menghalangi penyerapan, sehingga deodoran mudah hilang dan tidak bekerja maksimal.
Solusi: Pastikan ketiak benar-benar kering sebelum mengaplikasikan deodoran.
2. Cara Penggunaan yang Kurang Tepat
Menggunakan deodoran ternyata ada tekniknya. Mengoles secara asal atau terlalu sedikit bisa membuat hasilnya tidak optimal.
Menurut Ira Kaganovsky Green, CEO Free Brands, idealnya deodoran diaplikasikan sekitar 3–4 kali olesan, lalu biarkan menyatu dengan suhu tubuh. Namun, penggunaan berlebihan juga tidak disarankan karena justru bisa menempel di pakaian, bukan di kulit.
3. Terlalu Lama Menggunakan Produk yang Sama
Jika deodoran yang biasa kamu pakai tiba-tiba tidak efektif, bisa jadi tubuhmu sudah beradaptasi. Kondisi tubuh yang terus berubah membuat kebutuhan kulit juga ikut berubah.
Sesekali mencoba jenis lain, seperti dari spray ke roll-on atau stick, bisa membantu menemukan formula yang lebih cocok.
4. Stres Berlebihan
Stres bukan hanya berdampak pada pikiran, tapi juga tubuh. Saat stres, tubuh memproduksi lebih banyak keringat, terutama dari kelenjar tertentu yang menghasilkan keringat lebih “kaya nutrisi” bagi bakteri.
Akibatnya, bau badan bisa jadi lebih kuat dan menyengat dibanding biasanya.
5. Perubahan Pola Makan
Apa yang kamu makan ternyata ikut memengaruhi aroma tubuh. Makanan tertentu dapat mengubah keseimbangan mikrobioma kulit, yaitu bakteri baik yang hidup di permukaan kulit. Ketika keseimbangan ini terganggu, bau badan pun bisa berubah. Dalam kondisi ini, mengganti deodoran mungkin diperlukan agar sesuai dengan kondisi tubuh terbaru.
Pada akhirnya, masalah bau badan bukan sekadar soal deodoran. Gaya hidup, kondisi tubuh, hingga kebiasaan sehari-hari punya peran besar. Dengan memahami penyebabnya, kamu bisa menemukan solusi yang lebih tepat dan kembali percaya diri sepanjang hari.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Sudah Pakai Deodoran Tapi Tetap Bau Badan? Ini 5 Penyebab yang Jarang Disadari! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!