Cinta Berujung Maut: Cucu Mpok Nori Tewas Diduga Dibunuh Mantan Suami Asal Irak

Ket. ilustrasi pembunuhan

Doc: Freepik.com

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Peristiwa tragis mengguncang warga Jakarta Timur setelah seorang perempuan berinisial DA, yang diketahui merupakan cucu dari mendiang seniman Betawi legendaris Mpok Nori, ditemukan tewas di kontrakannya di kawasan Bambu Apus Cipayung pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Kabar ini segera menyebar dan menimbulkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat yang mengenal latar belakang korban.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh seorang pria berinisial FD, warga negara asing asal Irak yang diketahui merupakan mantan suaminya.

Hubungan keduanya dikabarkan baru berakhir sekitar satu bulan sebelum kejadian tragis tersebut. Namun, perpisahan itu rupanya tidak diterima dengan baik oleh pelaku.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Alfian Nurrizal, mengungkapkan bahwa motif pembunuhan diduga kuat dilatarbelakangi oleh penolakan pelaku terhadap keinginan korban untuk mengakhiri hubungan.

Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa korban berusaha untuk berpisah, namun pelaku tidak bersedia menerima keputusan tersebut.

“Korban ingin pisah hubungannya dengan tersangka, namun tersangka tidak mau,” ujar Alfian dalam keterangannya kepada media.

Kejadian ini menyoroti kembali bahaya konflik dalam hubungan personal yang tidak terselesaikan dengan baik. Dalam banyak kasus, ketidakmampuan salah satu pihak untuk menerima perpisahan dapat berujung pada tindakan ekstrem, bahkan kekerasan yang berakibat fatal.

Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh tim dari Polda Metro Jaya. FD ditangkap pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB saat berada di ruas tol arah Merak.

Penangkapan ini dilakukan kurang dari 12 jam setelah kejadian, menunjukkan respons cepat dari aparat kepolisian dalam menangani kasus ini.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami kronologi serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindakan tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi guna memperkuat proses hukum yang akan dijalani pelaku.

Kematian DA menjadi pukulan berat bagi keluarga, terutama mengingat statusnya sebagai bagian dari keluarga seniman Betawi yang cukup dikenal. Kepergian korban dengan cara tragis ini menyisakan duka sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya penyelesaian konflik secara sehat dan aman.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, sekaligus menambah daftar panjang tindak kekerasan dalam hubungan pribadi yang berujung fatal. Aparat penegak hukum diharapkan dapat menuntaskan kasus ini secara transparan dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN