Dari Garut ke Panggung Dunia: Deretan Prestasi dan Pencapaian Voice of Baceprot
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Voice of Baceprot semakin dikenal luas sebagai salah satu band metal asal Indonesia yang berhasil menembus panggung internasional.
Trio perempuan berhijab dari Garut, Jawa Barat ini tidak hanya mencuri perhatian karena identitas unik mereka, tetapi juga karena prestasi yang terus berkembang di industri musik global.
Lewat karya, tur dunia, hingga penampilan di festival bergengsi, Voice of Baceprot (VoB) membuktikan bahwa musik metal dari Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.
Popularitas band yang digawangi oleh Firdda Marsya Kurnia, Widi Rahmawati, dan Euis Siti Aisyah ini mulai melonjak ketika mereka berhasil menembus pasar musik global melalui berbagai tur internasional.
Salah satu tonggak penting terjadi pada tahun 2021 saat VoB menggelar tur Eropa bertajuk Fight, Dream, Believe. Tur ini membawa mereka tampil di berbagai kota di benua tersebut, memperkenalkan musik metal khas mereka kepada penonton dari berbagai negara.
Tur ke Berbagai Negara
Tur tersebut menjadi langkah besar dalam perjalanan karier mereka. Tidak hanya memperluas jaringan penggemar, tur Eropa juga membuka peluang baru bagi VoB untuk tampil di panggung internasional lainnya.
Energi panggung yang kuat, lirik yang penuh kritik sosial, serta karakter musik yang unik membuat penampilan mereka mendapat respons positif dari penonton maupun media internasional.
Kesuksesan di Eropa kemudian berlanjut dengan tur di Amerika Serikat bertajuk Retas: American Tour 2023. Tur ini sekaligus menjadi bagian dari promosi album debut mereka yang berjudul Retas.
Melalui rangkaian konser di berbagai kota di Amerika, Voice of Baceprot semakin memperluas pengaruhnya di pasar musik global dan memperkenalkan identitas musik metal Indonesia kepada audiens yang lebih luas.
Rekomendasi juga buat kamu:
Dapat Pengakuan Internasional
Prestasi VoB juga mendapatkan pengakuan dari berbagai lembaga internasional. Pada tahun 2021, mereka masuk dalam daftar 100 Women yang dirilis oleh BBC. Daftar ini menyoroti perempuan-perempuan inspiratif dari seluruh dunia yang memberikan dampak signifikan di bidangnya masing-masing.
Kehadiran VoB dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa kiprah mereka tidak hanya penting di dunia musik, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat.
Pengakuan internasional kembali datang pada tahun 2024 ketika Voice of Baceprot masuk dalam daftar 30 Under 30 Asia versi Forbes. Daftar bergengsi ini menampilkan tokoh muda berpengaruh dari berbagai sektor di Asia, termasuk industri kreatif dan hiburan.
Selain tur dunia dan penghargaan internasional, VoB juga tampil di sejumlah festival musik bergengsi dunia. Salah satu yang paling prestisius adalah Wacken Open Air pada 2022, festival metal terbesar di dunia yang digelar di Jerman. Penampilan mereka di panggung tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi industri musik Indonesia.
Tak hanya itu, mereka juga tampil di festival legendaris Glastonbury Festival di Inggris. Festival ini dikenal sebagai salah satu ajang musik paling prestisius di dunia yang menghadirkan musisi dari berbagai genre dan negara.
Melalui album debut Retas yang dirilis pada 2023, Voice of Baceprot semakin mempertegas identitas musikal mereka. Perpaduan musik metal dengan pesan sosial yang kuat menjadikan karya mereka tidak sekadar hiburan, tetapi juga sarana menyuarakan isu penting seperti kebebasan berekspresi, kesetaraan, dan kritik terhadap berbagai ketidakadilan sosial.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, Voice of Baceprot kini tidak hanya dikenal sebagai band metal dari Garut, tetapi juga sebagai representasi generasi muda Indonesia yang mampu membawa karya lokal ke panggung dunia. Prestasi mereka menjadi bukti bahwa musik dapat menjadi jembatan budaya sekaligus sarana perubahan sosial di tingkat global.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, Voice of Baceprot kini tidak hanya dikenal sebagai band metal dari Garut, tetapi juga sebagai representasi generasi muda Indonesia yang mampu membawa karya lokal ke panggung dunia. Prestasi mereka menjadi bukti bahwa musik dapat menjadi jembatan budaya sekaligus sarana perubahan sosial di tingkat global.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dari Garut ke Panggung Dunia: Deretan Prestasi dan Pencapaian Voice of Baceprot .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!