Sindiran Maia Estianty Viral, Pertanyakan Penjual E-Commerce Bisa Kaya Hanya Bermodal Gawai
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernyataan yang muncul dalam sebuah tulisan di laman Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendadak menjadi perbincangan di media sosial.
Kalimat yang menyebut bahwa penjual di platform e-commerce dapat meraih omzet jutaan hingga miliaran rupiah hanya dengan bermodal kuota internet dan perangkat gawai memancing beragam respons dari publik.
Salah satu yang ikut memberikan tanggapan adalah musisi dan pengusaha Maia Estianty.
Melalui unggahan di media sosial, Maia mengaku kebingungan dengan narasi tersebut. Menurutnya, kalimat yang digunakan terkesan menyederhanakan proses membangun bisnis di ranah digital.
Ia mempertanyakan bagaimana mungkin seorang penjual bisa menghasilkan omzet besar hanya dengan mengandalkan internet dan telepon genggam tanpa mempertimbangkan kebutuhan modal usaha lainnya.
“Yang bener aja nih, pedagang e-commerce bisa punya pendapatan sampai M-Man, cuma modal dari kuota internet dan perangkat gawai aja?” tulis Maia dalam komentarnya yang kemudian ramai dibagikan ulang oleh warganet.
Tak berhenti di situ, Maia juga menyampaikan sindiran yang mengundang perhatian. Ia mencontohkan kondisi seorang petugas keamanan yang bekerja di rumahnya.
Menurutnya, jika benar hanya bermodal akses internet dan ponsel seseorang bisa memperoleh penghasilan besar, maka siapa pun seharusnya memiliki peluang yang sama untuk menjadi kaya.
“Beuh security gw bisa kaya dong ya, modal wifi gratis dari rumah gw, HP jg dibeliin… trus apa yg dijual? Emang gak pake modal ???” lanjutnya.
Komentar tersebut langsung memicu diskusi panjang di kalangan pengguna media sosial. Banyak yang menilai bahwa keberhasilan bisnis e-commerce memang tidak semudah yang digambarkan dalam kalimat tersebut.
Rekomendasi juga buat kamu:
Meski teknologi membuat proses berjualan menjadi lebih mudah dan terjangkau dibandingkan membuka toko fisik, pelaku usaha tetap membutuhkan berbagai jenis modal.
Modal yang dimaksud tidak hanya berupa uang untuk membeli stok barang, tetapi juga biaya pemasaran, pengemasan, distribusi, hingga pengelolaan operasional usaha.
Bahkan bagi penjual yang menerapkan sistem dropship sekalipun, mereka tetap harus mengeluarkan tenaga, waktu, serta biaya tertentu untuk membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan penjualan.
Di sisi lain, sejumlah warganet menilai bahwa kalimat dalam tulisan tersebut mungkin dimaksudkan untuk menggambarkan kemudahan akses berbisnis di era digital, bukan untuk menghapus fakta bahwa usaha tetap memerlukan modal.
Namun, pilihan kata yang digunakan dianggap kurang tepat sehingga menimbulkan persepsi bahwa bisnis online dapat dijalankan tanpa investasi apa pun.
Perdebatan ini menunjukkan bagaimana sebuah narasi publik dapat ditafsirkan berbeda oleh masyarakat.
Komentar Maia Estianty pun menjadi salah satu suara yang mewakili pandangan banyak pelaku usaha kecil yang memahami bahwa di balik omzet besar, selalu ada proses panjang, risiko, dan modal yang harus dikeluarkan untuk membangun bisnis hingga mencapai kesuksesan.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Sindiran Maia Estianty Viral, Pertanyakan Penjual E-Commerce Bisa Kaya Hanya Bermodal Gawai .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!