Tetap Bugar Saat Puasa: Cara Aman Berolahraga Tanpa Takut Lemas

Ket. ilustrasi puasa

Doc: Freepik.com

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Berolahraga saat berpuasa sering membuat banyak orang ragu. Kekhawatiran terbesar biasanya adalah tubuh menjadi lemas, dehidrasi, atau bahkan pusing. Padahal, jika dilakukan dengan cara yang tepat, olahraga justru dapat membantu menjaga kebugaran selama puasa.

Kuncinya adalah memahami waktu, jenis latihan, dan intensitas yang sesuai dengan kondisi tubuh saat tidak makan dan minum dalam waktu lama.

Pemilihan Waktu

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih waktu olahraga yang tepat. Banyak ahli menyarankan berolahraga menjelang waktu berbuka puasa, sekitar 30 hingga 60 menit sebelumnya. Pada waktu ini, tubuh memang sedang berada di fase energi yang lebih rendah, tetapi keuntungannya adalah setelah selesai berolahraga, tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi saat berbuka.

Cara ini membantu mengurangi risiko dehidrasi dan membuat pemulihan tubuh berlangsung lebih cepat.

Setelah Puasa

Alternatif lain adalah berolahraga setelah berbuka puasa. Waktu yang ideal biasanya sekitar satu hingga dua jam setelah makan ringan saat berbuka. Pada saat ini tubuh sudah mendapatkan energi dari makanan dan minuman, sehingga latihan dapat dilakukan dengan lebih nyaman. Namun, penting untuk tidak langsung melakukan aktivitas fisik berat setelah makan karena dapat mengganggu pencernaan.

Selain waktu, jenis olahraga juga perlu disesuaikan. Saat berpuasa, sebaiknya memilih aktivitas fisik dengan intensitas ringan hingga sedang. Contohnya adalah berjalan kaki, bersepeda santai, yoga, atau latihan peregangan. Aktivitas seperti ini tetap membantu menjaga kebugaran tanpa menguras energi secara berlebihan.

Jika ingin melakukan latihan kekuatan, gunakan beban ringan dan durasi yang lebih singkat dibandingkan hari biasa.

Durasi

Durasi olahraga juga sebaiknya tidak terlalu lama. Umumnya, 20 hingga 40 menit sudah cukup untuk menjaga kebugaran selama puasa. Olahraga yang terlalu lama berisiko membuat tubuh kehilangan energi lebih banyak, sehingga dapat menyebabkan kelelahan atau bahkan pusing. Mendengarkan sinyal tubuh sangat penting. Jika merasa terlalu lelah, sebaiknya segera berhenti dan beristirahat.

Asupan Nutrisi

Asupan nutrisi saat sahur dan berbuka juga memegang peranan besar dalam mendukung aktivitas olahraga selama puasa. Saat sahur, pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum karena dapat memberikan energi lebih tahan lama.

Tambahkan juga protein dari telur, ayam, atau tahu tempe untuk membantu menjaga massa otot. Jangan lupa minum cukup air agar tubuh tetap terhidrasi.

Makanan Ringan Saat Berbuka

Sementara itu, saat berbuka puasa sebaiknya mulai dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih untuk mengembalikan energi dengan cepat. Setelah itu, konsumsi makanan yang seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, serta sayur dan buah. Pola makan yang tepat akan membantu tubuh pulih setelah berolahraga.

Dengan pengaturan waktu, jenis latihan, serta pola makan yang tepat, olahraga saat puasa sebenarnya bisa dilakukan dengan aman dan nyaman. Alih-alih membuat tubuh lemas, olahraga justru dapat membantu menjaga stamina, meningkatkan metabolisme, dan membuat tubuh tetap bugar selama menjalani ibadah puasa.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN