Kalah Gugatan Rp25,5 Miliar, HYBE Pilih Setor Uang Jaminan Daripada Terima Tawaran Tukar Denda Min Hee Jin

Doc: Instagram/@fyi.korea

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Langkah hukum antara HYBE dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, memasuki babak baru. Setelah dinyatakan kalah dalam gugatan hukum dan diwajibkan membayar 25,5 miliar KRW terkait hasil penjualan saham usai penggunaan opsi jual oleh Min Hee Jin, HYBE kini mengambil langkah untuk menangguhkan pelaksanaan sementara putusan tersebut.

HYBE Pilih Bayar Denda

Melansir dari Allkpop, HYBE telah menyetorkan uang jaminan litigasi sebesar 29,25 miliar KRW ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Langkah ini ditempuh sebagai upaya hukum agar perusahaan dapat menunda eksekusi pembayaran sambil menempuh proses lanjutan.

Dalam praktik hukum di Korea Selatan, penyetoran dana jaminan semacam ini memungkinkan pihak yang kalah untuk meminta penangguhan pelaksanaan putusan hingga ada keputusan berkekuatan hukum tetap.

Min Hee Jin Tawarkan Tukar Denda

Di hari yang sama, Min Hee Jin menggelar konferensi pers yang mengejutkan publik industri hiburan. Ia menyatakan bersedia “menukar” denda gugatan senilai 25,6 miliar KRW dengan syarat HYBE membebaskan girl group NewJeans dari tuntutan hukum. Pernyataan ini segera menjadi sorotan karena mengaitkan sengketa finansial dengan masa depan artis yang selama ini berada di bawah naungan ADOR.

“Saya di sini untuk memberi tahu Anda bahwa saya telah memutuskan untuk menukar 25,6 miliar KRW dengan sesuatu yang lain. Alasan terpentingnya adalah para anggota NewJeans,” ujar Min Hee Jin dalam konferensi pers tersebut.

Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan para anggota bukan sekadar profesional, melainkan terbangun dari visi kreatif yang sama sejak awal pembentukan grup.

Lebih lanjut, Min Hee Jin menyayangkan bahwa visi tersebut tidak lagi dapat diwujudkan di bawah situasi saat ini. Ia pun mengumumkan niatnya untuk melepaskan label sebagai mantan CEO ADOR dan memulai langkah baru bersama OOAK Records.

“Kami memiliki visi kreatif bersama. Sangat disayangkan kami tidak dapat mewujudkannya. Sekarang saya berniat untuk melepaskan label mantan CEO ADOR dan memulai jalan baru bersama OOAK Records. Saya berharap HYBE akan terus menanggapi tawaran saya dengan positif,” pungkasnya.

Meski demikian, respons HYBE terhadap tawaran tersebut terbilang singkat. Perwakilan perusahaan menyatakan bahwa mereka tidak memiliki posisi spesifik terkait pernyataan Min Hee Jin.

“Kami tidak memiliki tanggapan terkait masalah ini,” ujar pihak HYBE.

Situasi ini memperlihatkan bahwa konflik antara kedua pihak belum menemukan titik temu. Di satu sisi, HYBE berupaya mengamankan posisinya secara hukum melalui penyetoran dana jaminan. Di sisi lain, Min Hee Jin mencoba menggeser fokus sengketa ke arah masa depan NewJeans.

Publik kini menanti apakah akan ada negosiasi lanjutan atau justru babak hukum baru yang semakin memanaskan perseteruan di industri K-pop.*

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN