Epstein Files Ungkap Keterlibatan Bill Gates dalam Simulasi Pandemi, Benarkah Covid 19 Sudah Direncanakan?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bagian dari dokumen Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengungkapkan bahwa pada tahun 2017, miliarder Bill Gates berkomunikasi dengan Jeffrey Epstein mengenai "simulasi pandemi".
Komunikasi melalui email tersebut menunjukkan adanya diskusi seputar latihan kesiapsiagaan dan skenario hipotetis, memberikan wawasan lebih lanjut tentang keterlibatan Gates dengan Epstein sebelum pandemi Covid-19.
Tidak disebutkan secara rinci "simulasi pandemi" yang dimaksud dalam berkas tersebut. Namun, diketahui bahwa pandemi Covid-19 baru dimulai pada 31 Desember 2019.
Artinya, komunikasi terkait "simulasi pandemi" terjadi jauh sebelum munculnya Covid-19. Hal ini kembali mengingatkan masyarakat pada berbagai teori konspirasi yang menyebut pandemi sengaja diciptakan.
Perlu dicatat, pada Oktober 2019, Bill and Melinda Gates Foundation yakni yayasan yang didirikan Bill Gates dan mantan istrinya, Melinda ikut mensponsori simulasi pandemi global bernama Event 201.
Simulasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Johns Hopkins Center for Health Security dan World Economic Forum, dengan tujuan menguji kesiapan dunia menghadapi wabah virus fiktif.
Namun, pihak Gates Foundation menegaskan bahwa Event 201 hanyalah latihan kesiapsiagaan, bukan prediksi atau perencanaan pandemi nyata. Yayasan tersebut selama ini juga aktif mendukung berbagai proyek pemerintah, khususnya terkait pengembangan obat-obatan dan vaksin.
Selama bertahun-tahun, yayasan ini mendanai penelitian oleh Medicines and Healthcare products Regulatory Agency (MHRA) mengenai pengembangan vaksin.
Selain itu, dokumen Epstein Files juga memuat tudingan yang lebih sensasional terhadap Gates. Miliarder Microsoft itu disebut-sebut pernah tertular penyakit menular seksual (STD) setelah berhubungan seks dengan gadis-gadis asal Rusia.
Epstein, terpidana paedofil yang meninggal di penjara AS pada 2019, mengklaim Bill Gates pernah meminta antibiotik yang bisa dia berikan secara diam-diam kepada istrinya saat itu, Melinda.
Rekomendasi juga buat kamu:
Dalam email terpisah, Epstein mengatakan kepada anggota Parlemen Inggris, Peter Mandelson, bahwa dia "bersenang-senang" dengan Gates di Seattle. Sekitar 3 juta halaman dokumen yang dirilis pemerintahan Presiden Donald Trump juga memuat foto-foto baru Epstein bersama Gates, yang hingga kini belum mendapat komentar resmi dari Gates.
Tujuh tahun setelah kematiannya, Epstein masih membayangi orang-orang yang berada di sekitarnya, termasuk Gates, mantan orang terkaya dunia.
Dalam memo tertanggal 18 Juli 2013, Epstein menulis sejumlah tuduhan terhadap Gates, “Untuk menambah penghinaan, Anda memohon kepada saya untuk menghapus email-email mengenai penyakit menular seksual Anda, permintaan Anda agar saya memberi Anda antibiotik yang dapat Anda berikan secara diam-diam kepada Melinda, dan deskripsi penis Anda.”
Menanggapi tudingan tersebut, seorang juru bicara Gates menyatakan, “Klaim ini benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah. Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah frustrasi Epstein karena dia tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates dan sejauh mana dia akan berusaha untuk menjebak dan mencemarkan nama baiknya,” seperti dikutip dari The Telegraph.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Epstein Files Ungkap Keterlibatan Bill Gates dalam Simulasi Pandemi, Benarkah Covid 19 Sudah Direncanakan? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!