JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernahkah kamu menonton klip video vertikal di ponsel yang dramatis, sedikit konyol, tapi bikin ketagihan? Itu adalah drama pendek (mini-series) yang kini berevolusi menjadi tren hiburan utama dengan potensi pendapatan sangat besar.
Dengan biaya produksi rendah, waktu pengerjaan cepat, dan jalur profit kilat, narasi ringkas ini jadi "tambang emas" bagi produser skala kecil hingga menengah. Berdasarkan laporan terbaru, drama pendek kini bukan sekadar eksperimen mahasiswa film, tapi model komersial serius dengan audiens masif.
Biasanya disajikan dalam format vertikal 9:16, serial ini terdiri dari 100 episode dengan durasi 1,5–5 menit per episode. Berbeda dengan web series lawas, drama pendek modern punya plot bersambung yang intens, memaksa penonton terus menekan tombol “lanjut”.
Ledakan Pasar Tiongkok dan Korea
Pasar drama pendek di Tiongkok meledak menjadi industri raksasa. Tahun 2023, nilainya 37,4 miliar yuan (Rp 81 triliun), naik 267% dari tahun sebelumnya. Pada 2024, melonjak menjadi 50,4 miliar yuan, melampaui pendapatan box office domestik Tiongkok.
Proyeksi 2027 memperkirakan pasar ini menembus 100 miliar yuan (Rp 219 triliun). Korea Selatan juga tumbuh pesat, dengan pasar drama pendek bernilai 490 juta USD (Rp 7,6 triliun) pada 2024, dan prediksi bisa melebihi 1,5 miliar USD dalam beberapa tahun.
Mengapa Bisa “Laku Keras”?
Menurut produser Cao Tung, ada tiga faktor utama:
-
Rekomendasi juga buat kamu:
Perubahan Perilaku Penonton: Audiens kini suka narasi cepat dengan konflik dan resolusi instan.
-
Hambatan Pemasukan Rendah: Biaya murah memungkinkan kreator bereksperimen tanpa risiko besar.
-
Platform Distribusi: TikTok, YouTube Shorts, dan aplikasi khusus drama pendek memberi akses instan ke jutaan penonton.
Pendapatan global video pendek diprediksi melonjak dari 5 miliar USD pada 2023 menjadi 26 miliar USD pada 2030.
Cuan Besar di Balik Layar Kecil
Pendapatan berasal dari iklan, sponsor, penempatan produk, dan lisensi, dengan iklan sebagai pendorong utama. Satu judul sukses bisa menghasilkan hingga 8 juta USD (Rp 125 miliar), melebihi banyak film tradisional.
Meski persaingan ketat dan banyak judul cepat terlupakan, siklus produksi cepat dan ROI tinggi membuat drama pendek pilihan bisnis yang sangat seksi di era digital.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Drama Pendek Singkat Ini Bisa Hasilkan Triliunan, Bagaimana Caranya? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!