6 Fakta Hubungan Manohara dan Ibunya, Akui Dipaksa Menikah hingga Praktir Ilmu Hitam!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Manohara Odelia kembali menjadi perbincangan publik. Pada Selasa (20-1-2026) melalui platform X, Manohara secara terbuka membongkar dinamika hubungannya dengan sang ibu, Daisy Fajarina.
Dalam serangkaian unggahan, Manohara mengungkap pengalaman pahit yang selama ini ia pendam, mulai dari tekanan psikologis sejak kecil hingga pernikahan di bawah umur yang disebutnya sebagai bentuk kekerasan. Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan sang ibu sudah lama tidak berjalan baik.
Ia bahkan mengaku telah memutus komunikasi karena merasa relasi tersebut tidak sehat dan terus melukai dirinya. Berikut beberapa fakta hubungan Manohara dan ibunya yang diketahui tidak baik-baik saja.
1. Sudah cut off sang ibu
Dalam unggahan Instagram pada Januari 2026, Manohara menegaskan bahwa dirinya tidak kehilangan kontak dengan sang ibu, melainkan secara sadar memilih untuk memutus komunikasi tersebut. Keputusan itu diambil setelah bertahun-tahun berada dalam hubungan yang dinilai penuh tekanan dan tidak manusiawi.
Perempuan kelahiran 1992 itu bahkan menyebut bahwa ia kesulitan menyebut Daisy Fajarina sebagai ibu. “Aku bahkan kesulitan menyebutnya ibuku, karena tindakannya bertentangan dengan setiap definisi kemanusiaan tentang bagaimana seharusnya seorang ibu,” tulis Manohara pada Senin (19-1-2026).
2. Sudah alami tekanan sejak kecil
Manohara kemudian blak-blakan mengungkap bahwa tekanan dalam hidupnya tidak hanya terjadi saat remaja, tetapi sudah dialami sejak kecil. Ia menyebut tumbuh dalam lingkungan yang dipenuhi penyiksaan emosional dan psikologis dalam jangka panjang.
“Secara pribadi, saya tumbuh dengan penyiksaan emosional dan psikologis jangka panjang, dan kadang-kadang penyiksaan fisik. Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan,” ungkap Manohara. Lebih lanjut, ia mengaku sering dipaksa masuk ke situasi berbahaya demi keuntungan pihak lain.
Seiring bertambahnya usia dan kemandiriannya meningkat, ia akhirnya berani mengambil sikap tegas dengan memutus kontak sang ibu. Baginya, keputusan itu adalah bentuk perlindungan diri agar trauma yang sama tidak terus berulang.
Rekomendasi juga buat kamu:
3. Pernikahan yang dipaksa oleh sang ibu
Salah satu pengakuan paling mengejutkan adalah soal pernikahannya dengan Tengku Muhammad Fakhry Petra, Pangeran Kelantan, Malaysia. Manohara menegaskan bahwa pernikahan tersebut terjadi saat dirinya masih berusia 15 tahun yang bukan menjadi kehendaknya.
“Apa yang terjadi selama masa remaja saya, bukanlah hubungan romantis, bukan hubungan atas persetujuan bersama, dan bukan pernikahan yang sah,” tegas Manohara. Ia juga mengungkap bahwa ia tidak pernah memberikan persetujuan atas pernikahan tersebut.
Alih-alih mendapat perlindungan, ia justru mengalami kekerasan fisik setelah berulang kali memohon agar pernikahan dihentikan. “Ini adalah kebohongan. Sekali lagi, saya tidak pernah memberikan persetujuan. Saya dipaksa olehnya,” tulisnya.
4. Diserang akun anonim yang diduga ibunya
Konflik antara Manohara dan sang ibu tidak hanya terjadi di masa lalu, tetapi juga berlanjut di media sosial. Manohara menyoroti kemunculan akun anonim yang menyerangnya dengan narasi negatif terkait pendidikan dan masa lalunya.
Melihat isi unggahan akun tersebut, Manohara menduga bahwa akun itu adalah sang ibu atau orang suruhannya. “Lah Mano sendiri tidak minat sekolah pada saat itu. Prestasi akademiknya biasa saja. Saya yang lebih mengenal Mano dan bukan kalian,” tulis sang ibu.
Bagi Manohara, serangan semacam ini menjadi bukti bahwa relasi mereka masih dipenuhi upaya kontrol dan manipulasi, bahkan melalui cara-cara tidak langsung seperti penggunaan akun palsu di media sosial.
5. Ibunya gunakan praktik ilmu hitam
Manohara juga membongkar trauma masa kecil lain yang cukup mengerikan. Ia menuding bahwa sang ibu telah lama terlibat praktik ilmu hitam dan kerap membawanya ke dukun sejak kecil karena dianggap tidak patuh.
“Saya dipaksa meminum air ritual, dimandikan dengan minyak, dan menjalani praktik-praktik yang menakutkan serta membingungkan,” ungkapnya. Menurut Manohara, pengalaman tersebut meninggalkan ketakutan mendalam yang masih membekas hingga dewasa.
Ia merasa praktik-praktik tersebut bukan hanya melukai secara mental, tetapi juga memperkuat rasa kehilangan kendali atas tubuh dan hidupnya sendiri.
6. Ibunya menggunakan agama sebagai alat sosial
Dalam pengakuan lainnya, Manohara menuding bahwa ibunya menggunakan agama sebagai alat untuk kepentingan pribadi. Ia bahkan mengunggah foto sang ibu yang disebutnya sedang menjalani upacara baptis.
“Pada saat itu, ia menghabiskan kehidupan sosialnya di sekeliling para perempuan Kristen kaya, sehingga pindah agama menguntungkannya di lingkungan tersebut,” tulis Manohara. Menurutnya, keputusan tersebut bukan didasari keyakinan spiritual, melainkan keuntungan sosial.
Manohara pun menyebut bahwa ibunya kerap memeluk, mempertunjukkan, dan mengganti agama sesuai dengan manfaat yang bisa diperoleh. Pernyataan ini menegaskan bahwa hubungan mereka masih sarat konflik dan manipulasi bahkan hingga saat ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk 6 Fakta Hubungan Manohara dan Ibunya, Akui Dipaksa Menikah hingga Praktir Ilmu Hitam! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!