Bandingkan Bencana Aceh dan Jawa Timur, Ucapan Dewi Persik Dinilai Nirempati

Ket. Dewi Persik

Doc: Instagram/dewiperssik9

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pedangdut Dewi Perssik baru-baru ini menuai kritik keras dari publik setelah memberikan komentar menohok terkait bencana banjir yang melanda Aceh dan sekitarnya.

Pernyataan tersebut diduga disampaikan Dewi Perssik saat tengah melakukan siaran langsung dan kemudian beredar luas di media sosial, memicu reaksi beragam dari warganet.

Potongan video pernyataan Dewi Perssik diunggah oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall. Dalam video tersebut, Dewi Perssik tampak emosional saat membandingkan kondisi Aceh yang telah beberapa kali dikunjungi Presiden Prabowo Subianto dengan wilayah Lumajang dan Jember di Jawa Timur yang juga mengalami bencana alam.

“Masih mending kamu didatangin Aceh sama Presiden tiga kali, kita di Lumajang, Jember belum didatangin masih, tapi nggak berisik,” ujar Dewi Perssik dalam potongan video tersebut, seperti dikutip pada Senin (22/12).

Lebih lanjut, Dewi Perssik juga menegur pihak-pihak yang menurutnya memberikan komentar buruk dengan cara membandingkan korban bencana dari berbagai daerah.

Ia menilai bahwa energi yang digunakan untuk melontarkan ucapan negatif seharusnya dialihkan untuk membantu para korban melalui donasi atau bentuk bantuan lainnya. Menurutnya, situasi bencana bukanlah waktu yang tepat untuk saling menyudutkan satu sama lain.

Pedangdut tersebut menegaskan bahwa maksud ucapannya adalah untuk menengahi dan mengingatkan agar masyarakat tidak terpecah belah oleh komentar yang dinilai tidak empatik. Dewi Perssik menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama di tengah situasi sulit.

“Baiknya kita itu bersinergi, bermasyarakat, bersatu, bukan berantem-beranteman, yang ini, yang itu. Kita kan juga melihat bapak-bapak TNI itu jalan kaki siang malam ngasih bantuan, tapi ya Allah, pada nirempati banget yang ngata-ngatain,” kata Dewi Perssik dalam video tersebut.

Meski mengaku berniat menegur komentar negatif terkait penanganan bencana, pernyataan Dewi Perssik justru menuai hujatan dari warganet. Banyak pihak menilai ucapannya memperkeruh suasana karena membandingkan kunjungan Presiden ke lokasi bencana di Aceh dengan kondisi bencana di Jawa Timur.

Sejumlah komentar warganet pun bermunculan di media sosial. “Sebenarnya ungkapan rasa sedih nggak didatengin ada benarnya, tapi kalau membandingkan bencana dan ngatain orang lain berisik, itu salah... malah memperkeruh suasana, justru dia sendiri jadinya yang memecah rakyat,” tulis akun @smi***.

Komentar lain menyebutkan, “Astaga, seriusan dia ngomong kayak gini ??????” tulis akun @hel***.

Sementara akun @ism*** menambahkan, “Skala bencananya beda mbak.”

Diketahui, kawasan Aceh dan sekitarnya hingga kini masih lumpuh akibat bencana banjir bandang yang terjadi sejak akhir November 2025. Bencana tersebut dilaporkan telah memakan korban jiwa hampir seribu orang.

Sementara itu, wilayah Jawa Timur, khususnya Lumajang dan Jember, juga dilanda bencana banjir lahar dingin dari Gunung Semeru dan sama-sama membutuhkan perhatian serta bantuan.

Pernyataan Dewi Perssik yang membandingkan dua kondisi bencana tersebut akhirnya menuai kritik keras dari warganet karena dinilai kurang empati terhadap para korban yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN