Pilates Diklaim Bisa Menambah Tinggi Badan hingga 3 Cm, Mitos atau Fakta? Gen Z Wajib Tahu!

Ket. Ilustrasi olahraga pilates.

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Olahraga pilates kembali menjadi sorotan besar di media sosial. Benarkah bisa menambah tinggi badan hingga 3 cm? 

Tidak hanya digandrungi selebritas dan influencer, kini para pekerja kantoran, mahasiswa, hingga Gen Z berbondong-bondong mencoba olahraga satu ini. 

Alasannya bukan sekadar ingin tubuh lebih lentur atau pikiran lebih tenang, tapi karena muncul klaim mengejutkan, pilates dapat menambah tinggi badan.

Fenomena ini makin ramai setelah beberapa pengguna TikTok mengunggah testimoni mengejutkan. 

“Pilates has 100% made me grow 2 cm taller,” tulis salah satu akun dengan penuh percaya diri. 

Unggahan lain menyebutkan seseorang bisa bertambah hingga 3 cm setelah rutin pilates selama lima bulan. 

Bahkan ada yang mengaku tinggi badannya naik karena posturnya selama ini ternyata tidak ideal, dan pilates membuat tubuhnya kembali ke posisi yang seharusnya.

Klaim ini membuat banyak orang penasaran, hingga akhirnya Coach Mindy dari Minna Pilates memberikan penjelasan. 

Menurutnya, pilates memang bisa membuat seseorang terlihat lebih tinggi, bukan karena tulang memanjang, tetapi karena postur tubuh yang diperbaiki. 

“Bener (meninggikan badan). Karena ada yang bungkuk kan, jadi sebenarnya itu dari postur tubuh,” jelas Mindy.

Ia melanjutkan prinsip pilates adalah membuat otot yang terlalu pendek menjadi panjang kembali dan menguatkan otot yang sudah panjang. 

Dengan kata lain, pilates membantu tubuh kembali ke alignment yang ideal, sehingga tinggi badan tampak bertambah. 

Orang yang sebelumnya sering membungkuk, duduk dengan posisi salah, atau punya kebiasaan tubuh yang tidak seimbang, bisa terlihat lebih jenjang setelah latihan rutin.

Tak hanya soal postur, Coach Mindy yang telah memiliki sertifikasi STOTT Pilates ini menegaskan bahwa pilates juga melatih otot-otot kecil yang sering diabaikan. 

Alih-alih menggunakan beban puluhan kilogram, pilates lebih mengutamakan kontrol gerakan dan pernapasan. 

“Kita dumbbell-nya paling 2 kg, 3 kg, atau 5 kg. Nggak sampai belasan kilo,” ujarnya.

Manfaat pilates juga menyentuh kesehatan mental. Banyak peserta merasa lebih tenang, rileks, dan mampu mengatasi stres setelah sesi latihan. 

Hal ini karena olahraga memicu produksi endorfin, hormon kebahagiaan. 

“Semua olahraga pasti bikin release stress. Orang stres pasti disuruh olahraga karena ada hormon yang bikin kita lebih bahagia,” tutur Mindy.

Dengan popularitas yang semakin meledak dan testimoni yang berseliweran, pilates kini bukan lagi sekadar tren, tetapi gaya hidup baru bagi banyak orang yang ingin tubuh lebih proporsional, otot lebih kuat, dan pikiran lebih tenang. 

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN