JAKARTA, KUCANTIK.COM - Keinginan menurunkan berat badan dengan cepat semakin banyak diminati, terutama dengan maraknya produk diet instan yang mengklaim mampu memberikan hasil signifikan dalam waktu sangat singkat.
Namun di balik iming-iming tersebut, para ahli gizi mengingatkan bahwa penurunan berat badan yang terjadi terlalu cepat dapat memicu sejumlah perubahan dalam tubuh yang tidak selalu menguntungkan.
Mengutip paparan ahli gizi dari EatingWell, setidaknya ada 6 dampak penting yang perlu diwaspadai.
1. Otot Ikut Hilang
Penurunan berat badan yang terlalu cepat sering kali terjadi karena tubuh mendapat asupan kalori dalam jumlah sangat sedikit. Ketika kalori terbatas, tubuh akan mencari sumber energi alternatif.
Tidak hanya lemak yang terbakar, massa otot pun ikut digunakan sebagai sumber energi. Hal ini tentu merugikan karena otot berperan besar dalam kekuatan tubuh, metabolisme, hingga mendukung fungsi berbagai organ.
Oleh karena itu, para ahli menekankan pentingnya menyeimbangkan diet dengan latihan kekuatan agar kehilangan massa otot dapat diminimalisasi.
2. Berat Badan Mudah Naik Lagi
Diet ekstrem dapat membuat metabolisme tubuh melambat. Kondisi ini menyebabkan tubuh membakar lebih sedikit kalori bahkan saat sedang beristirahat.
Akibatnya, ketika seseorang kembali ke pola makan normal, tubuh cenderung menyimpan lebih banyak kalori. Hal ini membuat berat badan cepat naik kembali atau sering disebut sebagai efek yo-yo yang umum terjadi pada diet cepat.
3. Risiko Kekurangan Nutrisi
Asupan makanan yang terlalu sedikit membuat tubuh sulit mendapatkan vitamin, mineral, serta nutrisi penting lainnya. Kekurangan nutrisi dapat memicu berbagai masalah, mulai dari rambut rontok, kulit kusam, energi tubuh yang merosot, hingga risiko anemia.
Para ahli mengingatkan bahwa diet bukan sekadar memangkas porsi, melainkan juga memastikan tubuh tetap memperoleh kebutuhan nutrisi harian.
4. Tenaga Drop dan Fokus Menurun
Banyak orang yang menjalani diet cepat mengeluhkan tubuh lebih mudah lemas dan sulit berkonsentrasi. Kekurangan energi membuat otak tidak bekerja optimal dan tubuh lebih cepat kelelahan. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas harian, baik pekerjaan maupun rutinitas lainnya.
5. Kesehatan Mental Ikut Terdampak
Obsesi menurunkan berat badan dalam waktu singkat bisa menimbulkan tekanan mental. Ketika angka di timbangan tidak turun sesuai harapan, stres dan kecemasan dapat muncul. Dalam jangka panjang, hal ini dapat merusak hubungan seseorang dengan makanan karena pola makan berubah tidak sehat.
6. Meningkatkan Risiko Batu Empedu
Penurunan berat badan secara drastis juga dikaitkan dengan peningkatan risiko pembentukan batu empedu. Perubahan mendadak dalam proses pemecahan lemak membuat empedu bekerja lebih keras dan dapat memicu terbentuknya batu.
Dengan berbagai risiko tersebut, para ahli menyarankan agar proses penurunan berat badan dilakukan secara bertahap, seimbang, dan berkelanjutan, bukan instan dalam waktu singkat.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Turun Berat Badan Terlalu Cepat? Waspadai 6 Risiko Serius pada Tubuh .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!