Jimin BTS Kembali Diduga Edit Foto Berlebihan, Penampilannya Disebut Berbeda dengan Getty Images

Doc: Getty Images dan Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jimin BTS kembali menjadi sorotan publik usai unggahan terbarunya di Instagram memicu perdebatan di kalangan penggemar dan netizen.

Pelantun Like Crazy tersebut diduga kembali melakukan penyuntingan foto secara berlebihan setelah sejumlah potret yang diunggahnya dibandingkan dengan dokumentasi dari Getty Images yang diambil pada momen yang sama.

Perbincangan ini bermula ketika Jimin membagikan serangkaian foto saat menghadiri sebuah agenda mode di Paris.

Dalam unggahan tersebut, ia tampil mengenakan mantel hitam panjang dengan detail bordir emas yang dipadukan dengan celana panjang berwarna abu-abu. 

Foto-foto itu menampilkan konsep visual yang artistik dengan pencahayaan lembut dan komposisi yang tampak rapi.

Namun, tak lama berselang, Getty Images merilis foto-foto Jimin dari acara yang sama. Potret hasil jepretan fotografer profesional itu memperlihatkan penampilan sang idol dari berbagai sudut dengan pencahayaan alami dan tanpa sentuhan artistik yang sama seperti unggahan di media sosial.

Perbandingan kedua versi foto tersebut langsung ramai dibahas di berbagai platform. Sejumlah netizen menyoroti adanya perbedaan pada proporsi tubuh Jimin.

Dalam unggahan Instagram, tubuhnya tampak lebih jenjang dengan siluet yang lebih ramping, sementara pada foto Getty Images, proporsi tubuhnya terlihat lebih natural sesuai hasil dokumentasi di lokasi acara.

Selain proporsi tubuh, sebagian pengguna media sosial juga menyoroti bentuk wajah yang dinilai sedikit berbeda.

Beberapa beranggapan wajah Jimin dalam unggahan Instagram terlihat lebih tirus dibandingkan foto Getty Images. 

Perbedaan ini kemudian memicu spekulasi bahwa foto-foto tersebut telah melalui proses penyuntingan digital sebelum dipublikasikan.

Meski begitu, tudingan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Perbedaan tampilan antara dua foto tidak selalu berarti adanya manipulasi berlebihan.

Faktor seperti sudut pengambilan gambar, jenis lensa kamera, pencahayaan, pose, hingga proses penyuntingan warna dapat menghasilkan visual yang berbeda meski diambil pada waktu yang hampir bersamaan.

Di media sosial, respons netizen pun terbelah. Sebagian menganggap proses penyuntingan foto merupakan hal yang lumrah, terlebih bagi selebritas yang ingin menghadirkan estetika tertentu di akun media sosial mereka.

Menurut kelompok ini, hampir semua figur publik melakukan retouch ringan untuk menyesuaikan warna, pencahayaan, maupun komposisi foto.

Sebaliknya, ada pula yang berpendapat bahwa jika perubahan proporsi tubuh dilakukan secara signifikan, hal itu dapat memunculkan kesan yang tidak realistis dan memengaruhi persepsi publik terhadap standar penampilan.

Mereka menilai dokumentasi dari Getty Images lebih mencerminkan kondisi sebenarnya karena merupakan hasil foto jurnalistik yang umumnya hanya melalui proses penyuntingan dasar.

Hingga saat ini, Jimin maupun agensinya belum memberikan pernyataan resmi terkait spekulasi yang beredar. Tidak ada bukti yang dapat mengonfirmasi bahwa foto-foto di Instagram telah mengalami manipulasi digital secara berlebihan.

Terlepas dari perdebatan tersebut, peristiwa ini kembali menunjukkan bagaimana perbedaan antara foto media sosial dan dokumentasi acara dapat memicu berbagai interpretasi.

Tanpa konfirmasi langsung dari pihak terkait atau bukti teknis yang jelas, klaim mengenai pengeditan foto tetap berada pada ranah dugaan, sementara perbedaan visual juga bisa dipengaruhi oleh berbagai aspek teknis dalam dunia fotografi.*

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN