Tak Hanya Tampan, Adik Cha Eunwoo Kembangkan Sistem AI Revolusioner untuk Proteksi Selebriti dari Komentar Jahat

Doc: allkpop

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia hiburan Korea kembali menyorot keluarga Cha Eunwoo, kali ini bukan lewat musik atau akting, melainkan melalui inovasi teknologi. 

Adik sang idol, Lee Dong Hwi, yang dikenal sebagai peneliti AI, tengah mengembangkan sebuah sistem kecerdasan buatan revolusioner yang dirancang khusus untuk melindungi para selebriti dari serangan komentar jahat di media sosial.

Proyek ini dinilai dapat melampaui efektivitas sistem perlindungan yang selama ini diandalkan oleh agensi-agensi besar.

Kembangkan Projek AI

Pada 16 November, Lee Dong Hwi tampil dalam video terbaru kanal YouTube Sebasi Talk. Video tersebut menampilkan cuplikan dirinya saat berbicara di AI Summit Seoul & Expo 2025 yang digelar di COEX, sebuah panggung internasional yang mempertemukan pakar teknologi, peneliti, dan inovator global. 

Dalam sesi tersebut, Lee Dong Hwi membagikan perspektif uniknya mengenai hubungan antara teknologi dan dunia hiburan, serta bagaimana keduanya kini saling membutuhkan.

Dalam wawancara, ia mengungkap bahwa pekerjaannya selama ini sangat dipengaruhi oleh kehidupan sang kakak, Cha Eunwoo.

“Sejak lama hidup dekat dengan dunia selebriti, aku jadi memperhatikan kekhawatiran dan kebutuhan mereka,” ujarnya. 

Pengalaman bertahun-tahun menyaksikan dinamika industri hiburan dari jarak dekat memberinya sudut pandang yang berbeda dibanding peneliti AI lainnya, terutama mengenai tekanan psikologis yang dialami publik figur.

Menurut Lee Dong Hwi, para selebriti, agensi, hingga brand kini sangat bergantung pada data umpan balik yang lebih akurat untuk menjaga hubungan dengan penggemar.

Mencegah Komentar Jahat

Interaksi digital yang sehat, katanya, menjadi semakin penting di era ketika hampir seluruh komunikasi publik berlangsung melalui media sosial. Tetapi di balik kebutuhan akan analisis data tersebut, ada satu isu yang lebih mendesak, perlindungan terhadap komentar jahat.

“Aku melihat banyak kasus selebriti yang terluka karena malicious comments,” kata Lee Dong Hwi.

“Tentu mereka harus menerima kritik membangun, tetapi di era media seperti ini, komentar jahat yang berlebihan sangat banyak. Kami sedang merancang sistem untuk melindungi mereka yang terus terekspos di publik.”

AI yang sedang dikembangkannya disebut mampu melakukan penyaringan komentar secara real-time, mengidentifikasi pola serangan personal, serta memberikan notifikasi dini kepada agensi sebelum masalah berkembang menjadi krisis. 

Lebih jauh, sistem ini juga dirancang untuk memahami konteks budaya dan bahasa, sehingga dapat membedakan kritik normal dari ujaran kebencian tersembunyi yang sering kali lolos dari filter otomatis.

Dengan meningkatnya kasus cyberbullying terhadap selebriti, inovasi Lee Dong Hwi menjadi harapan baru dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman. 

Jika berhasil, sistem ini tidak hanya berpotensi mengubah cara agensi melindungi artisnya, tetapi juga membuka era baru di mana teknologi dan empati bekerja berdampingan menjaga kesehatan mental publik figur.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN