Setelah Xi Hentikan Aliran Prekursor ke AS, Trump Turunkan Tarif Impor Tiongkok
JAKARTA- Efektif berlaku terhitung sejak 10 November 2025, Amerika Serikat (AS) memastikan akan menurunkan tarif impor Tiongkok yang dikenakan untuk mengekang aliran fentanyl dengan menghapus 10 poin persentase dari tarif kumulatif,.
AS juga akan mempertahankan penangguhan tarif timbal balik yang meningkat pada impor Tiongkok hingga 10 November 2026. Sebagai catatan, tarif timbal balik 10 persen saat ini akan tetap berlaku selama periode penangguhan itu.
Presiden AS, Donald Trump telah menaikkan tarif impor Kanada, sambil mempertahankan tarif yang ada di Meksiko dan Tiongkok, mengutip kegagalan mereka untuk mengekang perdagangan fentanyl dan bahan kimia komponennya. Trump juga telah mengancam mengenakan tarif yang lebih tinggi pada impor Meksiko tetapi menunda penegakan hukum untuk memungkinkan negosiasi berlangsung.
Hal itu dilakukan Trump untuk mengatasi dampak fentanyl di AS yang sangat serius. Sebagai informasi, fentanyl adalah obat sintetis yang dibuat dari kombinasi bahan kimia. Regulator AS menyetujuinya untuk digunakan dalam pengaturan medis sebagai pereda nyeri pada tahun 1960-an, tetapi sejak itu telah menjadi obat utama yang bertanggung jawab atas kematian akibat overdosis opioid di AS.
Menurut Pusat Pengendalian Penyakit AS (DCD), lebih dari 48.000 orang Amerika meninggal pada tahun 2024 setelah mengonsumsi campuran obat yang mengandung fentanyl,
AS telah lama menuduh perusahaan-perusahaan Tiongkok dengan sengaja memasok komponen kimia ke geng yang memperdagangkannya.
Gedung Putih juga menuduh Kanada dan Meksiko gagal mencegah geng kriminal menyelundupkan fentanyl ke AS.
Ini sering dicampur dengan obat-obatan terlarang lainnya, menyebabkan banyak pengguna tidak menyadari bahwa zat yang mereka konsumsi mengandung fentanyl.
Dosis fentanyl sesedikit dua miligram, kira-kira seukuran ujung pensil dapat berakibat fatal.
Selama dekade terakhir, rantai pasokan fentanyl global telah berkembang, sehingga lebih sulit bagi penegak hukum dan pembuat kebijakan untuk mengendalikannya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Tiongkok adalah sumber utama dari bahan kimia prekursor yang digunakan untuk memproduksi fentanil.
Trump pada Selasa (3/11) menandatangani perintahuntuk menurunkan tarif terkait fentanil pada produk-produk Tiongkok, sebagai bagian penting dari kesepakatannya dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping setelah pembicaraan tatap muka pertama mereka dalam beberapa tahun.
Tak lama setelah kembali menjabat sebagai presiden tahun ini, Trump mengenakan tarif tambahan sebesar 20 persen pada barang-barang dari Tiongkok atas dugaan perannya dalam rantai pasokan fentanil.
Namun Tiongkok setelah pertemuan puncak Trump dan Xi bulan lalu di Busan, Korea Selatan berkomitmen untuk menghentikan aliran prekursor yang digunakan untuk membuat fentanil ke AS.
Pantau Kepatuhan Tiongkok
Washington berjanji akan memangkas tarif tambahan atas impor Tiongkok dari 20 persen menjadi 10 persen, berlaku mulai 10 November.
Perintah Trump pada Selasa lalu meresmikan perjanjian itu, meskipun pejabat AS mengatakan akan memantau kepatuhan Tiongkok terhadap kesepakatan tersebut. Pembicaraan presiden AS dengan Xi juga menghasilkan serangkaian perjanjian lain, termasuk penangguhan lebih lanjut tarif saling balas yang lebih tinggi hingga 10 November 2026.
Suhu meningkat antara dua ekonomi terbesar dunia tahun ini karena Washington dan Beijing menerapkan tarif yang meningkat pada produk masing-masing.
Pada satu titik, bea masuk di kedua belah pihak mencapai tingkat tiga digit yang mahal, sehingga menghambat perdagangan global.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Setelah Xi Hentikan Aliran Prekursor ke AS, Trump Turunkan Tarif Impor Tiongkok .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!