Usai Dinyatakan Tak Bersalah, Uya Kuya Pamer Kebersamaan dengan Sosok Spesial Ini!

Ket. Uya Kuya

Doc: Instagram/king_uyakuya

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akhirnya memutuskan bahwa Surya Utama atau yang lebih dikenal sebagai Uya Kuya, tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik sebagai anggota dewan. Putusan tersebut resmi dibacakan dalam sidang MKD pada Rabu (5/11/2025) dan sekaligus mengaktifkan kembali status Uya Kuya sebagai anggota DPR RI.

Sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua MKD Adang Daradjatun itu menyebutkan bahwa Uya Kuya merupakan korban fitnah, bukan pelanggar etik sebagaimana dituduhkan sebelumnya.

Keputusan ini menjadi perhatian publik karena berbeda dengan nasib dua rekannya sefraksi, yakni Ahmad Sahroni dan Eko Patrio, yang justru dinonaktifkan dari keanggotaan DPR.

"Menyatakan Surya Utama diaktifkan sebagai anggota DPR RI terhitung sejak keputusan ini dibacakan," demikian bunyi salinan putusan MKD yang dibacakan oleh Adang Daradjatun dalam persidangan.

Menariknya, pasca keputusan tersebut dibacakan, Uya Kuya tidak menunjukkan euforia berlebihan. Ia justru memilih untuk tidak memberikan pernyataan politik ataupun menggelar konferensi pers.

Melalui akun Instagram pribadinya, Uya justru mengunggah video kebersamaan dengan kucing kesayangannya, Soda, yang tampak akan berangkat mengikuti kontes di Thailand.

20251106094731_uya-kuya.jpeg

"Lagi nengok Soda, dia mau berangkat ke Thailand ikut kontes. Berat badannya nambah satu kilo," ujar Uya Kuya dalam video tersebut.

Sebelum keputusan MKD keluar, Uya Kuya sempat mengunjungi kediamannya di Duren Sawit, Jakarta Timur, yang sebelumnya dijarah massa pada Sabtu (30/8/2025). Dalam kunjungannya bersama sang istri, Astrid Kuya, ia memperlihatkan kondisi rumah yang porak-poranda akibat penjarahan.

Video yang diunggah Uya memperlihatkan halaman rumah yang dipenuhi sampah serta tembok-tembok penuh coretan hinaan dan kalimat sarkastik. Dalam video tersebut, Uya tampak menahan tangis dan menyampaikan permintaan agar keluarganya tidak ikut menjadi sasaran kebencian publik.

“Silakan maki-maki saya, kalian mau fitnah apapun, kalian boleh marah apapun. Tapi jangan hina keluarga saya, jangan hina anak-anak saya. Saya aja sasaran kalian. Jangan hina istri dan anak-anak saya,” ucapnya dengan nada bergetar.

Selain kehilangan barang pribadi, Uya Kuya juga mengungkapkan kekhawatirannya karena sejumlah barang milik mertuanya yang dititipkan di rumah turut hilang. Ia pun menuturkan bahwa beberapa kucing peliharaannya ikut raib saat peristiwa itu terjadi.

Kasus penjarahan yang menimpa rumah Uya kini tengah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Timur. Polisi telah mengamankan puluhan pelaku dan menetapkan belasan di antaranya sebagai tersangka, sementara lainnya masih berstatus saksi dan telah dipulangkan. Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terhadap para tersangka masih terus berlanjut.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN