Kyuhyun Super Junior Ungkap Fakta Mengejutkan, Konon Dipaksa Operasi Plastik oleh Agensi Setelah Debut! 

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kyuhyun, salah satu vokalis utama Super Junior yang dikenal dengan suara merdunya dan kepribadiannya yang tenang, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan tentang masa awal kariernya di dunia hiburan Korea Selatan.

Dilansir dari laman Instagram @kpopnewsbuzz, Kyuhyun mengungkap bahwa dirinya pernah dipaksa melakukan operasi plastik oleh agensinya, SM Entertainment, tak lama setelah ia resmi debut sebagai anggota Super Junior.

Ia menceritakan bahwa sebelum debut, dirinya tidak memiliki kelopak mata ganda, yang di Korea Selatan sering dianggap sebagai salah satu standar kecantikan dan daya tarik visual.

Namun, pihak agensi berpendapat bahwa wajah Kyuhyun akan terlihat lebih komersial jika ia menjalani prosedur untuk membentuk kelopak mata ganda tersebut.

“Aku tidak benar-benar menginginkannya, tapi mereka bilang ini akan membantu penampilanku di depan kamera,” ujar Kyuhyun.

Yang ironis, setelah menjalani prosedur itu, Kyuhyun justru kerap menjadi sasaran komentar miring dari netizen.

Banyak yang menuduhnya ketagihan operasi plastik atau melakukan berbagai prosedur tambahan demi mempertahankan penampilannya, padahal, menurut pengakuannya, prosedur pertama itu bukan keputusannya sendiri.

Ungkap Fakta Lain

20251106152411_25605ef6c7362c092bb831c3812c2c26.jpg

Lebih jauh, Kyuhyun juga menyinggung soal foto masa SMA-nya yang kerap beredar di internet dan menjadi bahan olokan.

Ia menjelaskan bahwa foto itu diambil saat ia sedang menyipitkan mata karena sinar matahari, sehingga wajahnya terlihat sangat berbeda dari sekarang.

“Itu hanya momen ketika aku menyipitkan mata, tapi orang-orang terus menggunakan foto itu untuk menyerangku,” kata Kyuhyun dengan nada sedih.

Pengakuan ini membuka mata banyak penggemar dan publik mengenai tekanan besar yang dialami oleh para idol K-pop, bahkan setelah mereka berhasil debut.

Industri hiburan Korea Selatan memang terkenal sangat kompetitif, dengan standar ketat bukan hanya soal kemampuan bernyanyi atau menari, tetapi juga soal penampilan fisik.

Banyak idol yang akhirnya harus mengikuti keputusan agensi demi citra sempurna di mata publik.

Cerita Kyuhyun menjadi pengingat bahwa di balik wajah-wajah menawan dan senyum cerah para idol di panggung, sering kali tersimpan kisah penuh tekanan, tuntutan, dan keputusan yang tidak sepenuhnya berasal dari diri mereka sendiri.

Ia menutup wawancaranya dengan pesan reflektif, “Aku berharap orang bisa lebih memahami bahwa kami juga manusia, bukan sekadar produk hiburan.”

Kini, pengakuan jujur Kyuhyun tersebut menuai simpati luas. 

Banyak penggemar memuji keberaniannya berbicara terbuka tentang hal yang selama ini tabu di industri K-pop.

Di balik semua kilau gemerlap, kisah Kyuhyun menjadi cermin bahwa kesempurnaan di dunia hiburan sering kali lahir dari tekanan, bukan keinginan.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN