Ekspor Kopi Robusta Lampung Meledak 69 Persen! Wamendag Beberkan Strategi Rahasia Tembus Pasar Dunia
Ket. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti saat melihat kopi robusta lampung
Doc: Istimewa
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Panggung kopi dunia sedang diguncang kabar besar dari Indonesia. Kopi robusta asal Lampung berhasil mencatat lonjakan ekspor hingga 69 persen, menjadikannya salah satu komoditas lokal paling bersinar saat ini. Pemerintah pun langsung tancap gas dengan strategi agresif demi menjadikan kopi Lampung sebagai senjata utama di pasar global.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam dalam mendukung ekspor komoditas unggulan daerah.
Dalam kunjungannya ke Bandarlampung, Sabtu, 6 September 2025, Dyah Roro menyebut masih banyak potensi ekspor yang belum tergarap maksimal. Kopi robusta Lampung kini menjadi fokus utama.
Lampung, Lumbung Robusta Berkualitas Dunia
Lampung dikenal sebagai salah satu produsen kopi robusta terbesar di Indonesia. Kualitas biji kopinya sudah lama menjadi incaran pasar internasional, terutama di Asia Tenggara.
Pertumbuhan ekspor yang melesat hingga 69 persen membuktikan bahwa kopi robusta Lampung bukan hanya komoditas biasa, melainkan aset strategis bagi perekonomian nasional.
Wamendag menegaskan bahwa jaringan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan atase perdagangan di 33 negara akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. Dengan jaringan ini, akses pasar, promosi, hingga negosiasi bisnis akan lebih mudah dilakukan oleh eksportir lokal.
Targetnya jelas, ekspor nasional naik minimal 7 persen pada 2025, dengan kopi robusta sebagai motor penggerak.
Pasar Global Terbuka Lebar
Hong Kong, Malaysia, hingga negara-negara Asia Tenggara kini menjadi tujuan utama ekspor kopi Lampung. Penerimaan positif ini menandakan potensi pasar yang jauh lebih luas menanti. Pemerintah yakin, dengan strategi tepat, kopi robusta Lampung bisa menembus pasar Eropa bahkan Amerika.
Sinergi Pusat-Daerah dan Tantangan Sertifikasi
Keseriusan pemerintah tak hanya berhenti pada promosi. Wamendag telah duduk bersama Wakil Gubernur Lampung untuk menyinergikan program pusat dan daerah. Tujuannya menciptakan ekosistem ekspor yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Namun, tantangan besar masih ada yakni sertifikasi produk. Eksportir kopi asal Lampung, Elkana Arlen, menegaskan bahwa pasar global menuntut standar kualitas ketat.
Sertifikasi internasional bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Pemerintah pun mendorong penguatan infrastruktur sertifikasi agar kopi Lampung tak hanya laku, tapi juga dipercaya di pasar dunia.
Inovasi Jadi Kunci Bertahan
Selain sertifikasi, pemerintah juga menuntut inovasi dari para pelaku usaha. Mulai dari pengolahan, branding, hingga diversifikasi produk, semua harus dikembangkan.
Tujuannya sederhana, menjaga relevansi kopi Indonesia di tengah persaingan global yang semakin sengit.
Dengan dukungan penuh pemerintah, sinergi pusat-daerah, serta keberanian pengusaha lokal untuk berinovasi, kopi robusta Lampung kini berdiri di garda terdepan ekspor nasional.
Apakah lonjakan 69 persen ini hanyalah awal dari kejayaan kopi Lampung di panggung dunia? Mari kita nantikan gebrakan selanjutnya ya Cantiks!
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Ekspor Kopi Robusta Lampung Meledak 69 Persen! Wamendag Beberkan Strategi Rahasia Tembus Pasar Dunia .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!