Naik Pesawat Cuma di Ekonomi, Pengakuan Adrian Maulana Jadi Tamparan Buat Banyak Orang

Doc: Instagram/@adrianmaulana

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dalam dunia hiburan, nama Adrian Maulana dikenal sebagai salah satu figur publik yang memiliki karier mapan dan kehidupan yang tampak serba cukup.

Namun, di balik citra publik yang kerap dikaitkan dengan gaya hidup mewah, Adrian menunjukkan sisi yang berbeda. Ia memilih untuk tetap sederhana, bahkan dalam urusan bepergian dengan pesawat.

Suatu waktu, Adrian mendapat pertanyaan yang cukup menggelitik: “Kenapa naik kelas ekonomi? Bukannya mampu untuk yang lebih nyaman?” Pertanyaan itu wajar muncul, mengingat banyak orang beranggapan bahwa figur publik sekelas Adrian pasti ingin tampil dengan fasilitas terbaik.

Namun, jawaban yang ia berikan justru menyiratkan pelajaran hidup yang mendalam.

Dilansir dari laman Instagramnya, mantan model dan aktor ini menegaskan bahwa pilihannya bukan semata soal mampu atau tidak mampu.

“Alhamdulillah saya dicukupkan seandainya perlu mengambil fasilitas terbaik apapun. Ini bukan soal mampu atau tidak, tapi soal memilih apa yang lebih penting,” ungkapnya.

Bagi Adrian, kenyamanan hati karena hidup sesuai prioritas jauh lebih berharga dibanding sekadar kenikmatan sesaat.

Ia pun mencontohkan, penerbangan dari Surabaya ke Jakarta hanya memakan waktu sekitar satu jam lebih. Menurutnya, durasi singkat itu tidak perlu dibarengi dengan fasilitas berlebihan.

Namun, ia tetap realistis. Jika suatu saat harus melakukan penerbangan jarak jauh yang memakan waktu berjam-jam, tentu ada pertimbangan untuk memilih kelas yang lebih nyaman. Baginya, keputusan itu tetap sah-sah saja, apalagi menggunakan uang pribadi.

Lebih lanjut, Adrian menekankan bahwa ia tidak pernah merasa kurang hanya karena memilih yang sederhana. Baginya, setiap pilihan dalam hidup seharusnya dilandasi pertimbangan matang.

Pertimbangan itu bukan hanya soal finansial, melainkan juga tentang nilai, tanggung jawab, dan arah hidup yang ingin dituju.

Pernyataan Adrian mencerminkan sikap hidup yang dewasa. Di tengah arus gaya hidup glamor yang sering mengiringi publik figur, ia justru menekankan pentingnya hidup bijak dan sederhana.

“Hidup bukan tentang terlihat mewah, tapi tentang menjalaninya dengan bijak, sesuai kemampuan dan kebutuhan yang bermakna,” ujarnya menutup pernyataan.

Pesan ini terasa relevan bagi siapa pun, terutama di era media sosial yang kerap menonjolkan citra kemewahan. Keputusan Adrian untuk memilih kelas ekonomi bukan hanya perkara kursi pesawat, tetapi juga simbol dari filosofi hidup, memilih sesuai prioritas, bukan gengsi.

Ia menunjukkan bahwa kemewahan sejati bukan diukur dari fasilitas yang digunakan, melainkan dari ketenangan hati karena hidup sesuai nilai yang diyakini.

Dengan sikap itu, Adrian Maulana seakan mengingatkan bahwa kebahagiaan tidak harus selalu datang dari hal-hal besar dan berlebihan. Justru, dengan kesederhanaan yang dijalani dengan penuh kesadaran, hidup bisa terasa lebih bermakna.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN