Dipecat! Kompol Cosmas Menangis Minta Maaf ke Keluarga Affan Kurniawan: Di Luar Dugaan Saya!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya jajaran Korps Brigade Mobil (Brimob).
Komandan Batalyon (Danyon) Resimen IV Korbrimob, Kompol Cosmas K Gae, resmi diberhentikan sebagai anggota Polri menyusul kasus tragis tewasnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Kasus ini mendapat sorotan luas dari publik setelah sebuah video yang merekam detik-detik kejadian beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terlihat suasana mencekam di jalan raya yang padat, hingga akhirnya kendaraan taktis melintas dan mengakibatkan korban terlindas.
Peristiwa itu menimbulkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat luas yang menuntut pertanggungjawaban dari pihak terkait.
Pemecatan Sebagai Bentuk Pertanggungjawaban
Polri mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Kompol Cosmas K Gae. Keputusan ini menegaskan bahwa institusi tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap anggota yang dianggap lalai maupun gagal menjalankan tugas yang berakibat fatal.
Meski tidak secara langsung mengemudikan rantis, Cosmas sebagai komandan dinilai bertanggung jawab penuh atas koordinasi dan pengendalian pasukan di lapangan.
Pemberhentian ini sekaligus menjadi sinyal keras dari pimpinan Polri agar kasus serupa tidak terulang kembali. Publik menilai langkah tegas ini penting demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang selama ini dituntut untuk lebih humanis dalam menjalankan tugas.
Air Mata dan Permintaan Maaf
Rekomendasi juga buat kamu:
Dalam kesempatan terbuka, Kompol Cosmas tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permintaan maaf. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan.
"Sungguh-sungguh demi Tuhan bukan ada niat untuk membuat orang celaka, namun sebaliknya, tapi peristiwa itu sudah terjadi," dikutip dari laman Instagram @tante.rempong.official, Kamis (04/09/2025).
“Pada kesempatan ini saya juga mau menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban Affan Kurniawan serta keluarga korban. Sungguh-sungguh di luar dugaan, dan saya baru mengetahui ketika korban meninggal serta ketika video viral,” ujarnya sambil menundukkan kepala.
Ekspresi penyesalan itu memperlihatkan sisi emosional seorang perwira polisi yang harus menanggung konsekuensi berat dari insiden yang terjadi di bawah komandonya.
Meski demikian, tanggung jawab hukum dan etik tetap menjadi prioritas utama yang ditegakkan oleh institusi.
Berbagai komunitas ojek online pun menyuarakan keprihatinan serta menuntut agar keselamatan masyarakat lebih diperhatikan ketika ada operasi maupun kegiatan pengamanan oleh aparat.
Publik menilai, kejadian ini bisa menjadi momentum penting untuk mengevaluasi prosedur standar operasional (SOP) dalam penggunaan kendaraan taktis di ruang publik.
Aparat diharapkan lebih berhati-hati agar tidak membahayakan masyarakat sipil yang beraktivitas di sekitar lokasi pengamanan.
Pemecatan Kompol Cosmas K Gae menjadi babak baru dalam penanganan kasus tragis tewasnya Affan Kurniawan.
Meskipun air mata dan permintaan maaf telah disampaikan, luka mendalam tetap dirasakan keluarga korban. Kasus ini memberi pelajaran pahit bahwa kelalaian sekecil apapun dalam penugasan bisa berdampak besar terhadap nyawa seseorang.
Kini, publik menunggu langkah lanjutan dari Polri, baik dalam proses hukum maupun perbaikan SOP, agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.
Harapannya, kejadian ini bisa menjadi titik balik bagi seluruh aparat keamanan untuk lebih mengutamakan keselamatan warga, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dipecat! Kompol Cosmas Menangis Minta Maaf ke Keluarga Affan Kurniawan: Di Luar Dugaan Saya! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!