Halte TransJakarta Terbakar dan Rusak Parah Usai Demo: Daftar Lengkap dan Rute Alternatif yang Bisa Kamu Coba!

Ket. Kondisi Halte Tranjakarta Polda, Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Usai demonstrasi yang berakhir ricuh pada Jumat malam (29/8), sejumlah halte TransJakarta mengalami kerusakan hebat. Setidaknya 7 halte dilaporkan terbakar dan 16 lainnya mengalami vandalisme atau kerusakan ringan.

Halte Terbakar

Tujuh halte berikut hangus dilalap api:

Halte Rusak & Vandalisme

Sementara itu, 16 halte lainnya terkena dampaknya, antara lain:

  • Bendungan Hilir

  • Kwitang

  • Kampung Melayu

  • Kramat Sentiong

  • Bidara Cina

  • Cililitan

  • Semanggi

  • Petamburan

  • Widya Candra Telkomsel

  • Jatinegara

  • Kejaksaan Agung

  • Matraman Baru

  • Pemuda Pramuka

  • Masjid Agung

  • Non?BRT Gelora Bung Karno 1

  • Non?BRT Polda Metro Jaya 1

Status Pemulihan dan Operasional

Manajemen TransJakarta memastikan bahwa layanan akan dipulihkan secara bertahap mulai 1 September 2025. Perbaikan dibagi ke dalam tiga tahap:

  1. 1 September – perbaikan kerusakan ringan

  2. 3 September – penanganan kerusakan sedang

  3. 8 September – pemulihan kerusakan berat

Meski begitu, beberapa koridor sudah kembali beroperasi sejak 30 Agustus siang, seperti Koridor 3, 6, 8, 10, 11, 12, dan 13. Begitu juga layanan Mikrotrans dan Non-BRT mulai berfungsi kembali secara situasional.

Rute Alternatif yang Bisa Kamu Pakai

Selama pemulihan, berikut beberapa alternatif rute agar mobilitas harian tetap lancar:

1. Gunakan Halte Terdekat

Beberapa halte seperti Atrium Senen masih bisa digunakan sebagai titik keberangkatan/transit sementara. Penumpang bisa berjalan kaki atau naik Mikrotrans untuk mencapai halte pengganti.

2. Transisi ke KRL Commuter Line

Naik KRL dari Stasiun Pasar Senen, turun di Klender atau Buaran, dan lanjutkan dengan angkutan mikro atau ojek ke tujuan. Rute ini efektif untuk menghindari kemacetan.

3. Mikrotrans JakLingko & Bus Kota

Gunakan layanan Mikrotrans (JakLingko) atau bus kota yang terintegrasi. Banyak jalur menuju kawasan Pulogadung atau perempatan besar masih melintas dengan lancar meski lebih lambat.

Peristiwa rusaknya halte TransJakarta pasca demo berdampak besar terhadap mobilitas warga Jakarta. Namun, berkat cepatnya respon TransJakarta dan masyarakat, alternatif transportasi seperti Mikrotrans, KRL, dan halte pengganti masih bisa diandalkan. Sementara itu, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan harapan layanan kembali normal secepatnya.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN