Jerome Polin Murka! DPR Kunker Ke Australia Saat Negara Membara: Ngeliat Ini Bener-Bener Marah Banget!

Doc: Instagram/@jeromepolin

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Konten kreator sekaligus YouTuber pendidikan, Jerome Polin, kembali jadi sorotan publik usai menyinggung perilaku sejumlah anggota DPR RI yang diduga melakukan kunjungan kerja ke Australia.

Melalui unggahan di media sosialnya, Jerome menyampaikan kekecewaan melihat para wakil rakyat yang justru tampak berlibur di Sydney, sementara situasi dalam negeri tengah diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat.

Jerome menuliskan kritiknya dengan nada tegas

“Ngeliat ini bener-bener marah banget. Disaat rakyatnya demo, bisa-bisanya mereka liburan ke Sydney pake duit pajak rakyat???? Kacau,” tulisnya.

Ia menambahkan bahwa agenda kunjungan kerja yang semestinya dijalankan secara profesional ternyata hanya berlangsung dua hari, sementara sisanya dihabiskan untuk jalan-jalan dan bersenang-senang.

“Kunjungan kerjanya cuma 2 hari, 5 harinya liburan. Ironis,” lanjut Jerome.

Kritik Tajam terhadap Prioritas DPR

Pernyataan Jerome menggambarkan keresahan banyak masyarakat yang merasa wakilnya di parlemen tidak sensitif terhadap kondisi rakyat. Di saat mahasiswa turun ke jalan menyuarakan tuntutan terkait kebijakan pemerintah, para anggota dewan justru tampak berpose di depan ikon wisata Sydney, Australia.

Bagi Jerome, hal ini bukan hanya soal perjalanan dinas yang memboroskan anggaran negara, melainkan juga soal prioritas dan empati. Baginya, wakil rakyat seharusnya hadir mendengarkan keluhan masyarakat, bukan justru terlihat menikmati fasilitas dengan label “unjungan kerja.

Unggahan Jerome langsung menuai banyak komentar dukungan dari warganet. Banyak yang merasa suara Jerome mewakili kekecewaan mereka. Ada pula yang menyayangkan minimnya transparansi terkait biaya perjalanan tersebut.

Tak sedikit netizen yang menilai bahwa komentar Jerome adalah bentuk kepedulian anak muda terhadap jalannya demokrasi dan akuntabilitas pejabat publik.

Generasi Muda Makin Berani Bersuara

Fenomena ini menegaskan bahwa suara generasi muda tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Sosok seperti Jerome mampu menggiring opini publik dan membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai akuntabilitas wakil rakyat.

Kritik yang datang dari figur publik justru bisa menjadi alarm bagi DPR untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan fasilitas negara.

Apalagi, di tengah situasi ekonomi yang penuh tekanan, publik menuntut efisiensi anggaran dan pengelolaan pajak secara bijak.

Kritik Jerome seakan menjadi simbol bahwa rakyat tidak akan diam ketika melihat adanya ketidakadilan dalam penggunaan dana negara.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN