Jerome Polin Tak Gentar Dimusuhi Saat Kritisi DPR: 'Integritas Lebih Penting dari Teman'
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Konten kreator sekaligus influencer pendidikan, Jerome Polin Sijabat, kembali menjadi sorotan publik usai pernyataannya yang tegas terkait sikap kritis terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Lewat unggahannya di media sosial, Jerome menegaskan bahwa ia tidak takut dimusuhi, bahkan oleh teman sekalipun, selama yang ia perjuangkan adalah kebenaran dan keadilan.
“Kalau untuk kebenaran dan keadilan, aku gak takut dimusuhin dan kehilangan teman. Aku lebih milih kehilangan teman daripada kehilangan integritas dan hak asasi manusia,” tulis Jerome di laman Instagram pribadinya.
Kalimat ini sontak menuai beragam respons dari netizen, banyak yang mengapresiasi keberaniannya, namun tak sedikit pula yang menilai pernyataan itu cukup berisiko di tengah situasi politik yang sensitif.
Sosok Jerome yang Identik dengan Edukasi

Jerome Polin selama ini dikenal sebagai figur muda yang konsisten membawa misi edukasi lewat kontennya. Bersama channel YouTube Nihongo Mantappu, ia menggabungkan hiburan dengan pembelajaran, terutama seputar matematika, bahasa Jepang, hingga pengalaman hidup di luar negeri.
Popularitasnya tidak hanya lahir dari sisi akademis, tetapi juga karena sikapnya yang tulus, membumi, dan jarang terjebak kontroversi.
Namun, belakangan Jerome menunjukkan keberanian baru, berani bersuara tentang isu-isu sosial dan politik. Hal ini dianggap wajar, mengingat ia memiliki jutaan pengikut yang menjadikan setiap perkataannya punya dampak signifikan. Ia tak sekadar menjadi entertainer, tetapi juga agen perubahan yang berusaha menyuarakan keresahan rakyat.
Kritik Terhadap DPR
Rekomendasi juga buat kamu:
Pernyataan Jerome soal keberanian melawan arus diyakini berhubungan dengan kritik publik terhadap DPR yang kerap dianggap tidak mewakili kepentingan rakyat.
Isu-isu kontroversial seperti pembahasan undang-undang, transparansi kinerja, hingga polemik anggaran sering menjadi sorotan masyarakat. Jerome tampaknya merasa terpanggil untuk ikut bersuara, meskipun sadar konsekuensinya tidak ringan.
Baginya, diam bukanlah pilihan ketika keadilan dipertaruhkan. Integritas, menurut Jerome, adalah harga mati yang tidak bisa ditukar dengan kenyamanan pribadi atau popularitas semata.
Sikap inilah yang kemudian membuat banyak penggemarnya merasa bangga, karena Jerome menunjukkan teladan bahwa figur publik seharusnya tidak hanya mencari aman, tetapi juga berani mengambil posisi.
Reaksi Publik
Ungkapan Jerome ramai didiskusikan di media sosial. Banyak netizen yang memberikan dukungan penuh, memuji keberanian dan ketegasan pemuda 27 tahun itu. “Jerome gak cuma pintar di matematika, tapi juga punya hati nurani,” tulis seorang warganet.
Namun, ada juga pihak yang mengingatkan agar Jerome tetap berhati-hati. Dunia politik Indonesia kerap penuh risiko, terlebih bagi figur publik yang bersuara lantang.
Meski begitu, Jerome tampak tidak bergeming. Baginya, dukungan masyarakat adalah energi, tetapi keteguhan prinsip adalah kompas yang selalu ia ikuti.
Keberanian Jerome Polin menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia tidak lagi takut bersuara. Ia membuktikan bahwa menjadi influencer bukan hanya soal popularitas, tetapi juga soal keberanian memperjuangkan nilai-nilai yang lebih besar dari diri sendiri.
Dengan sikapnya yang tegas, Jerome mengirimkan pesan kuat, integritas dan hak asasi manusia adalah sesuatu yang tidak boleh ditawar.
Langkah Jerome mungkin tidak selalu disambut manis, namun justru dari keberaniannya inilah lahir harapan bahwa suara rakyat tetap bisa menemukan ruang dalam pusaran dinamika politik.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Jerome Polin Tak Gentar Dimusuhi Saat Kritisi DPR: 'Integritas Lebih Penting dari Teman' .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!